News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muncul Soroti Kejanggalan Linda Kesurupan Vina Cirebon Lagi, Marcel Radhival Pesulap Merah Ungkap secara Agama: Itu Bukan...

Pesulap merah, Marcel Radhival kembali blak-blakan soal pengakuan Linda kesurupan arwah Vina Cirebon masih janggal. Marcel ungkap dari pandangan Agama Islam.
Senin, 15 Juli 2024 - 06:05 WIB
Pesulap Merah, Marcel Radhival blak-blakan pengakuan Linda kesurupan arwah Vina Cirebon masih janggal
Sumber :
  • Kolase Instagram/@marcelradhival1 & Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pesulap Merah, Marcel Radhival kembali menyoroti kasus pembunuhan sahabat Linda, Vina Cirebon di tengah kabar dugaan tersangka, Pegi Setiawan dibebaskan dari hasil sidang praperadilan.

Marcel Radhival berkomentar terkait rumitnya penyelesaian kasus pembunuhan Vina Cirebon dan sang kekasih, Eky disebabkan Linda mengalami kesurupan arwah saat mengungkap sejumlah pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesulap merah itu mengutarakan pendapatnya ada kejanggalan terjadi dari fenomena kesurupan arwah Vina Cirebon sering merasuki tubuh Linda.

Marcel Radhival menilai kesurupan arwah Vina dialami Linda menyulitkan hingga dijadikan acuan pihak kepolisian dalam menyelesaikan kasus pembunuhan tersebut.

"Tentang kesurupan menjadi saksi (Linda). Nah, ini tentu adalah sebuah kejanggalan di Indonesia, kenapa bisa sampai kesurupan ini yang mendongrak untuk terjadinya pencarian kasus (pembunuhan Vina)?," tanya Marcel Radhival ditemui tvOnenews.com di Acara Amazing Muharram ke-13 di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place Jakarta, Minggu (14/7/2024).


Sosok Linda (kiri) dan Almarhumah Vina Cirebon (kanan). (Kolase Tim tvOnenews)

Menurutnya, acuan dalam menyelesaikan perkara ini seharusnya dilakukan dan memfokuskan terhadap korban pembunuhan tersebut.

Seperti dari kasus ini melibatkan dua sepasang kekasih, yakni Vina dan Eky menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor.

Ia menyebutkan penyebab kasus pembunuhan ini dijadikan acuan dan tujuan pihak kepolisian untuk cepat menangani dan menyelesaikan perkara tersebut.

"Yang seharusnya pencarian kasus itu terjadi ketika ada korban, Ketika ada korban diteliti lebih jauh," tuturnya.

Ia kembali menyatakan bahwa, kesurupan dialami seseorang merupakan dari sahabat korban tidak menjadi landasan dan percaya untuk mencari para pelaku.

"Baru itu ketahuan penyebabnya apa, bukan dari kesurupan," katanya.

Pesulap merah itu menyampaikan hal tersebut karena menjadi salah satu penentang kepercayaan terhadap sesuatu hal di luar nalar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria kelahiran 26 Agustus 1995 itu pun menyayangkan penyelesaian kasus ini hanya diambil dari pengakuan sahabat Vina yang telah mengalami kesurupan.

Ini membuktikan kepercayaan terhadap makhluk gaib sebagai acuan dalam mencari para pelaku yang belum juga tertangkap dan terjerat di sel tahanan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT