News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik Warga Sumbar Harus Bangga, Masjid Raya Sumatera Barat Resmi Berubah Nama Menjadi Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah ungkap Masjid Raya Sumatera Barat resmi berubah nama jadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
Minggu, 7 Juli 2024 - 21:22 WIB
Masjid Raya Sumatera Barat resmi berubah menjadi nama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi
Sumber :
  • ANTARA/Iggoy el Fitra/aww

Padang, tvOnenews.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengungkap Masjid Raya Sumatera Barat telah resmi berubah nama.

Mahyeldi mengatakan nama Masjid Raya Sumatera Barat berubah menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi dilakukan oleh pemerintah provinsi bertepatan pada Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H/2024 M.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada peringatan tahun baru 1 Muharram 1446 H, nama masjid ini secara resmi adalah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumatera Barat," ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (7/7/2024).

Ia menyatakan perubahan nama Masjid Raya Sumatera Barat sebagai masjid ikonik masyarakat Sumbar langsung dihadiri oleh sejumlah tamu undangan.

Gubernur Sumbar itu menjelaskan bahwa, tamu yang hadir saat prosesi peresmian perubahan nama Masjid Raya Sumatera Barat sebanyak 58 orang keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.


Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah undang keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di acara peresmian perubahan nama Masjid Raya Sumatera Barat. (ANTARA/Miko Elfisha)

Ia menyatakan masjid ini berasal dari gagasan Gubernur Sumbar pada periode 2005-2009, Gamawan Fauzi.

Saat itu Gamawan Fauzi menggagas dalam mendirikan masjid tersebut dilakukan pada 2006.

Ia pun merasa bangga bahwa masjid tersebut yang kini telah berubah nama menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi masih berdiri kokoh di atas lahan memiliki luas kurang lebih ±7,5 hektar.

Ia menceritakan awal Masjid Raya tersebut dibangun menjadi salah satu proyeksi terciptanya kawasan Islamic Center di Ibu Kota Provinsi Sumbar, tepatnya di Padang.

Menurut Mahyeldi, kala itu di kawasan tersebut belum ada bangunan berdiri untuk dijadikan sebagai Islamic Center secara representatif di Padang.

Kebetulan Gamawan yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Sumbar mengadakan sayembara dalam menyumbangkan aspirasi desain bangunan Masjid Raya tersebut.

Seorang Arsitek bernama Rizal Muslimin akhirnya memenangkan sayembara dalam membentuk desain bangunan Masjid Raya ikonik masyarakat Sumbar itu.

Kemudian, Total Bangun Persada menjadi pelaksana pembangunan tempat ibadah umat Islam di Sumbar tersebut.

Alasan Rizal Muslimin menjadi pemenang sayembara lantaran membuat desain arsitektur Masjid Raya tersebut sangat unik.

Kala itu Rizal mengambil inspirasi dari bentuk bentangan kain yang dimana dipakai oleh Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW pernah melakukan hal tersebut saat beliau mengusung batu Hajar Aswad dan sudut lancip keempat tiangnya sekaligus mewakili ciri khas gonjong Rumah Gadang.

Lanjut, Mahyeldi menjelaskan peletakan batu pertama saat masjid tersebut dibangun terjadi pada Desember 2007.

Ia menuturkan proses pembangunannya pun dilakukan secara bertahap hingga selesai pada tahun 2012.

Pada 2012, masa pemerintahan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyelesaikan proses pembangunan masjid tersebut.

Maka, masyarakat Sumbar mengenalnya masjid tersebut sebagai ikonik bernama Masjid Raya Sumatera Barat.

Meski begitu, Ia menjelaskan jika merujuk terkait tipologi masjid dari Keputusan Menteri Agama Nomor 394 Tahun 2004 bahwa nama masjid tersebut ditetapkan sebagai Masjid Raya.

Hal ini menunjukkan dimana masjid ini ditetapkan langsung oleh pemerintah provinsi terletak di Ibu Kota Provinsi Sumbar.

Sontak, ia menegaskan penyebutan Masjid Raya Sumatera Barat belum mempunyai nama secara resmi.

Menurutnya, masjid ini jika berpacu pada tipologi masjid yang dikelola Pemprov Sumbar hanya dikenal sebagai penyebutan populernya.

"Maka hari ini setelah berkomunikasi intens dengan ahli waris, nama Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi disematkan sebagai nama masjid," jelasnya.

Setelah resmi berubah nama, ia menegaskan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi akan menjadi rencana proyeksi tempat pembelajaran adat dan agama Islam serta pusat ekonomi halal di Sumbar.

tvonenews

Sebagai informasi tambahan, sejumlah pihak menghadiri prosesi peresmian nama Masjid Raya tersebut di antaranya Gubernur Sumbar periode 2005-2009, Gamawan Fauzi, Gubernur Sumbar periode 2010-2021, Irwan Prayitno.

Tak hanya itu, Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazhar, tokoh adat dan tokoh masyarakat Sumbar juga turut menghadiri dan meramaikan peresmian nama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan bahwa buku tentang sejarah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi karya Hasril Chaniago hingga buku novel berhubungan sejarah Syekh Ahmad diluncurkan saat peresmian nama masjid tersebut.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT