News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Ingin Jadi Lelaki Normal, Mimi Peri Bagikan Kisah Mualaf Keluarganya hingga Ayahnya yang Diduga Diguna-guna

Mimi Peri mungkin tidak asing lagi karena dirinya sering muncul di internet sebagai pembuat konten pakaian dari daun. Ternyata ia berasal dari keluarga mualaf.
Kamis, 4 April 2024 - 06:29 WIB
Ngaku Ingin Jadi Lelaki Normal, Mimi Peri Bagikan Kisah Mualaf Keluarganya, Ayahnya Diduga Diguna-guna
Sumber :
  • YouTube Feni Rose Official

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Mimi Peri semakin terkenal semenjak konten uniknya membangunkan sahur. Tak banyak yang tahu, ternyata lelaki gemulai ini berasal dari keluarga mualaf

Mimi Peri mulai membuat konten unik pada tahun 2014. Ia berdandan sebagai wanita dengan pakaian dari daun. Ternyata, keluarganya adalah mualaf. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mimi Peri juga mengaku, kisah mualaf keluarganya memberikan banyak berkah.

Mimi peri Mualaf
Mimi Peri saat hadir di YouTube Feni Rose, menceritakan kisah mualaf keluarganya

Meskipun sempat mengalami kesulitan, seperti diceritakan Mimi Peri, karena mualaf ia dan keluarga tidak lagi dipedulikan keluarga besar. 

Selain itu, karena mualaf, saat ayah Mimi Peri meninggal tidak ada keluarganya yang melayat atau sekadar memberikan pesan duka. 

Setelah perjuangan bertahun-tahun, Mimi Peri dan keluarganya yang mualaf akhirnya memiliki hidup yang layak. Khususnya setelah konten buatannya viral. 

Dikutip dari YouTube Feni Rose Official, Mimi Peri membagikan kisah yang tak pernah diketahui sebelumnya mengenai keluarganya yang mualaf.

Pria berusia 36 tahun ini pertama kali dikenal karena foto-fotonya yang viral menggunakan gaun terbuat dari daun. 

Gayanya yang gemulai membuat orang lain terhibur, ditambah namanya yang unik yakni Mimi Peri menjadikan dirinya langsung viral. 

Selama ini, ia telah bekerja sebagai pembuat konten dan mendapatkan banyak keuntungan. Namun, di balik itu semua ia telah mengalami kehidupan keras dari keluarganya yang miskin. 

Ia bercerita, bahwa ayahnya meninggal waktu dirinya berusia 3 tahun. Masih terlalu kecil untuk mengingat wajah sang ayah, namun ia ingat kejadian pilu di hidupnya itu. 

Sang ayah terkena penyakit stroke. Namun, ada yang aneh karena air kencing ayahnya bahkan bisa membuat rumput mati. 

"Jadi saking panasnya itu rumput yang dikencingin mati," kata Mimi Peri. 

Hal itulah yang membuat Mimi Peri dan keluarganya berpikir sanga ayah terkena guna-guna.

Meskipun berat sampai ayahnya meninggal, ia pun sangat bersyukur karena sang ayah berpulang dalam keadaan Islam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, sang ayah juga membuat satu keluarganya menjadi Islam sebelum kepergiannya. 

"Alhamdulillahi rabbil alamin, kita udah diislamin semuanya. Sebelumnya kan bukan Islam. Alhamdulillah banget bapak ninggalin kita semua itu udah dalam keadaan Islam," kata Mimi Peri. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 4 April: Ada Duel Dua Tim Pesakitan! Megawati Hangestri Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 4 April: Ada Duel Dua Tim Pesakitan! Megawati Hangestri Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 4 April yang bisa menjadi kesempatan Megawati Hangestri bersama Jakarta Pertamina enduro untuk bangkit dari kekalahan.
Media Vietnam 'Girang' Pemain Timnas Indonesia Tersandung Masalah di Liga Belanda: Kabar Baik untuk Vietnam

Media Vietnam 'Girang' Pemain Timnas Indonesia Tersandung Masalah di Liga Belanda: Kabar Baik untuk Vietnam

Salah satu media Vietnam ikut menyoroti masalah administrasi yang menimpa pemain diaspora Timnas Indonesia. Hal itu disebut jadi kabar baik bagi Timnas Vietnam.
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Pengakuan Mengejutkan Andrie Yunus soal Kasus Penyiraman Air Keras

Pengakuan Mengejutkan Andrie Yunus soal Kasus Penyiraman Air Keras

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus jelaskan bahwa terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan yang diberikan untuk mengawal kasus penyiraman air keras
Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Persib Bandung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Super 2025-2026. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung masih ...

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT