News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Dugaan Eky Masih Hidup, Iptu Rudiana Berani Sumpah Pocong, Pandangan Islam Kata Ustaz Khalid Basalamah Tunjukkan Dalilnya Apa untuk ...

Iptu Rudiana mengatakan siap melakukan sumpah pocong untuk meyakinkan publik. Bahkan sumpah 7 turunan akan mati jika dia berbohong soal putranya yang diduga ...
Jumat, 2 Agustus 2024 - 03:13 WIB
Bantah Dugaan Eky Masih Hidup, Iptu Rudiana Berani Sumpah Pocong, Pandangan Islam Kata Ustaz Khalid Basalamah Tunjukkan Dalilnya Apa untuk ...
Sumber :
  • dok.kolase tvOne

Jakarta, tvOnenews.com-- Menjawab isu anaknya yang disebut belum meninggal atas Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Iptu Rudiana menyanggah dengan berani sumpah pocong. 

Ayah dari korban Kasus Vina Cirebon itu, Iptu Rudiana siap melakukan sumpah pocong untuk meyakinkan publik. Bahkan sumpah 7 turunan akan mati jika dia berbohong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut, Iptu Rudiana sampaikan pada momen Konferensi Pers bersama Hotman Paris waktu kemarin.

“Saya sumpah pocong, mau sumpah apapun mau. Yang meninggal adalah anak saya yang saya didik dan saya rawat dari kecil. Demi Allah 7 turunan saya mati semua kalau saya bohong,” ujar Iptu Rudiana pada Selasa (30/7/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Iptu Rudiana juga menjelaskan, bagaimana kondisi sang anak bisa meninggal dunia. 

Sehingga dia menyampaikan untuk membantah isu yang berkembang di Media Sosial (Medsos) atau tengah publik yang menyebutkan Eky masih hidup.

"Dahi ke dalam, gigi hancur, rahang patah, biru-biru, di dada kena pukulan. Kalau kecelakaan ada baret, ini tidak ada. Pergelangan kaki patah,” ungkap merincikan.

Di momen bersamaan, Iptu Rudiana ditanya Hotman Paris, alakah dia bersedia jika makam Eky kembali dibongkar?.

Iptu Rudiana dengan lantang, mengatakan bersedia asalkan demi kepentingan penyidikan. 

“Kalau buat penyidikan, yang buat anak saya tidak tenang, saya menyesuaikan. Kalau buat penyidikan, mangga (silakan),” jawab ayah dari Eky tersebut. 

 

 

Pandangan Islam 

Sehubungan dengan ini, tim tvOnenews.com mengutip sebuah ceramah Ustaz Khalid Basalamah yang ditayangkan dalam YouTube Lentera Islam, dikutip Jumat (2/8/2024).

Dalam ceramah tersebut, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan tegas dalam islam tidak ada istilah sumpah pocong. 

Sumpah yang ada dimaksudkan untuk meyakinkan dengan cukup mengatasnamakan Allah SWT. 

Seperti, contoh kasus kalau ada perselingkuhan maka bisa bersumpah empat kali atas nama Allah SWT. 

"Bersumpah empat kali atas nama Allah, kalau yang sedang dia tuduh betul-betul selingkuh atau berzina suami istri ya. Kemudian yang ketiga dia meminta murkanya Allah laknatnya Allah datang kepada dia kalau dia dusta si istri yang terduga, misalnya untuk suami yang menduga menjawab juga 4 kali sumpah atas nama Allah," kata Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan dalam YouTube.

"Kalau itu pasangannya bohong dan yang kelima murkanya Allah akan datang pada dia kalau dia dusta," tambahnya.

Kendati demikian, Ustaz Khalid Basalamah meminta untuk membuktikan cerita yang berkembang di tengah masyarakat soal boleh sumpah pocong.

Dia bertanya, mana dalilnya dan apa persoalan sumpah pocong, kalau dianggap ada atau boleh dalam Islam.

"Datangkan satu riwayat buat kami kalau memang Nabi SAW pernah ikat sahabat dengan kain kafan lalu dibacain Surah Yasin gitu, ada nggak riwayatnya? kan gk ada, kan kita punya syariat yang jelas kan," tegas Ustaz Khalid.

Apabila dikaitkan dengan ucapan Iptu Rudiana, maka dalam Islam tidak ada istilah sumpah pocong. 

Sementara disisi lain, juga disampaikan oleh Ulama Buya Yahya di YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (2/8/2024).

Pada waktu yang berbeda, Buya Yahya mengatakan kalau dalam Islam bersumpah atas nama Allah SWT,m diperbolehkan. Apabila mengahadapi sebuah masalah disebut Mubahalah. 

 

Hukumnya diperbolehkan dalam Islam. Dengan tegas Buya katakan hanya atas nama Allah SWT bukan yang lain. 

Mubahalah pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW di zamannya, saat difitnah oleh kaum kafir.

Keputusan muhabalah dikatakan Buya hanya dalam keadaan terdesak dan genting. 

"Mubahala itu bersumpah dan itu tidak diperlukan kecuali dalam keadaan mendadak," kata Buya Yahya.

"Zaman Nabi dulu dengan orang-orang kafir kemudian nabi mengumpulkan putra putrinya, kalau emang aku benar akan turun musibah kepadamu. Aku salah akan diturunkan musibah kepadaku itu mubahalah," jelas Buya menceritakan. (Klw). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Dalam perampokan tersebut, pemilik rumah bernama Hj. Komariah (45) dilaporkan dianiaya hingga diculik oleh pelaku. Bahkan sejumblah barang milik korban hilang.
Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman menegaskan bahwa Gerindra juga telah memecat tiga orang anggotanya itu sebagai legislator karena penyalahgunaan narkoba di hotel Surabaya....
Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Istilah tobat ekologis mengandung semangat keagamaan yang diwujudkan melalui kesadaran untuk memperbaiki hubungan manusia dengan bumi.
Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi internal Ferrari kembali jadi sorotan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc terlibat insiden saat memperebutkan posisi terdepan F1 GP Meksiko 2026.
Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak Mercy Monica Yolanda, hakim muda berstatus Hakim Pratama (III/b) Pengadilan Negeri Koto Baru, Sumatera Barat, yang tutup usia.
Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Di tengah kekisruhannya dengan Herri Pras bahkan sampai dilaporkan ke polisi, fighter MMA Yudi Cahyadi memilih untuk memposting videonya saat latihan boxing.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT