Puasa Dzulhijjah Dilakukan Selama 9 Hari Penuh atau Satu Hari Saja? Ternyata ini Anjuran Rasulullah SAW kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah
- YouTube
“Ini Aisyah tidak melihat, di sini para ulama mengatakan yang punya ilmu tambahan itu lebih diutamakan daripada yang mengatakan tidak tahu atau tidak melihat,” terangnya.
Lantas para ulama berpendapat bisa jadi Aisyah tidak melihat Nabi SAW berpuasa full pada bulan Dzulhijjah, bukan tidak berpuasa pada awal bulan Dzulhijjah.
“Nabi puasa di kebanyakan hari-harinya itu. Jadi sebenarnya bisa digabungkan antara riwayat ini dengan perbuatan Abdullah bin Umar, dan para tabiin berpuasa,” ungkap Ustaz Syafiq.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah juga menjelaskan hadis Nabi SAW yang mengungkap keutamaan bulan Dzulhijjah.
“Nabi SAW mengatakan tidak ada amal saleh yang lebih utama diamalkan daripada amal saleh di 10 awal Dzulhijjah,” tuturnya.
“Apa saja amalannya, Nabi SAW membuka peluang dengan sabdanya agar semua menjadikan 10 hari ini sebagai momentum memperbanyak amal saleh, bentuknya apapun,” imbuhnya.
Pendapat kebanyakan para ulama mengatakan anjuran puasa pada 10 hari awal bulan Dzulhijjah merujuk pada kebiasaan sahabat Nabi.
Disisi lain, puasa pada bulan Dzulhijjah hukumnya sunnah, oleh sebab itu bila ada yang tidak mau puasa tidak berdosa.
“Jadi kita bicara amalan anjuran, yang jelas Nabi SAW puasa pada tanggal 9 Arafah dan beliau menganjurkan untuk melakukan puasa di 9 Dzulhijjah,” pungkas Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
(adk)
Load more