GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Taufiqurrahman Singgung Ritual Sumpah Pocong Saka Tatal: Masih Hidup Tapi Dibungkus Kain Kafan itu Bisa...

Ustaz Taufiqurrahman memberi tanggapan perihal proses ritual sumpah pocong Saka Tatal, mantan terpidana kasus Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky. Seperti apa?
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:04 WIB
Ustaz Taufiqurrahman Singgung Proses Ritual Sumpah Pocong Saka Tatal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ustaz Taufiqurrahman ikut buka suara perihal proses ritual sumpah pocong Saka Tatal.

Saka Tatal merupakan mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Segala upaya dilakukan Saka Tatal untuk membuktikan dirinya benar-benar tak terlibat kasus Vina.

Sebelumnya, Saka Tatal bersama tim kuasa hukum telah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) untuk menegakkan kebenaran. 

Sambil menunggu hasil putusan PK, kini Saka Tatal berani menjalani ritual sumpah pocong.

Saka ingin membuktikan lewat sumpah pocong bahwa dirinya bukan pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon, serta kasus ini direkayasa oleh Iptu Rudiana. 

Pada pelaksanaan ritual ini, kubu Saka Tatal juga mengundang Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah yang sama. Kendati demikian, Iptu Rudiana tidak hadir.

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Taufiqurrahman ikut buka suara. Seperti apa? Simak artikelnya berikut ini.


Saka Tatal. Sumber: kolase tvOnenews.com

Saka Tatal menjalani ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon pada (9/8/2024).

Proses ritual sumpah pocong ini dipimpin oleh  Pimpinan Padepokan Amparan Jati, Raden Gilap Sugiono.

Banyak warga yang ikut memadati Padepokan Amparan Jati Cirebon untuk melihat langsung prosesi Saka Tatal menjalani sumpah pocong.

Sebelum melakukan sumpah sakral tersebut, Saka Tatal terlebih dahulu dimandikan. Kemudian, dilanjutkan dengan pemakaian kain kafan.

Kemudian, Raden Gilap memandu ucapan sumpah yang diikuti Saka Tatal.

Inti dari sumpah pocong Saka Tatal ialah dirinya tidak terlibat dalam kasus kematian Vina dan Eky tahun 2016 silam.

Pria 23 tahun ini juga mengaku siap kena azab teramat pedih jika berbohong.

"Bismillahirrahmanirrahim. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya tidak melakukan pembunuhan atau pemerkosaan terhadap Eky dan Vina,” ucap Saka Tatal saat menjalani sumpahnya.

“Demi Allah, bahwa saya dan ketujuh terpidana adalah (korban) salah tangkap yang telah disiksa, disetrum, diberi air kencing, dan direkayasa kasus ini oleh Iptu Rudiana. Apabila saya berdusta dalam sumpah pocong ini, maka saya siap diazab oleh Allah dengan azab yang teramat pedih sesegera mungkin, baik di dunia ataupun di akhirat. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar." ucap Saka Tatal.

Tanggapan Ustaz Taufiqurrahman Soal Sumpah Pocong Saka Tatal


Ustaz Taufiqurrahman buka suara soal sumpah pocong Saka Tatal. Sumber: kolase tvOnenews.com

Saat hadir menjadi bintang tamu dalam acara Apa Kabar Indonesia Siang tvOne, Ustaz Taufiqurrahman mengatakan dalam Islam tidak ada yang namanya sumpah pocong.

"Dalam agama Islam sumpah pocong tidak ada," ujar Ustaz Taufiqurrahman. 

Seperti diketahui, saat dalam proses ritual Saka Tatal terlihat dimandikan terlebih dahulu sebelum dibalut kain kafan layaknya jenazah.

Ustaz Taufiqurrahman mengatakan dalam syariat agama, proses dimandikan hingga mengenakan kain kafan itu masuk dalam wajib kifayah yang seharusnya hanya dilakukan bagi seseorang yang meninggal dunia. 

Menurutnya, proses ritual sumpah pocong tersebut bisa saja merusak akidah Islam.

“Kalau kita liat ritual sumpah pocong sampai-sampai yang bersangkutan dimandikan dulu, dibungkus kain kafan,” kata Ustaz Taufiqurrahman.

“Sementara syariat agama hal itu merupakan 4 wajib kifayah yang boleh dikerjakan hanya buat mereka yang udah nggak ada nafasnya. Mereka dianjurkan dan disegerakan untuk dimandikan, bungkus kain kafan, sholatkan, kuburkan. Sementara yang dipakaikan kain kafan masih hidup ini sudah merusak akidah kita.” tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika sampai mempercayai sumpah pocong, maka bisa masuk kepada syirik. 

"Makanya sumpah pocong, kalau sampai kita mempercayai, bisa tergelincir kepada syirik," kata Ustaz Taufiqurrahman. (hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT