GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makin Marak yang Kecanduan, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Judi Online Timbulkan Kebencian dan Pertikaian Sosial

Ustaz Adi Hidayat menegaskan judi online memicu seseorang terkena penyakit sosial yang terkorelasi dengan urusan minuman keras dan narkotika (Mirasantika).
Jumat, 21 Juni 2024 - 20:11 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) ungkap bahaya kecanduan judi online
Sumber :
  • Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat memberikan respons terkait maraknya judi online di Indonesia.

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan hal tersebut sejak Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto memberikan informasi bahwa 80 ribu anak di bawah umur jadi korban judi online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di Negeri kita tercinta di Indonesia pemerintah setelah proses yang cukup berliku juga membentuk dan melahirkan satgas untuk pemberantasan judi online khususnya," ujar Ustaz Adi Hidayat dari kanal YouTube Adi Hidayat Official dikutip tvOnenews.com, Jumat (21/6/2024).

Ia menjelaskan bahwa, judi online menimbulkan penyakit sosial yang terkorelasi dengan urusan minuman keras dan narkotika (Mirasantika).

Pendakwah asal Pandeglang itu menyatakan kehadiran judi online dapat menyebabkan kebencian dan permusuhan terhadap sosial.


Ilustrasi pecandu judi online. (Freepik/YuliiaKa)

Hal itu berdasarkan dalil dalam Al-Quran melalui Surah Al-Maidah ayat 91 terkait setan sangat senang menciptakan permusuhan dan kebencian saat menjerumuskan orang kecanduan minuman keras dan judi online.

"Setan itu menginginkan satu misi yang sangat berbahaya, apa satu misi itu? Menghadirkan permusuhan dan kebencian dalam lingkup kehidupan kalian kata Allah," katanya.

Menurutnya, permusuhan disebabkan dari judi online tersebut bisa meliputi dari lingkung terkecil, seperti keluarga, tetangga, sosial, serta masyarakat Indonesia.

"Apa instrumen yang setan gunakan untuk menghadirkan rasa permusuhan, kebencian sehingga melahirkan pertikaian dan berbagai jenis penyakit sosial ini? Bila tidak menggunakan Mirasantika (minuman keras dan narkotika), yang kedua adalah judi dengan perjudian," jelasnya.

"Jadi judi itu baik offline ataupun online itu bisa mengantarkan kepada sebab terjadinya permusuhan, sebab hadirnya benih-benih kebencian," tambahnya.

Ia memaparkan segala hal yang mengarah perjudian memiliki nilai permusuhan di dalamnya.

Misalnya setiap orang membuat film tentang topik perjudian berpotensi menampilkan permusuhan hingga sampai melakukan pembunuhan.

Perjudian akan berdampak seseorang merasa frustasi sehingga tidak bisa mengontrol diri dan berpotensi mengakhiri hidupnya karena terlilit utang.

"Kita bisa lihat bahwa orang-orang yang berjudi saja jangankan real dalam perjudian, kita lihat bahwa orang-orang yang bikin film-film misalnya baik itu Hollywood ataupun juga Mandarin dan sebagainya yang membuat tentang topik-topik perjudian," paparnya.

"Bukankah di dalamnya tampil erat juga dengan permusuhan? Bahkan pembunuhan bahkan meningkatkan kebencian dan sebagainya itu kan sesuatu yang dipotret dari nilai real kehidupan," sambungnya.

Maka dari itu, ia mengingatkan masyarakat Indonesia selalu mengingatkan aspek tersebut dan jangan sampai membentuk kelompok perjudian.

"Baik itu perkara judinya online ataupun juga offline penting disadari jika ada satu orang, dua orang bahkan membentuk satu komunitas," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwasanya judi online juga bisa membuat hubungan suatu rumah tangga menjadi hancur.

"Uang belanja yang seharusnya digunakan untuk bisa menata rumah tangga tiba-tiba dipakai judi sudah pasti akan timbul permusuhan antara suami dengan istri," katanya.

"Maka yang terjadi pasti akan ada bukan hanya keranggangan dalam kehidupan rumah tangga," lanjutnya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun berpesan agar seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang sudah kecanduan perjudian segera menghindari judi online.

"Karena tidak cukup diperankan oleh Satgas untuk bisa memberikan baik langkah penindakan ataupun pencegahan yang ada di lapangan secara teknis," tandasnya. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Peran layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC) kini semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan transportasi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu gudang minyak di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dan polisi sedang menyelidiki kasusnya.
Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Peran layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC) kini semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan transportasi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT