News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Perjodohan Pegi Setiawan dengan Jihan, Buya Yahya Ingatkan Boleh Saja Menolak Asal Berdasarkan....

Hal yang menarik warganet (pengguna medsos) yaitu soal perjodohan. Pegi Setiawan diketahui, ramai dijodohkan dengan wanita bernama Jihan. Apa pandangan islam?..
Senin, 22 Juli 2024 - 14:36 WIB
Heboh Perjodohan Pegi Setiawan dengan Jihan, Buya Yahya Ingatkan Boleh Menolak Asal Berdasarkan...
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube/medsos

Jakarta, tvOnenews.com-- Masih menjadi sorotan publik di media sosial (medsos) untuk nama Pegi Setiawan. Hal yang menarik warganet (pengguna medsos) yaitu soal perjodohan.

Pegi Setiawan diketahui, ramai dijodohkan dengan seorang wanita bernama Jihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat diwawancarai Pegi alias Perong mengaku tidak menerima atau menolak langsung Jihan.

Dalam penjelasan Pegi Setiawan, dirinya ingin fokus terlebih dahulu ke keluarganya.

Sebab kita tahu, dia baru saja keluar dari tahanan Kepolisian atas tuduhan sebagai tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon beberapa waktu lalu.

Pegi Setiawan dilepaskan karena gugatannya diterima oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung beberapa  waktu lalu. Sehingga statusnya sebagai tersangka pun tidak sah.

Nama Pegi Setiawan dan Jihan pun mencuat, setelah mereka dipertemukan disebuah acara makan-makan.

Terlihat dalam momen itu, Pegi Setiawan dan Jihan dekat.


"Ya perihal itu sih saya menanggapnya sangat antusias ya sangat berterima kasih banyak karena ya ternyata di luar sana masih banyak orang yang sayang sama saya. Namun, kembali lagi saya tidak mau apa ya, tidak bilang iya dan tidak bilang tidak karena saya masih fokus kepada keluarga saya seperti itu," kata Pegi dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu viral di medsos.

 

Pandangan Islam soal Perjodohan

 

Sehubungan dengan Pegi Setiawan dan Jihan. Mengingatkan sebuah pesan dalam ceramah Buya Yahya yang disiarkan di YouTube Al Bahjah Tv.

Dalam kesempatan itu, Buya mengatakan kalau perjodohan dan menolak perjodohan dalam Islam tidak masalah.

Umumnya, dilakukan orang tua terhadap anaknya.

Melihat kasus Pegi Setiawan, dia dijodohkan oleh warganet dengan Jihan karena dianggap romantis di sebuah acara makan-makan.

Buya yahya menjelaskan menolak perjodohan bisa dilakukan oleh siapaun, selama dasarnya karena agama.

Sehingga bila ada orang tua, menjodohkan anaknya dengan seorang harus melihat agamanya terlebih dahulu.

"Ada seorang wanita datang ke rasulullah ya rasul, saya dinikahkan dengan seseorang, jadi orang tua saya menikahkan saya dengan seorang pria yang tidak ditanyakan terlebih dahulu atau minta kesepakatan kepada saya," kata Buya dikutip Senin (22/7/2024).

"Dan orang yang tidak layak dengan saya secara kufu tidak setara, dia ngadu ke rasulullah. Jawab nabi 'iya aku akan berikan keadilan untukmu, dan kamu berhak untuk menolaknya karena kau yang menjalaninya'," sambungnya.

Mengingat dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yaitu sebagai berikut:


تُنْكَحُ المَرْأَةُ لأرْبَعٍ: لِمالِها ولِحَسَبِها وجَمالِها ولِدِينِها، فاظْفَرْ بذاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَداكَ


Artinya: “Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari no.5090, Muslim no.1466).

Dijelaskan lebih lanjut, kata Buya anak atau seseorang yang menolak perjodohan karena tolak ukur agama sangat baik.

Namun, berdosa bila ada yang memaksakan, seperti orang tua ke anaknya.

Ketika dipaksakan maka orang tersebut akan berdosa karena mengetahui agama dari calon jodohnya buruk (fasik).

"Ini bukan soal agama tapi soal materi. harus menolak bagi wanita bila sudah tahu agamanya tidak bagus. Contohnya, dia berjudi, tidak shalat dan sebagainya, ini wajib ditolak karena kamu yang menjalaninya, kalau urusan agama itu langsung dipangkas (ditolak) oleh nabi muhammad SAW," jelas Buya Yahya.

"Itu bisa jadi dosa besar orang tuanya karena memaksakan anak berjodoh dengan seseorang yang fasik atau tidak baik agamanya. Maka bisa meminta tolong dengan ulama untuk menyelesaikannya," pesan Buya untuk umat muslim.


Sebagaimana, disampailan Abu Hatim Al Muzani radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda yaitu :


إذا جاءَكم مَن ترضَونَ دينَه وخُلقَه فأنكِحوهُ ، إلَّا تفعلوا تَكن فتنةٌ في الأرضِ وفسادٌ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Artinya: “Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan di muka bumi.” (HR. Tirmidzi no.1085). (Klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT