News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Mengamalkan Sholawat Nabi Memangnya Boleh Mengucap Sayyidina? Syekh Ali Jaber Nyatakan Kalimat itu...

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan perdebatan mengenai kalimat sayyidina saat membaca sholawat Nabi sebagai bentuk pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Minggu, 8 September 2024 - 17:39 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah membahas soal hukum menggunakan sayyidina saat baca sholawat Nabi Muhammad SAW
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Emaan

tvOnenews.com - Sholawat Nabi menjadi bacaan yang dilantunkan umat Muslim memberikan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Sholawat Nabi juga menjadi bentuk penghormatan untuk Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari salah satu hadits menerangkan bagi yang membaca sholawat Nabi akan disholawatkan oleh Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali." (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi & Nasa'i)

Namun, biasanya banyak orang masih merasa kebingungan terkait kebutuhan membaca kata "sayyidina" dalam kalimat sholawat Nabi.

Meski begitu, kata sayyidina mengandung makna sebagai bentuk penghormatan dan kelembutan saat menyebut nama Nabi Muhammad SAW.


Ilustrasi membaca amalan sholawat Nabi menggunakan kalimat sayyidina setelah shalat. (Istimewa)

Lantas, apakah umat Muslim harus melantunkan sayyidina dalam sholawat Nabi? Almarhum Syekh Ali Jaber membahas terkait kalimat tersebut.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Hadits TV, Minggu (8/9/2024), almarhum Syekh Ali Jaber menjelaskan tentang sholawat Nabi.

Mulanya almarhum Syekh Ali Jaber menyampaikan bahwasanya sholawat Nabi memiliki syafaat yang luar biasa.

Almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menegaskan syafaat yang didapatkan seseorang setelah mengamalkan sholawat Nabi langsung dari Nabi Muhammad SAW.

Hal ini mengacu sholawat Nabi sebagai tanda bahwa Allah SWT dan para malaikat turut bersholawat untuk Rasulullah SAW.

"Amalan yang bisa menjaminkan syafaat Nabi Muhammad SAW adalah perbanyak sholawat," ucap almarhum Syekh Ali Jaber.

Namun, almarhum Syekh Ali Jaber mengingatkan niat dari masing-masing individu menjadi penentu mendapat syafaat saat rutin mengamalkan sholawat Nabi.

Ia menyebutkan jika seseorang rutin membaca sholawat Nabi tidak disertai niat sebagai penentu pendapatan syafaatnya.

"Dan ini kembali kepada kemauan kita, kira-kira kemauan untuk mendapat syafaat sejauh apa, sebesar apa, di situlah akan terlihat banyak sholawat atau tidak," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Almarhum mantan Juri Hafiz Indonesia itu pun menyatakan jumlah bacaan sholawat yang diamalkan tidak menjadi penentu apabila tak disertai niat.

Ia menyatakan jika seseorang menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dipastikan memperbesar niat memperbanyak sholawat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam memprediksi bahwa Timnas Indonesia tak akan berhasil mengalahkan Oman dalam laga persahabatan FIFA Matchday pada tanggal 5 Juni 2026 mendatang.
Travel Fair Makin Diburu! Tren Wisata Praktis dan Umrah Digital Dorong Antusiasme Masyarakat Indonesia

Travel Fair Makin Diburu! Tren Wisata Praktis dan Umrah Digital Dorong Antusiasme Masyarakat Indonesia

Minat masyarakat terhadap solusi perjalanan praktis terus meningkat. Travel Fair kini makin diburu! Tren wisata praktis dan umrah digital dorong antusiasme masyarakat Indonesia

Trending

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT