GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Ancam Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Segera Serahkan Diri: Apakah Nyaman Dapat Ancaman?

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengancam tiga pelaku DPO kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita agar segera menyerahkan diri.
Senin, 20 Mei 2024 - 23:24 WIB
Ustaz Adi Hidayat mengancam 3 pelaku kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita segera menyerahkan diri
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyoroti para pelaku kasus pembunuhan terhadap Almarhumah Vina Dewi Arsita biasa dikenal Vina Cirebon.

"Ada beberapa orang yang diduga terlibat (pelaku) dalam proses pembunuhan dimaksud (Vina Cirebon) sampai sekarang belum ditemukan," ujar UAH melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official dikutip tvOnenews.com, Senin (20/5/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UAH menanggapi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon akibat tayangan Film Vina: Sebelum 7 Hari di bioskop semakin viral dan disoroti publik.

UAH berharap agar ketiga pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) diduga dari komplotan geng motor segera menyerahkan diri.

"Maka setidaknya apa yang kita sampaikan ini memberikan satu imbauan agar sebaiknya dan alangkah itu yang terbaik dilakukan untuk menyerahkan diri," kata UAH.


Sosok Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita menjadi korban pembunuhan dari kisah Film Vina: Sebelum 7 Hari. (Istimewa)

Tak hanya itu, ia juga memberikan pesan kepada pelaku agar segera bertaubat supaya tidak ada ancaman di dalam kehidupan mereka.

"Kemudian bertaubat dibandingkan dengan akan selalu diliputi dengan kegelisahan ya, penyesalan, kegelapan, tidak pernah tenang," tuturnya.

Ia merasa heran terhadap ketiga pelaku yang masih menjadi DPO diduga tidak sedikit pun merasa dapat ancaman baik dari publik dan pengejaran dari pihak kepolisian.

"Apakah nyaman berkehidupan seperti itu dan mendapatkan ancaman bila tidak benar-benar bertobat sampai kemudian setelah wafat pun keadaannya masih terancam?," tanya UAH.

Ia kembali menegaskan sebaiknya pelaku minta maaf kepada keluarga Vina sekaligus terhadap publik mengingat kasus pembunuhan pada 2016 baru viral sejak tayangnya Film Vina: Sebelum 7 Hari.

"Menyerahkan diri, memperbaiki hidup, meminta maaf pada keluarga korban, minta maaf pada masyarakat yang mungkin juga terdampak pada hal demikian," tegasnya.

Maka dari itu, ia mengharapkan pelaku menyerahkan diri sebagai bentuk penyesalan dan segera introspeksi diri telah melakukan pembunuhan terhadap Vina.

"Allah memberikan kesempatan untuk kembali memperbaiki diri, membuka lembaran hidup yang lebih baik, memperbaiki keadaan yang sebelumnya bahkan berada dalam kondisi yang gelap," tuturnya.

"Sungguh Allah akan mengampuni seluruh dosa-dosa yang pernah dikerjakan itu bila pelakunya mau kembali bertobat, mengakui menyesali, berkomitmen untuk merubah diri," sambungnya.

Pendakwah itu mengingatkan orang-orang yang terlibat berusaha melindungi pelaku sebaiknya membantu dalam pengungkapan kasus tersebut.

"Bagi siapa pun yang hadir di sekitarannya akan lebih baik untuk bisa mendorong para pelaku, orang-orang yang terlibat demikian untuk memperbaiki diri, alih-alih menutupi atau juga menyembunyikan atau bahkan mengubah sesuatu yang tidak pada tempatnya," bebernya.

Menurutnya, orang yang terlibat menyembunyikan pelaku akan ikut merasakan dampaknya dan mendapat dosa besar baru dari Allah SWT.

"Ini akan menimbulkan dampak baru dosa yang baru, dan yang paling berisiko adalah menimbulkan satu potensi yang tidak baik untuk semuanyanya saat kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," katanya.

UAH menyampaikan pendapat tersebut dari perspektif dan nasihat Al-Quran terhadap pelaku kasus pembunuhan Vina yang belum ditangkap pihak kepolisian.

Menurutnya, pembunuhan terhadap seorang Muslim sangat dilarang oleh Al-Quran dan peringatan dari Nabi Muhammad SAW bahwa pelaku masuk ke dalam tujuh golongan dosa besar.

"Sangat tegas juga digolongkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pada satu di antara tujuh dosa besar yang membinasakan Sab'ul Mubiqat," jelasnya.

UAH mengatakan, para pelaku sudah masuk bagian salah satu tujuh golongan dosa besar dari Sab'ul Mubiqat, yakni membunuh nyawa yang tidak dibenarkan oleh hukum baik agama maupun negara.

"Sab'ul Mubiqat satu di antara tujuh itu ialah membunuh satu jiwa menghilangkan nyawa dengan cara yang tidak dibenarkan oleh hukum oleh ketentuan yang berlaku," paparnya.

Pria usia 39 tahun itu menyebut hukuman Allah SWT terhadap pelaku jika tidak bertaubat atau menyerahkan diri akan dijebloskan menuju Neraka Jahanam.

tvonenews

"Dia (pelaku) terancam dengan Neraka Jahanam, bukan sekadar neraka tapi Neraka Jahanam," imbuhnya.

Pelaku yang masih DPO akan mendapat siksaan berkali lipat dari Allah SWT dibandingkan delapan narapidana yang sedang atau sudah menjalani hukuman penjara.

"Dia dilaknat oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kemudian dijanjikan oleh Allah siksa yang sangat berlipat," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria asal Pandeglang itu menyebut orang yang telah melakukan pembunuhan maka dibalas hukuman yang setimpal sesuai Undang-Undang (UU) baik dari kitab maupun hukum pidana.

"Ancaman yang tidak ringan di dalam pasal-pasal hukum positif, undang-undang kitab, undang-undang hukum pidana, bahkan terancam juga dengan pidana mati," tandasnya. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi beberkan hasil forensic bocah SD di Demak akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya. Dalam hal ini, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah jelaskan
Paul Munster Bongkar Rahasia Kalahkan Persebaya di GBT: Strategi 100 Persen Berhasil!

Paul Munster Bongkar Rahasia Kalahkan Persebaya di GBT: Strategi 100 Persen Berhasil!

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengungkapkan kunci kemenangan timnya setelah menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026)
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Bayern Muenchen tampil perkasa saat meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga di Weserstadion, Sabtu (14/2/2026).
Awal Cepat Jadi Kunci, Manchester City Hancurkan Slford untuk Melenggang di Piala FA

Awal Cepat Jadi Kunci, Manchester City Hancurkan Slford untuk Melenggang di Piala FA

Manchester City memastikan langkah ke putaran kelima FA Cup setelah menundukkan Salford City dengan skor 2-0 pada laga yang berlangsung di Etihad Stadium, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur resmi menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini untuk menggantikan Thomas Frank.

Trending

Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Persija Jakarta menegaskan fokus utama skuadnya ialah pemulihan mental pemain jelang laga tandang menghadapi Bali United pada pekan ke-21 Super League 2025/2026
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Bayern Muenchen tampil perkasa saat meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga di Weserstadion, Sabtu (14/2/2026).
Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan kabar jantung kota London diterangi 30 ribu lampu led, pada Jumat (13/2). Sontak, kabar itu menuai komentar warganet.
Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT