News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Ini Penyebab Seribu Lebih Jemaah Haji Banyak yang Syahid di Tanah Suci, Kata Dokter Indonesia Faktor Bisa...

Diketahui, total jemaah haji yang syahid kurang lebih sebanyak 1.081. Dengan asal yang tersebar di antara 10 negara, Mesir paling banyak, ini penjelasannya.....
Senin, 24 Juni 2024 - 09:40 WIB
Penyebab Syahidnya Jemaah Haji di Tanah Suci
Sumber :
  • dok.ilustrasi suhu panas BPDB

Jakarta, tvOnenews.com-- Kabar terbaru soal banyaknya jemaah haji yang syahid di Tanah Suci. Ternyata ada banyak faktor jadi penyebabnya, mengapa bisa?.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini, tentu memicu rasa khawatir terhadap para jemaah Indonesia di sana.



Melansir dari Guardian kalau per Kamis, 20 Juni 2024, total jemaah haji yang syahid kurang lebih sebanyak 1.081.


Dengan asal yang tersebar di antara 10 negara. Disebut Mesir paling banyak.

 

Kemudian, tvOnemews.com mencoba cari tahu apa penyebab utamanya. Mencoba kontak Dokter Kesehatan Haji Indonesia Kloter JKG 35, dr Ngabila Salama, katanya cukup banyak faktor sebabkan jemaah wafat.


Ternyata selain karena suhu yang ekstrem capai 52 derajat, tapi juga ada pemicu lainnya.


Kondisi kesehatan lah yang dikatakan dr Ngabila jadi penyebab wafatnya jemaah haji di Tanah Suci, terutama asal Indonesia.

 

Berdasarkan informasinya, dr ngabila sebut ada lima gangguan kesehatan tersebut, antara lain: kelelahan, dehidrasi, serangan panas atau heat stroke, sesak nafas dan penyakit jantung.


"5 masalah gangguan kesehatan yang sering terjadi sampai saat ini sama yaitu: kelelahan, dehidrasi sampai serangan panas (heat stroke), sesak nafas (pneumonia), penyakit jantung, dan linglung atau demensia atau pikun," kata dr Ngabila kepada tvOnenews.com, Jumat (21/6/2024)

 

"Untuk penanganan gangguan kesehatan sangat cepat dilakukan dokter kloter. Dilanjutkan ke pos kesehatan Indonesia," sambungnya

 

 

"Dan jika diperlukan rujuk ke RS arab saudi untuk tatalaksana lebih lanjut dan ini berjalan cepat," jelas dr Ngabila.

 

 
Namun, kondisi para jemaah haji indonesia memang sudah memiliki penyakit bawaan, katanya.

 

Kondisi tak sehat, sudah terlihat juga saat mereka masuk fase puncak haji Armuzna.

 

"Pasca puncak haji armuzna gangguan kesehatan yang muncul mayoritas adalah kelelahan atau pegal-pegal, batuk pilek (ISPA), dan beberapa diare," kata dr Ngabila pada Senin (24/6/2024)

 

"Semua jamaah haji kloter JKG 35 sehat sebanyak 393 orang, sejak awal keberangkatan sampai saat ini," ungkapnya


Sehubungan dengan kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia, dr Ngabila tegaskan penanganan sangat cepat dilakukan dokter kloter.

 

"Dalam penanganan juga dilanjutkan ke pos kesehatan Indonesia," sambungnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Dan jika diperlukan rujuk ke RS arab saudi untuk tatalaksana lebih lanjut dan ini berjalan cepat," jelas dr Ngabila. (klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT