GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seberapa Banyak Manusia Boleh Memanfaatkan Bumi? Simak Tafsir Surah Al Mulk Ayat 15 Ini

Dalam surah Al Mulk ayat 15, Allah SWT mengizinkan manusia memanfaatkan bumi. Namun sebagaimana boleh dimanfaatkan? Berikut tafsir surah Al Mulk ayat 15.
Senin, 29 Juli 2024 - 10:24 WIB
Seberapa Banyak Manusia Boleh Memanfaatkan Bumi? Simak Tafsir Surah Al Mulk Ayat 15 Ini
Sumber :
  • freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam surah Al Mulk ayat 15, Allah SWT mengizinkan manusia memanfaatkan bumi.

Namun sebagaimana boleh dimanfaatkan? Berikut tafsir surah Al Mulk ayat 15 yang dilansir tvOnenews.com dari Qur’an Kementerian Agama (Kemenag).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surah Al Mulk Ayat 15

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Huwal-lażī ja‘ala lakumul-arḍa żalūlan famsyū fī manākibihā wa kulū mir rizqih(ī), wa ilaihin-nusyūr(u).

Artinya:

Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Tafsir Tahlili Surah Al Mulk Ayat 15

Surah Al Mulk ayat 15 menerangkan nikmat Allah yang tiada terhingga yang telah dilimpahkan-Nya kepada manusia.

Hal ini dengan menyatakan bahwa Allah SWT telah menciptakan bumi dan memudahkannya untuk mereka.

Sehingga mereka dapat mengambil manfaat yang tidak terhingga untuk kepentingan hidup mereka. 

Allah SWT menciptakan bumi itu bundar dan melayang-layang di angkasa luas. 

Manusia tinggal di atasnya seperti berada di tempat yang datar terhampar, tenang, dan tidak bergoyang. 

Dengan perputaran bumi terjadilah malam dan siang.

Sehingga manusia dapat berusaha pada siang hari dan beristirahat pada malam hari. 

Bumi memancarkan sumber-sumber mata air, yang mengalirkan air untuk diminum manusia dan binatang ternak peliharaannya.

Dengan air itu pula manusia mengairi kebun-kebun dan sawah-sawah mereka, demikian pula kolam-kolam tempat mereka memelihara ikan. 

Maka dengan air itu pula mereka mandi membersihkan badan mereka yang telah kotor, sehingga mereka merasa segar dan nyaman. 

Diciptakan-Nya pula bukit-bukit, lembah-lembah, gunung-gunung yang menghijau yang menyejukkan hati orang yang memandangnya. 

Dari celah-celah bukit itu mengalirlah sungai-sungai dan di antara bukit-bukit dan lembah-lembah itu manusia membuat jalan-jalan yang menghubungkan suatu negeri dengan negeri yang lain. 

Maka itulah bukti, betapa banyaknya nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada manusia. 

Seandainya Allah SWT menahan suatu nikmat saja kepada manusia, misalnya tidak memberikan udara yang akan dihirup, manusia akan mengalami penderitaan yang sangat. 

Siapakah yang dapat mengingkari nikmat Allah yang demikian banyaknya itu?

Menurut para ilmuwan, bumi yang diselimuti atmosfer sangat dinamis. 

Proses-proses geologi yang mencakup dari proses erosi, pengendapan, naik-turun muka laut, gempa bumi, pergerakan magma, sampai ke letusan gunung api dalam rentang waktu jutaan tahun telah memungkinkan terjadinya cebakan-cebakan mineral maupun energi. 

Sementara di bagian lain, laut dan atmosfer pun tak kalah dinamisnya. 

Interaksinya dengan daratan dan perjalanannya bersama bulan mengitari matahari membentuk iklim dan musim. 

Proses-proses dinamis yang melibatkan daratan-laut dan atmosfer tersebut telah menimbulkan terjadinya siklus hidrologi yang pada gilirannya menurunkan hujan dan menyebabkan kesuburan tanah.

Bahkan menyebabkan terbentuknya cadangan air baik di danau, sungai maupun dalam tanah. 

Sebagaimana kita tahu, oksigen dan air yang merupakan kebutuhan vital manusia tersedia melimpah dan amat mudah didapatkannya. 

Maka surah Al Mulk ayat 15 ini menyatakan bahwa dengan sifat rahman-Nya kepada seluruh umat manusia, maka Allah bukan saja telah menyediakan seluruh sarana dan prasarana bagi manusia. 

Allah SWT juga telah memudahkan manusia untuk hidup di permukaan bumi. 

Manusia diperintahkan Allah untuk berjalan di permukaan bumi untuk mengenali baik tempatnya, penghuninya, manusianya, hewan dan tumbuhannya.

Hal ini karena manusia tidak saja diberi udara, tumbuhan, hewan, dan cuaca yang menyenangkan, tapi juga diberi perlengkapan dan kenyamanan untuk mencari rezeki di bumi dengan segala yang ada di atasnya maupun terkandung di dalamnya. 

Setelah Allah SWT menerangkan bahwa alam ini diciptakan untuk manusia dan memudahkannya untuk keperluan mereka, maka manusia diperintahkan agar berjalan di muka bumi, untuk memperhatikan keindahan alam, berusaha mengolah alam yang mudah ini, berdagang, beternak, bercocok tanam dan mencari rezeki yang halal. 

Hal ini karena semua yang disediakan Allah itu harus diolah dan diusahakan lebih dahulu sebelum dimanfaatkan bagi keperluan hidup manusia.

Dengan memahami ayat ini, dapat dikemukakan hal-hal yang berikut:

1. Allah memerintahkan agar manusia berusaha dan mengolah alam untuk kepentingan mereka guna memperoleh rezeki yang halal. 

Hal ini berarti bahwa tidak mau berusaha dan bersifat pemalas bertentangan dengan perintah Allah.

2. Karena berusaha dan mencari rezeki itu termasuk melaksanakan perintah Allah.

Maka orang yang berusaha dan mencari rezeki adalah orang yang menaati Allah, dan hal itu termasuk ibadah. 

Dengan perkataan lain bahwa berusaha dan mencari rezeki itu bukan mengurangi ibadah, tetapi memperkuat dan memperbanyak ibadah itu sendiri.

Diriwayatkan oleh Aḥmad dari Umar bin Khattab, sesungguhnya ia mendengar Rasulullah bersabda:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى  اللّٰهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُوْ خِمَاصًا وَتَرُوْحُ بِطَانًا. (رواه الترمذي وأحمد والبيهقي وأبو داود عن عمر بن الخطاب)

Jika kalian benar-benar bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana Allah memberikan rezeki-Nya kepada burung. Pergi mencari rezeki dengan perut yang kosong, dan petang hari ia kembali ke sarangnya dengan perut yang berisi penuh. (Riwayat at-Tirmiżī, Aḥmad, al-Baihaqī, dan Abū Dāwud dari ‘Umar bin al-Khaṭṭāb) 

Hadis ini menunjukkan bahwa sejak pagi hari sampai petang adalah waktu untuk mencari rezeki.

Hal ini seperti yang telah dilakukan oleh seekor burung. 

Jika manusia benar-benar mau berusaha sejak pagi sampai petang pasti Allah memberinya rezeki. 

Mereka pasti tidak akan kelaparan. 

Dari hadis ini juga dapat dipahami bahwa orang yang tidak mau berusaha tidak akan diberi rezeki oleh Allah.

Diriwayatkan oleh al-Ḥākim dan at-Tirmiżī dari Mu’āwiyah bin Qurrah, ia berkata, 

“Pada suatu hari Umar bin Khaṭṭāb lewat di perkampungan suatu kaum, lalu beliau bertanya kepada kaum itu, “Siapakah kamu?” Mereka menjawab, “Kami adalah orang-orang yang bertawakal kepada Allah.” 

Umar berkata, “Kamu bukanlah orang-orang yang bertawakal kepada Allah, melainkan orang-orang yang telah dimakan karat. Adapun orang yang bertawakal kepada Allah ialah orang yang menanamkan benih ke dalam tanah, lalu ia bertawakal kepada Allah.”

Jadi, manusia boleh memanfaatkan bumi asalkan tidak merusaknya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14–17 Mei 2026.
10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.
4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Baca 4 doa ini agar dimudahkan menunaikan ibadah haji dan umrah, lengkap dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan.
Guru Honorer dan Tantangan Pendidikan di Daerah Terpencil, Tidak Hanya Mengajar dengan Ilmu, tetapi juga Hati

Guru Honorer dan Tantangan Pendidikan di Daerah Terpencil, Tidak Hanya Mengajar dengan Ilmu, tetapi juga Hati

Guru honorer sering menjadi ujung tombak pendidikan di daerah. Mereka mengisi kekurangan tenaga pengajar dan tetap menjalankan tugas meski penghasilan yang diterima sering kali jauh dari ideal.
Polisi Ungkap Dua Pelaku Curanmor di Cikarang Telah Beraksi Enam Kali, di Jakarta Timur-Bekasi

Polisi Ungkap Dua Pelaku Curanmor di Cikarang Telah Beraksi Enam Kali, di Jakarta Timur-Bekasi

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor berinisial JF dan AS di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (19/4).
Instruksi Tegas Sherly Tjoanda soal Rapat Tak Penting hingga Alokasikan Minimal 10 Persen APBD untuk Rakyat​​​​​​​

Instruksi Tegas Sherly Tjoanda soal Rapat Tak Penting hingga Alokasikan Minimal 10 Persen APBD untuk Rakyat​​​​​​​

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan pesan menohok sekaligus menyentuh saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 ... -

Trending

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.
Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14–17 Mei 2026.
4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

4 Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Baca 4 doa ini agar dimudahkan menunaikan ibadah haji dan umrah, lengkap dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan.
Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT