News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Dugaan Penistaan Agama oleh Pendeta Gilbert Lumoindong, Viral dan Sudah Minta Maaf Namun Tetap Dilaporkan ke Polisi

Pendeta Gilbert Lumoindong jadi sorotan. Hal ini karena video ceramahnya yang dinilai menyinggung agama Islam. Ia minta maaf namun laporan ke polisi berjalan.
Kamis, 18 April 2024 - 08:57 WIB
Pendeta Gilbert Lumoindong
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube/Gilbert Lumoindong

Jakarta, tvOnenews.com - Pendeta Gilbert Lumoindong belakangan jadi sorotan.

Hal ini karena dalam video ceramahnya yang viral, Pendeta Gilbert Lumoindong dinilai menyinggung agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu akun yang membagikan video ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong adalah akun twitter @Munir_Ti.

Dalam video itu, Pendeta Gilbert Lumoindong berceramah di gereja dan menyinggung perihal zakat yang termasuk dari kewajiban di agama Islam.

“Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang lo 2,5 (kewajiban zakat di Islam), gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan darah Yesus,” ucap Gilbert Lumoindong pada acara tersebut dan disambut gelak tawa para hadirin.

Gilbert Lumoindong kemudian  juga membandingkan lebih mudahnya beribadah di agamanya yang dilakukan hanya seminggu sekali.

Bahkan ia juga mengatakan tidak perlu ada ritual bersih-bersih dan tidak ada gerakan yang bikin capek.

“Kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita tenang aja, paling berdiri, tepuk tangan, ya santai,” ujar Gilbert Lumoindong.

Akibat video ceramah itulah Gilbert Lumoindong mendapatkan kecaman.

Setelah dikecam banyak pihak, akhirnya, pada Selasa (16/4/2024) Gilbert Lumoindong hadir ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan menyampaikan permintaan maaf  atas apa yang sudah ia katakan.

“Dan untuk itu dengan segala kerendahan hati saya Gilbert Lumoindong memohon maaf untuk segala yang terjadi. Kalau ada salah ucap, salah diksi dalam pembicaraan atau ceramah saya,” ujar Gilbert dalam video yang diunggah di akun Instagram MUI.

“Jika ada kata-kata saya yang salah terhadap umat Muslim pada ceramah saya, sekali lagi saya mohon maaf,” sambung Gilbert.

Dalam pernyataannya, Pendeta Gilbert  Lumoindong juga berjanji bahwa ia tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi.

“Dalam Al-Kitab Tuhan Yesus mengingatkan wanita yang tertangkap basah melakukan zina jangan berbuat lagi, jadi saya pikir itu adalah masukan yang baik,” ucap Pendeta Gilbert Lumoindong.

Pendeta Gilbert Lumoindong juga menyampaikan bahwa ia adalah orang yang menghargai perbedaan.

“Dan sekali lagi , dari dasar hati saya yang paling dalam tidak ada niat untuk mendatangkan kerusuhan ini. Saya menghargai perbedaan, saya mencintai rekan-rekan Muslim,” ujar Pendeta Gilbert Lumoindong.

Namun meski sudah minta maaf ternyata kasus Pendeta Gilbert Lumoindong belum tuntas.

Akibat ceramahnya yang dinilai menistakan agama Islam, Pendeta Gilbert Lumoindong akhirnya dilaporkan ke polisi.

Polda Metro Jaya membenarkan bahwa pihaknya menerima kasus Pendeta Gilbert  atas laporan dugaan penistaan agama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan laporan tersebut diterima, Selasa (16/4/2024).

"Benar, laporan diterima tanggal 16 April 2024 tentang dugaan penistaan agama," kata Ade Ary, Rabu (17/4/2024).

Menurut dia, kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Pendeta Gilbert ditangani langsung Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Ditangani Subdit Kamneg," jelasnya.

Respons MUI soal Ceramah Viral Pendeta Gilbert Lumoindong

Ketua MUI Bidang Dakwah dna Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan, pengurus MUI mengambil kesimpulan kegaduhan juga makin meruncing akibat adanya khutbah yang dipenggal-penggal dalam edit-edit. 

Sehingga, makna penyampaian dapat berpotensi terjadinya kesalahpahaman di masyarakat.

"Kami sebagai umat beragama tentu menerima permohonan maafnya. Kami semua memaafkan seraya kami meminta agar kejadian ini menjadi pelajaran baginya dan bagi kita semua," ungkap KH Cholil Nafis, Selasa (16/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, saat khutbah atau ceramah tak perlu membandingkan keyakinan dan ritual agama lain, apalagi merendahkan demi menjaga terjadinya kesalahpahaman. 

"Ke depan mari kita rajut keutuhan, persaudaraan dan persatuan antar umat beragama serta saling menghormati keyakinan masing-masing kita demi menjaga kerukunan," sambung KH Cholil Nafis. (lufhti/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT