GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Karyawan Ingin Hijrah tapi Masih Kerja di Bank Konvensional, Haruskah Resign Dulu? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan, Ternyata...

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan soal keinginan seseorang yang ingin hijrah namun masih kerja di bank konvensional. Menurutnya, jangan sampai hijrah justru
Rabu, 15 Mei 2024 - 11:52 WIB
Suara Hati Karyawan Ingin Hijrah tapi Masih Kerja di Bank Konvensional, Haruskah Resign Dulu? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan, Ternyata...
Sumber :
  • istockphoto/YouTube Adi Hidayat

Namun perlu juga dipertimbangkan aspek lain, seperti sumber penghasilan untuk menunjang kehidupan sehari-hari, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.

Suara Hati Karyawan Ingin Hijrah tapi Masih Kerja di Bank Konvensional, Haruskah Resign Dulu? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan, Ternyata...Ilustrasi karyawan yang ingin hijrah tapi masih kerja di bank konvensional. Source: istockphoto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadikan ini sebagai pijakan, dijalani terlebih dahulu, bikin jembatan. Cari pekerjaan lain, begitu mendapatkan pekerjaan lain, tinggalkan total semua ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan tentang rezeki setiap makhluk sudah dituliskan oleh Allah SWT dan akan diberikan kepadanya tanpa dikurangi sedikitpun.

Maka jangan ada keraguan disitu, terkait persoalan rezeki dari Allah SWT.

"Quran surah ke 51 ayat ke 22, di langit rizki dituliskan, dijanjikan dan diberikan kepada Anda tanpa dikurangi sedikitpun," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Salah satu cara untuk mendapatkan rezeki tersebut kita sebagai manusia harus bekerja dengan cara yang halal.

Maka Allah akan menurunkan rezeki tersebut, bahkan dari arah yang tak disangka-sangka.

"Bagaimana cara mendapatkannya? Quran surah 2 ayat ke 168. Asal Anda mau kerja dengan cara yang halal, dapatkan yang benar, Allah turunkan rezekinya tanpa dikurangi sedikitpun," papar Ustaz Adi Hidayat.  

Oleh karena itu, akan percuma orang yang mencari rezeki dengan cara yang haram seperti korupsi, mencuri, menipu dan sebagainya.

Sebab, harta yang didapatkan akan tetap segitu saja, tidak akan bertambah dan akan habis entah kemana. 

Perbedaannya hanya ada pada keberkahan harta tersebut yang terkadang orang lupa.

"Kalau kata Allah 1 miliar, 1 miliar Anda akan dapat, tanpa mencuri pun dapatnya segitu juga. Jadi ngapain harus mencuri," terang Ustaz Adi Hidayat. 

Dan yang dimaksud dengan rezeki adalah semua yang masuk pada mulut kita serta apa yang kita pakai di badan, bukan harta yang dikumpulkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya seseorang memiliki tabungan Rp1 miliar, namun yang dimakan dan dipakai hanya Rp100 juta, maka 100 juta itulah rezeki yang sebenarnya dari.

Sedangkan sisanya bukan termasuk rezekinya, dan bisa jadi rezeki itu adalah hak orang lain yang dititipkan oleh Allah SWT kepada seseorang tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT