Dituding Mangkir Panggilan, Anak Mama Ghufron Blak-blakan MUI Malang telah ke Ponpes, Sebut Tak Ada Masalah soal Agama
- Kolase tangkapan layar YouTube Ponpes UNIQ Nusantara & ANTARA
"Padahal di awalnya adalah tidak waudan dan tidak sesat inilah bahayanya, tajamnya sadisnya medos hanya zalim tok yang ditampilkan di framing sepenggal-sepenggal," terangnya.
Ia mengingatkan terhadap publik khususnya netizen yang selalu menyoroti sang ayah bahwa Ponpes UNIQ Nusantara terbuka agar mengetahui kondisi penyampaian pemahaman sebenarnya dilakukan oleh Mama Ghufron.
"Hanya saja dari publik kurang adanya ta'aruf atau tabayun enggak merapat silaturahmi ke pondok apalagi di medsos yang diframing dengan sepenggal-sepenggal," katanya.
Ia pun menyoroti terkait video pengakuan Abuya Mama Ghufron dapat berkomunikasi dengan malaikat maut merupakan sesuatu hal yang biasa.
"Sebenarnya kalau kita kembali kepada Al-Qur'an dan hadis itu wajar dan biasa-biasa saja," imbuhnya.
Ia menganggap hal tersebut sebagai bentuk mengaplikasikan keimanan sebagai umat Muslim.
Ia menuturkan cara seorang Muslim dalam menumbuhkan keimanan salah satunya melalui mempercayai terhadap malaikat.
Anak Mama Ghufron itu menyebutkan keimanan terhadap malaikat disesuaikan dengan makna kandungan dari salah satu Surah di Al-Quran.
"Kita sebagai orang yang Mukmin orang yang muslim pasti iman dengan adanya malaikat, tentu kadar keimanan kita yang menjadi standar kita," tukasnya.
Terkini, MUI terus menyelesaikan perkara Mama Ghufron karena dianggap publik telah memunculkan berbagai kontroversi.
Hal itu berawal sejak video pengakuan telah buat 500 kitab berbahasa Suryani viral.
Kemudian, MUI telah menemukan berbagai fakta dari pengakuan Mama Ghufron mengerti bahasa semut, jin, dan terakhir berbicara dengan malaikat maut.
MUI menganggap apabila ajaran Mama Ghufron tidak cepat diselesaikan oleh pihak di daerahnya bisa memicu kekhawatiran dan dampak negatif adanya perubahan pemahaman Agama Islam di Indonesia.
"Insya Allah terus akan kita tangani dengan cara dibina dan diluruskan pemahamannya. Kita akan gali sejauh mana ajaran-ajarannya," tegas Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis.
Kiai Cholil mengingatkan Mama Ghufron dan pihak ponpes jika tidak ada itikad bertemu terhadap MUI akan dilakukan melalui cara lain agar tidak ada kontroversi ajaran agama ke depannya.
Load more