Ustaz Adi Hidayat Minta Anggota Dewan yang Main Judi Online Diungkap: Supaya Kita Bisa Juga Berikan Sanksi Sosial yang Jelas
- Tangkapan Layar/ YouTube Ustaz Adi HIdyaat Official
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat kecewa berat kepada anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) yang main judi online.
Ia bahkan menyarankan agar diinformasikan siapa saja anggota DPR yang main judi online.
“Kita sangat menyesalkan adanya berita bahwa terdapat 7.000 transaksi di DPR saja dan total 63.000 transaksi secara nasional terkait dengan judi online,” tandas Ustaz Adi Hidayat dalam videonya yang diunggah di kanal YouTube resminya, Minggu (30/6/2024).
Menurut Ustaz Adi Hidayat, hal ini sungguh memalukan.
Ia kemudian menyarankan selain Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memprosesnya, sebaiknya diumumkan saja siapa anggota DPR yang dimaksud.
“Kami memohon dan meminta kepada MKD bukan hanya memproses kalau perlu diumumkan siapa orang-orang dimaksud supaya rakyat ini tahu mewakili siapa,” sarannya.
“Supaya kita bisa juga memberikan sanksi sosial yang jelas,” lanjut Ustaz Adi Hidayat.
Selain itu, dengan diketahuinya anggota DPR yang melakukan judi online, maka Ustaz Adi Hidayat berharap akan ada koreksi di masyarakat.
“Dan satu gambaran koreksi kepada masyarakat di Indonesia untuk ke depan kita bersama-sama aktif perbaiki negeri ini dengan cara yang baik,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Hal ini karena menurut Ustaz Adi Hidayat, tidak pernah rakyat minta diwakilkan untuk berbuat yang melanggar norma.
“Mohon maaf dengan kata-kata ini tapi ketika Anda mengatakan sebagai wakil rakyat saya wakil rakyat kami tidak pernah mewakilkan kepada Anda untuk berbuat tindakan-tindakan yang melanggar hukum norma dan etika,” tandasnya.
Ustaz Adi Hidayat mengaku dirinya sedih mengetahui berita ini.
“Sedih bercampur malu ada amarah juga bahwa perwakilan terhormat yang berada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di gedung yang mewakili aspirasi rakyat Indonesia ternyata terdapat satu tindakan kriminal,” katanya.
“Yang bukan hanya melanggar sumpah tapi juga mengecilkan nilai etis sebagai seorang anggota dewan,” sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat juga berharap, berita ini tidak hanya ramai tanpa penyelesaian.
“Semoga ini bukan hanya jadi satu berita yang ramai dan selesai ya. Saya berharap ada koreksi internal di dalam perenungan mendalam,” harapnya.
Load more