News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenazah Mualaf Tidak Dishalatkan Saat Meninggal Tapi Justru Dikremasi Memangnya Boleh? Buya Yahya Tegas Bilang Kalau Itu Bukan Urusan...

Buya Yahya kemudian menegaskan bahwa permintaan untuk dikremasi tersebut harus dicari tahu apakah sebelum masuk Islam atau setelah jadi mualaf. Menurutnya itu
Selasa, 23 Juli 2024 - 17:02 WIB
Jenazah Mualaf Tidak Dishalatkan Saat Meninggal Tapi Justru Dikremasi Memangnya Boleh Buya Yahya Tegas Bilang Kalau Itu Bukan Urusan...
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Pendakwah Buya Yahya memberikan penjelasan soal kontroversi jenazah Dali Wassink, suami Jennifer Coppen yang dikremasi usai meninggal dunia karena kecelakaan motor tunggal di Bali.Ā 

Pasalnya beberapa waktu lalu ramai isu soal meninggalnya salah satu selebgram akibat kecelakaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Netizen kemudian mempermasalahkan jenazah pria 22 tahun itu dikremasi dan abunya dilarung ke laut.

Hal ini menjadi pergunjingan di dunia maya, karena Dali Wassink diketahui telah menjadi mualaf saat menikah dengan Jennifer Coppen.

Jennifer Coppen pun menyadari hal ini menjadi kontroversi di kalangan publik, dan menyebut jika hal tersebut merupakan permintaan suaminya sebelum meninggal dunia.

Salah satu jamaah bertanya pada Buya Yahya apakah boleh seorang mualaf yang meninggal justru dikremasi dan abunya dibuang di laut.Ā 

Karena merupakan wasiat dari sang suami sebelum meninggal dunia dan sebelum masuk Islam.

Lantas bagaimana hukumnya jenazah tidak dishalatkan tapi justru dikremasi dengan dalih masih belajar Islam?Ā 

Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV dengan tergas menjelaskan seperti ini. Menurut Buya Yahya, permasalah tersebut sangat jelas.

Yakni jika orang sudah memeluk agama Islam dan tidak terbukti keluar dari Iman dan murtad, maka dia adalah seorang muslim.

"Kalau ada seorang muslim yang meninggal, maka wajib bagi kita yang hidup, bukan dia (yang meniggal), baik dia mau dikubur, dibakar, dikremasi itu sudah bukan urusan yang meninggal dunia," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya juga menambahkan bahwa orang yang meninggal dunia, selagi dia iman maka dia adalah orang yang kelak akan selamat.Ā 

"Jadi urusan memandikan, mengurus jenazah itu kewajiban bagi kita yang hidup wahai hamba Allah," terang Buya Yahya.

"Dan jangan katakan, 'Kasian' ia dikremasi. Dia (orang yang meninggal) gak ada urusan, itu kewajiban kita. Kasihan dia dibakar, enggak," sambungnya.Ā 

"Gak ada urusan, dia sudah meniggal dunia. Dan insyaAllah dia meninggal dalam keadaan membawa iman," imbuhnya.

Buya Yahya kemudian menegaskan bahwa permintaan untuk dikremasi tersebut harus dicari tahu apakah sebelum masuk Islam atau setelah jadi mualaf.Ā 

"Kalau permintaanya sebelum masuk Islam, jelas ndak usah dituruti. Atau setelah masuk Islam mungkin belum mengerti setelah meninggal dunia bagaimana caranya," terang pimpinan pondok pesantren tersebut.

Menurut Buya Yahya, jika seandainya orang tersebut sebelum meninggal minta dikremasi atau dilakukan semacam itu, ya bagi kita seorang muslim tidak boleh melakukannya.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itu termasuk wasiat yang salah," tegas Buya Yahya. (udn)

Baca berita terkini dan lebih lengkap, klik google news tvOnenews.com
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kena Skandal Paspor, FC Emmen Ungkap Alasan Tim Geypens Bisa Kembali Bela Klub

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kena Skandal Paspor, FC Emmen Ungkap Alasan Tim Geypens Bisa Kembali Bela Klub

Tim Geypens akhirnya diizinkan kembali bermain untuk timnya, FC Emmen sampai akhir musim nanti. Ini akan menjadi momen kembalinya Tim Geypens sejak ditepikan pada 25 Maret 2026 lalu.Ā 
Pengusaha Tembakau Haji Her Ngaku Tak Kenal Tersangka di Kasus Bea Cukai

Pengusaha Tembakau Haji Her Ngaku Tak Kenal Tersangka di Kasus Bea Cukai

Pengusaha tembakau asal Madura, Haji Khairul Umam alias Haji Her mengaku tidak kenal para tersangka kasus korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Serius dengan Aturan Tanpa KTP, Dedi Mulyadi Kejar 5 Juta Penunggak Pajak Kendaraan: Samsat Bisa Tiru Perbankan

Serius dengan Aturan Tanpa KTP, Dedi Mulyadi Kejar 5 Juta Penunggak Pajak Kendaraan: Samsat Bisa Tiru Perbankan

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menargetkan 5 juta penunggak bisa bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) usai adanya SE tanpa KTP pemilik pertama.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Lewati Wakil Tuan Rumah Straight Game, Fajar/Fikri Melangkah Mulus ke Babak Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Lewati Wakil Tuan Rumah Straight Game, Fajar/Fikri Melangkah Mulus ke Babak Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026 sektor ganda putra antara wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi pasangan tuan rumah Chen Bo Yang/Liu Yi.
Teks Khutbah Jumat 10 April 2026: Orang yang Meninggalkan Shalat Akan Disiksa di Yulamlam

Teks Khutbah Jumat 10 April 2026: Orang yang Meninggalkan Shalat Akan Disiksa di Yulamlam

Teks khutbah Jumat 10 April 2026 singkat padat berjudul 'Orang yang Meninggalkan Shalat Akan Disiksa di Yulamlam'.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Hajar Tunggal Putra Jepang, Jonatan Christie Amankan Tempat di Babak Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Hajar Tunggal Putra Jepang, Jonatan Christie Amankan Tempat di Babak Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026 pada sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Jonatan Christie menghadapi Yudai Okimoto dari Jepang, Kamis (10/4/2026)

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT