News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebenarnya Istri Harus Patuh Orang Tua atau Suami Duluan? Kata Buya Yahya, Sebaiknya dalam Hubungan Rumah Tangga...

Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai sebenarnya istri harus patuh kepada orang tua atau suami terlebih dulu. Begini penjelasaannya di dalam agama Islam.
Selasa, 16 April 2024 - 07:29 WIB
Sebenarnya Istri Harus Patuh Orang Tua atau Suami Duluan? Kata Buya Yahya, Sebaiknya dalam Hubungan Rumah Tangga...
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang istri sebenarnya harus patuh kepada suami atau orang tuanya duluan? Buya Yahya memberikan jawaban lengkap mengenai hal ini.

Membangun sebuah rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Di dalam Islam aturan patuh seorang istri pada suami, serta suami yang harus memimpin keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dalam membangun rumah tangga pun sebenarnya ada dua keluarga yang dipersatukan. Oleh karena itu, peran seorang istri dan suami tidaklah mudah.

Buya Yahya

Sesaat usai menikah, ketika suami dan istri tinggal bersama, seorang laki-laki tentu harus bisa menjadi pemimpin yang baik bagi istrinya.

Namun, meski tinggal bersama, mungkin ada suatu masa seorang istri harus merawat orang tuanya. Lantas, bagaimana seharusnya sikap seorang suami dalam hal ini?

Dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya memberikan penjelasan sebenarnya istri harus patuh suami atau orang tua terlebih dulu dalam sebuah pernikahan.

Sudah jelas, di dalam Islam seorang istri harus patuh terhadap seorang suami karena ia adalah imam di rumah.

Namun, tentunya istri tidak perlu mematuhi suami jika diperintahkan melakukan sesuatu yang dilarang oleh Islam.

"Itu adalah imammu di dalam rumahmu. Kecuali diperintahkan sesuatu yang diharamkan, maka tidak boleh patuh pada suami," kata Buya Yahya.

Memang betul, istri diwajibkan patuh kepada suami yang mengajarkan kepada kebaikan.

Meski demikian, sosok suami yang baik mestinya memberikan keadilan dan rasa nyaman bagi sang istri, termasuk kebebasan untuk mengurus orang tuanya.

"Tapi ingat, seorang suami yang baik itu akan selalu memberikan kebebasan istrinya untuk melayani orang tuanya," kata Buya Yahya menegaskan.

Bagaimana menjadi suami yang baik?

Buya Yahya mengatakan, dalam kehidupan rumah tangga memang perlu banyak dilakukan kompromi dan menghilangkan sikap egois.

Seorang suami yang baik, ketika sang istri ingin melayani orang tuanya tentu haruslah membolehkan.

"Maka wahai suami yang baik, katakan kepada istrimu, wahai istriku kemana pun kau pergi, awas, kau harus izin kepadaku. Kecuali saat kau dipanggil bapak ibumu," ujar Buya Yahya.

Saat menikah, seorang perempuan memang sudah diserahkan kepada laki-lakinya oleh orang tuanya. 

Tapi, apakah hal ini berarti perempuan tidak boleh sama sekali bertemu dengan orang tuanya lagi?

Jika seorang suami berpikir istrinya adalah miliknya dan tidak boleh kembali ke orang tua sedikit pun, maka ini adalah pandangan yang salah.

Di dalam rumah tangga, baik suami istri harus saling memberikan keadilan dan keseimbangan bagi satu sama lain.

"Anda salah baca. Kalau suami istri ada keseimbangan kan indah," ujar Buya Yahya.

Sering terjadi kasus seperti ini

Buya Yahya sering mendapatkan pertanyaan, apakah suami atau istri boleh memberikan uangnya diam-diam kepada keluarganya.

Jawaban dasarnya adalah boleh, jika itu memang uang milik sendiri.

Namun, mengapa harus dilakukan diam-diam? Ternyata jawabannya karena nanti pasangan marah jika memberikan uang kepada keluarganya.

Menurut Buya Yahya, hal ini salah. Jika uang yang ada di keluarga sudah cukup, maka tidak ada salahnya membantu keluarga lain.

"Wah, istri ahli neraka itu. Masa ada suami yang membantu ibunya kok cemberut," kata dia.

Hal yang sama pun berlaku jika suami marah karena sang istri membantu orang tuanya.

Ditegaskan Buya Yahya, suami yang baik akan senang jika istri membantu orang tuanya. Istri yang baik juga demikian.

"Makanya, seorang suami kalau istrinya mau mengabdi kepada ibundanya, silakan istriku, sebebas-bebasnya engkau mengabdi pada ibundamu," kata dia lagi. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT