News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rute Kepulangan 46 Kloter Jemaah Haji Berubah, Kemenag Singgung Garuda Indonesia Telat Ajukan Jadwal Penerbangan

Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab sebut Dirut Garuda Indonesia Irfan Saputra telah gagal klaim dapat slot akibat Arab Saudi ubah kebijakan baru.
Jumat, 28 Juni 2024 - 01:39 WIB
Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab singgung Garuda Indonesia terkait perubahan slot 46 kloter jemaah haji
Sumber :
  • MCH 2024

Makkah, tvOnenews.com - Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab menyinggung alasan Dirut Garuda Indonesia Irfan Saputra telah gagal klaim mendapat slot akibat Arab Saudi mengubah kebijakan baru.

Saiful mengatakan bahwa manajemen Garuda Indonesia sejak awal lambat mengajukan jadwal penerbangan ke GACA untuk membawa pulang 46 kloter jemaah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait perubahan rute kepulangan 46 kloter, sejak awal Garuda Indonesia memang telat dalam mengajukan jadwal penerbangan ke GACA," ujar Saiful Mujab di Makkah, Kamis (27/6/2024).

Ia menjelaskan 46 kloter dari total 20.000 jemaah haji Indonesia dari gelombang I yang akan berangkat menuju Tanah Air harus alami perubahan rute penerbangannya.

Ia menuturkan 20.000 jemaah haji yang seharusnya pulang lewat Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah harus beralih melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.


Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia mengangkut jemaah haji. (Antara)

Ia menegaskan perubahan rute tersebut diakibatkan Garuda Indonesia tidak berhasil mendapat slot time untuk membawa puluhan ribu jemaah haji.

Ia menyampaikan sejak awal Kementerian Agama (Kemenag) dan Garuda Indonesia sudah sepakat perihal kontrak kerja selama pelaksanaan ibadah haji 2024.

Ia membahas bahwasanya rute penerbangan baik dari Indonesia maupun Tanah Suci sudah diatur untuk membawa jemaah haji dari gelombang I dan gelombang II.

Penetapan penerbangan gelombang I melalui Jeddah, sedangkan gelombang II lewat Madinah.

"Saya heran Garuda malah beralasan dengan perubahan kebijakan Saudi. Padahal mereka memang terlambat mengajukan slot time," katanya.

Ia kembali menegaskan slot 46 kloter berubah akibat keterlambatan pihak Garuda Indonesia yang terlambat untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

"Ditambah lagi ada pesawat yang tidak siap terbang," tegasnya.

Ia menambahkan kinerja Garuda Indonesia semakin kurang maksimal akibat adanya keterlambatan kedatangan pesawat tidak sesuai jadwal untuk membawa jemaah haji.

Ia mengabarkan tujuh kloter alami keterlambatan penerbangan lebih dari dua jam sejak satu pekan mengangkut 50 kloter pada periode kepulangan menuju Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar tujuh kloter tersebut meliputi UPG 2, KNO 2, KNO 3, SOC 6, JKS 8, SOC 16, dan PDG 3.

Ia menyatakan keterlambatan penerbangan pesawat Garuda Indonesia paling parah selama 12 jam 30 menit dirasakan oleh jemaah haji tergabung di kloter 3 Embarkasi Kualanamu (KNO 03).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan curiga dengan ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, jangan-jangan Timnas Indonesia akan jadi juara di Piala AFF 2026 ini karena punya pemain bagus.
Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

BI mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 melonjak signifikan, menandakan ekonomi yang mulai menggeliat di tengah dinamika global.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT