Tolong Jangan Keliru Lagi, Ternyata Bagian Tubuh Kucing ini Tidak Najis, Ustaz Abdul Somad Ungkap dari Pendapat...
- Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official
tvOnenews.com - Kucing menjadi salah satu hewan yang tengah akrab dan hidupnya berdampingan dengan manusia.
Kucing juga merupakan hewan yang terpilih paling disayangi oleh Rasulullah SAW.
Tak hanya itu, kucing sering kali membuat manusia bahagia sehingga hewan lucu dan imut tersebut selalu dipelihara dalam rumah.
Namun, beberapa orang berpendapat bahwa kucing bisa memberikan najis yang harus dihindari disebabkan oleh bagian tubuhnya.
Terutama saat seseorang sedang shalat atau beribadah membuat kucing terus mendekatinya dikhawatirkan bagian tubuh ini menyumbang najis.
![]()
Ilustrasi hewan kucing menjilat makanan di lantai rumah. (Unsplash/Akhirul Fajar)
Lantas, apakah benar bagian tubuh kucing ini mengandung najis? Ustaz Abdul Somad menjelaskan hukumnya sebagai berikut.
Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Sandal Akhirat, Selasa (27/8/2024), Ustaz Abdul Somad menerangkan tentang kucing.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan kucing selalu dipelihara karena sering sikap dan perilakunya yang menggemaskan kepada manusia.
Ustaz Abdul Somad mengatakan sikap dan perilakunya menjadikan seseorang ingin terus merawat kucing.
Meski begitu, ia memahami kucing masih menjadi polemik meski Rasulullah SAW sangat menyayangi hewan imut tersebut.
Penceramah asal Sumatera itu menyampaikan polemik yang masih diperdebatkan dari kucing, yakni air liurnya.
Menurutnya, kucing sering menyumbangkan air liurnya tengah bermain karena sering menjilat beberapa benda atau tubuh tuannya.
Tak hanya itu, kucing juga selalu menjilat bagian bulu dipastikan air liurnya tersebar disekujur tubuhnya.
Hal itu membuat seseorang merasa khawatir karena dianggap najis lantaran air liur hewan mengandung kotoran.
Ia langsung menerangkan hukum air liur kucing najis atau tidak diambil dari kisah sahabat Rasulullah SAW kala itu.
Ia menuturkan dari kisah tersebut memunculkan beberapa ijma' dari para ulama mengenai hukum air liur kucing.
Penceramah usia 47 tahun itu menyampaikan bahwa, ada empat mazhab yang menerangkan hukum air liur hewan imut dan lucu tersebut.
Ia menyatakan dari ijma' para ulama berdasarkan empat mazhab tersebut maka hukum air liur dan bulu kucing tidak najis.
"Ajmaatil ulama sepakat 4 mahzab bahwa bulu kucing dan air liur kucing tidak najis," ungkap Ustaz Abdul Somad.
Load more