News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Perkembangan Kamera Obscura, Sosok Penemunya Orang Islam yang Dapat Mengubah Dunia

Masih ingat dengan kamera obscura? Alat ini menjadi penemuan pertama kali di dunia dalam pengambilan gambar. Penemunya bernama Abu Ali Al-Hasan Ibn al-Haytham.
Jumat, 3 Mei 2024 - 13:18 WIB
Ilustrasi kamera obscura
Sumber :
  • Wikipedia

tvOnenews.com - Masih ingat dengan kamera obscura? Alat ini menjadi penemuan pertama kali di dunia dalam pengambilan gambar.

Orang yang menemukan kamera obscura menjadi peran penting yang dicapai umat manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam peristiwa yang sedang dialami melalui jepretan dan bidikan hasil kamera.

Teknologi pembuatan kamera kini dikuasai peradaban barat serta Jepang. Sehingga banyak umat Muslim yang meyakini kamera berasal dari peradaban barat.

Jauh sebelum Barat menemukannya, prinsip-prinsip dasar pembuatan kamera telah dicetuskan seorang sarjana Muslim sekitar 1.000 tahun silam.


Kamera obscura modern. (Wikipedia)

Penemu prinsip kerja kamera itu adalah seorang saintis legendaris beragama Islam bernama Abu Ali Al-Hasan Ibn al-Haytham sapaannya Alhazen.

Alhazen berhasil menemukan sebuah kamera obscura ada akhir abad ke-10 M.

Dalam karya berjudul "The eyes as an optical instrument: From camera obscura to Helmholtz's perspective" dari Nicholas J Wade dan Stanley Finger, kamera obscura pertama kali dibuat ilmuwan Muslim, Abu Ali Al-Hasan Ibnu al-Haytham.

Karya Bradley berjudul "Ibn al-Haitsam: First Scientist" menjelaskan kitab al-Manazir adalah buku pertama yang menjelaskan cara kerja kamera obscura.

Menurut Bradley, Alhazer sebagai ilmuwan pertama yang berhasil memproyeksikan seluruh gambar dari luar rumah ke dalam gambar dengan kamera obscura.

Istilah kamera obscura pun diperkenalkan di Barat sekitar abad ke-16 M.

Lima abad setelah penemuan kamera obscura, Cardano Geronimi (1501-1576) yang terpengaruh pemikiran al-Haytham mulai mengganti lobang bidik lensa dengan lensa.

Kepler meningkatkan fungsi kamera itu dengan menggunakan lensa negatif di belakang lensa positif.

Sehingga itu dapat memperbesar proyeksi gambar (prinsip digunakan dalam dunia lensa foto jarak jauh modern).

Setelah itu, Robert Boyle (1627-1691 M) mulai menyusun kamera yang berbentuk kecil, tanpa kabel, jenis kotak kamera obscura pada 1665 M.

Setelah 900 tahun dari penemuan al-Haitsam, plat-plat foto pertama kali digunakan secara permanen untuk menangkap gambar yang dihasilkan oleh kamera obscura.

Foto permanen pertama diambil oleh Joseph Nicephore di Prancis pada 1827.

Tahun 1855, Roger Fenton menggunakan plat kaca negatif untuk mengambil gambar dari tentara Inggris selama perang Crimean.

Dia mengembangkan plat-plat dalam perjalanan kamar gelapnya yang dikonversi gerbong. Tahun 1888, George Eastman menciptakan kamera kodak.

Sejak itulah kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Sebuah versi kamera obscura digunakan dalam Perang Dunia I untuk melihat pesawat terbang dan pengukuran kinerja.

Dan pada Perang Dunia ke II kamera obscura juga digunakan untuk memeriksa keakuratan navigasi perangkat radio.

Begitulah penciptaan kamera obscura yang dicapai al-haytham mampu mengubah peradaban dunia.

tvonenews

Peradaban dunia modern tentu sangat berutang budi kepada ahli fisika Muslim yang lahir di Kota Basrah, Irak.

Ilmuwan itu selama hidupnya telah menulis lebih dari 200 karya ilmiah.

Dia mengdedikasikan semuanya untuk kemajuan peradaban manusia. 

Itulah kehebatan inventor Muslim Ibnu al-Haitsam dalam menciptakan sebuah teknologi, yaitu kamera obscura yang dapat membuat peradaban pada dunia,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini teknologi tersebut dapat mempermudah seseorang mengabadikan peristiwa apapun.

(luthfi/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (30/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali terutama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing yang akan kembali beraksi.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT