News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini yang Diucapkan Para Sahabat Nabi SAW saat Lebaran Idul Fitri, Ungkap Ustaz Khalid Basalamah

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, tradisi maaf-maafan dan bersalaman saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri belum ada saat zaman Rasulullah SAW. Namun ini yang diucapkan para Sahabat Nabi SAW saat itu.
Selasa, 9 April 2024 - 10:45 WIB
Ini yang Diucapkan Para Sahabat Nabi SAW saat Lebaran Idul Fitri, Ungkap Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • freepik/rawpixel.com

Jakarta, tvOnenews.com - Saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, biasanya setiap Muslim akan bermaaf-maafan sambil bersalaman.

Ternyata kata Ustaz Khalid Basalamah, sebenarnya hal itu belum ada di zaman Nabi SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menjelaskan bahwa ada satu kalimat yang diucapkan para Sahabat kala itu.

Lalu kalimat apakah yang diucapkan para Sahabat Nabi Muhammad SAW saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri?

Berikut penjelasannya yang dirangkum tvOnenews.com dari ceramah Ustaz Khalid Basalamah yang diunggah di kanal YouTube.


Ini yang Diucapkan Para Sahabat Nabi SAW saat Lebaran Idul Fitri, Ungkap Ustaz Khalid Basalamah (Sumber: Tangkapan Layar/YouTube Khalid Basalamah Official)

Sebelum menjelaskan tradisi maaf-maafan dan bersalaman saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, Ustaz Khalid Basalamah menjawab dahulu pertanyaan dari jamaah tentang hukum tradisi maaf-maafan sebelum Ramadhan tiba.

"Kalau dalam sunnah Nabi tidak pernah ada, tidak pernah dikhususkan itu," ungkapnya.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menjelaskan, yang termasuk sunnah Nabi Muhammad SAW adalah memperbanyak puasa di bulan Sya'ban.

"Jadi sebelum Ramadhan tidak ada ibadah khusus kecuali Nabi SAW perbanyak puasa di bulan Syaban, itu saja," katanya.

"Maka kemurnian ikut sunnah nabi itu penting sekali," lanjut Ustaz Khalid Basalamah.

Lalu bagaimana dengan maaf-maafan sambil bersalaman saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri?

Ustaz Khalid Basalamah lalu menjelaskan bahwa sebenarnya tradisi maaf-maafan dan bersalaman saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri belum ada saat zaman Rasulullah SAW.

"Termasuk pada saat Idul Fitri pun tidak ada sebenarnya maaf lahir batin," ujarnya.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menyebutkan bahwa yang ada pada zaman Rasulullah SAW saat itu adalah mengucapkan sebuah kalimat doa.

"Yang ada adalah para sahabat saling mengucapkan Taqabalallahu Minna Wa Minkum, artinya semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian," jelasnya.

Namun, Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan atau mencap bahwa tradisi maaf-maafan saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri ini sebagai sesuatu yang salah hingga berdosa.

"Tentu saja orang-orang yang melakukan ini (maaf-maafan salaman saat Lebaran Idul Fitri) adalah perbuatan yang tidak disalahkan, kita tidak pernah dan tidak boleh menyalahkan," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Oleh sebab itu, Ustaz Khalid Basalamah mempersilahkan jika ada yang melakukan tradisi saling meminta maaf saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Dalam ceramah itu, Beliau mengatakan bahwa dirinya hanya mengingatkan bahwa itu bukan termasuk sunnah saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Itulah penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai tradisi bermaaf-maafan dan bersalaman saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Disarankan bertanya langsung kepada para ulama atau ahli agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Kapan Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M?


Ini yang Diucapkan Para Sahabat Nabi SAW saat Lebaran Idul Fitri, Ungkap Ustaz Khalid Basalamah (Sumber: unsplash)

Untuk memutuskan kapan Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024M, pemerintah akan menggelar sidang isbat 1 Syawal 1445 H pada Selasa, 9 April 2024, di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

Sementara, ormas terbesar kedua di Indonesia yakni Muhammadiyah sudah menetapkan Hari Raya Idul Fitri lebih awal dibandingkan dengan pemerintah.

"Maklumat Muhammadiyah ini normal terjadi dilakukan, karena kami menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir melalui video di kanal YouTube Muhammadiyah Channel di Jakarta, Minggu (7/4/2024).

Haedar menegaskan maklumat yang disampaikan oleh pihaknya lebih awal tidak bermaksud untuk mendahului dan meninggalkan pihak tertentu dalam penentuan Idul Fitri.

"Ini hal yang lumrah terjadi setiap tahun, sebagaimana juga berbagai organisasi Islam itu mengeluarkan kalender, baik kalender hijriah yang berisi tanggal dalam hijriah yang ada irisan dengan ritual ibadah, atau mungkin juga kalender miladiyah (masehi) yang terkait dengan tanggal yang menyangkut kegiatan publik," katanya.

Bila terdapat kesamaan dan perbedaan dalam tanggal yang ditentukan kata Haedar, hal tersebut harus bisa menjadikan kaum Muslimin menjadi toleran, tasamuh (saling menghargai), dan tanawu (saling menghormati perbedaan cara dalam hal menjalankan ibadah).

"Sehingga, pesan ini justru akan memperkuat niat kita dalam beribadah," ucapnya.

Untuk menyelesaikan masalah perbedaan, kata Haedar, Muhammadiyah terus mendorong seluruh pihak dalam mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Menurut dia, KHGT diharapkan tidak hanya berlaku untuk Indonesia saja, melainkan untuk umat Islam di seluruh dunia, sehingga perbedaan itu tidak terus berulang.

"Satu kalender global itu seperti juga kalender miladiyah (masehi). Sehingga, tidak lagi ada perbedaan dan tidak lagi ada kegiatan yang bersifat membuat kita ikhtilaf atau berbeda dalam penentuan," tutur Haedar Nashir.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(far/put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

AFC, Concacaf, dan UEFA mempertanyakan kepercayaan mereka pada Presiden FIFA, Gianni Infantino setelah kontroversi rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) yang berkaitan dengan pengelolaan komersial Piala Dunia.
Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Pada 2020 lalu sosook Imroatus sempat viral lantaran filter alien yang digunakannya saat mengikuti webinar via Zoom meeting. Ternyata begini wajah aslinya.
WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CC diamankan tim Polsek Sawah Besar usai terlibat penganiayaan sesama WNA, hingga mengakibatkan meninggal dunia di sebuah kafe, Jalan Krekot I, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT