Jangan Sekali-kali Mengenakan Pakaian ini saat Shalat, Meski Menutupi Aurat Kata Syekh Ali Jaber Mengandung Dosa
- Kolase tangkapan layar YouTube Emaan & Canva
tvOnenews.com - Shalat menjadi sempurna jika umat Islam selalu mengikuti seluruh kaidah terhadap ibadahnya.
Salah satu penyempurna shalat saat mengenakan pakaian terbaik yang harus dilakukan umat Islam.
Pakaian juga menjadi perkara penting karena masih banyak orang melalaikan kostumnya saat sedang shalat.
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan ada larangan pakaian tidak boleh dikenakan seseorang ketika shalat meski sudah menutupi aurat.
Ia pernah mengatakan jika pakaian yang menutupi aurat ini masih dipakai saat shalat bisa menimbulkan dosa dan tidak mendapat pahala.
![]()
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan pakaian mukena terbaiknya setelah shalat. (Elements Envato/HumbaFrame)
Lantas, apa bentuk pakaian penutup aurat bisa membawa dosa yang dilarang saat shalat? Almarhum Syekh Ali Jaber mengungkap hal ini sebagai berikut.
Bagi Anda merasa penasaran mengenai pakaian penutup aurat tidak boleh dikenakan ketika shalat dari penjelasan Almarhum Syekh Ali Jaber, sebaiknya simak di sini agar tidak salah tafsir.
tvOnenews.com melansir dari kanal YouTube Joko Supeno, Almarhum Mantan Imam Besar Masjidil Haram itu membagikan amalan ketika shalat.
Almarhum Syekh Ali Jaber menyoroti permasalahan pakaian yang masih banyak tidak diketahui oleh banyak orang.
Ia menyatakan pembahasan pakaian dipakai saat shalat diterangkan dalam dalil melalui Surah Al-A'raf ayat 31, Allah SWT berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya: "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap kali (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf 7:31)
Guru tahfizh Al-Quran di Masjid Nabawi itu menjelaskan tentang pakaian shalat mengacu dari dalil di atas bahwa Allah SWT tidak menyukai hamba-Nya yang berlebihan.
Load more