GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tikus dan Cicak, Syekh Ali Jaber Harap Terima Hewan ini saat Hadir ke Rumah, Kunci Dosa Dihapuskan dan bakal Masuk...

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan bahwa bukan tikus dan cicak bisa menghapus dosa dan bikin masuk surga jika diterima di rumah melainkan hewan ini.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 17:21 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah ingatkan bukan tikus dan cicak sebagai hewan yang hadir ke rumah bisa menghapus dosa dan bikin masuk surga
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Emaan

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan bahwa ada beberapa hewan yang kerap kali masuk rumah, salah satunya cicak dan tikus.

Menurut almarhum Syekh Ali Jaber, cicak dan tikus selalu masuk ke dalam rumah secara diam-diam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, almarhum Syekh Ali Jaber berpendapat tikus dan cicak memang sangat senang bersinggah di dalam rumah.

Almarhum Syekh Ali Jaber menyampaikan bahwa hewan yang masuk rumah mampu menghapus dosa dan bikin masuk surga ternyata bukan tikus dan cicak.

"Barang siapa yang didatangi hewan ini, maka pasti akan masuk surga dan segala dosa diampuni," ujar almarhum Syekh Ali Jaber dikutip dari kanal YouTube Ceramah Syekh Ali Jaber, Rabu (9/10/2024).


Ilustrasi hewan tikus dan cicak saat berada di rumah. (iStockPhoto)

Almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menuturkan cicak dan tikus membawa mudharat.

Terkait tikus sudah menjadi penjelasan dalam salah satu hadits mengenai hewan yang dianjur dibunuh, Rasulullah SAW bersabda:

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

Artinya: "Ada lima jenis binatang yang seorang muhrim hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: burung gagak, burung had'ah, kalajengking, tikus, dan anjing liar." (HR. Bukhari & Muslim)

Adapun hadits riwayat menjelaskan anjuran membunuh cicak dikutip dari buku Kajian Islam Profesi Peternakan dari Retno Widyani, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa membunuh cicak dengan sekali pukulan, maka dia mendapat kebaikan sekian dan sekian. Barang siapa membunuh cicak dengan dua kali pukulan, maka dia memperoleh kebaikan sekian dan sekian, yang lebih sedikit daripada yang pertama. Jika dia membunuh cicak dengan tiga kali pukulan, maka dia memperoleh kebaikan sekian dan sekian, yang lebih sedikit daripada yang kedua." (HR. Muslim)

Maka, almarhum Syekh Ali Jaber menyatakan kedua hewan tersebut bisa menimbulkan mudharat dan bukan menghapuskan dosa hingga masuk surga.

Almarhum mantan Imam Besar Masjid Nabawi itu menjelaskan bahwa hewan tersebut bisa hadir dan menjadi tamu lantaran suka mendatangi rumah tiba-tiba.

Ia menyebutkan hewan tersebut akan membantu penghuni rumah memperbanyak amalan saat menerima kehadirannya.

Namun, almarhum Syekh Ali Jaber mengabarkan bahwa hewan tersebut kerap kali direndahkan oleh semua orang, terkhusus umat Muslim.

Mereka kerap kali menganggap hewan tersebut suka mengganggu istirahat dan kenyamanan berada di rumah.

Ia menyampaikan ada kebaikan yang sedang dilakukan penghuni rumah.

Tak hanya itu, mereka juga sedang bertaubat akan didatangkan hewan tersebut sebagai tanda keberkahan dari Allah SWT.

Almarhum Syekh Ali Jaber menyatakan hewan yang dimaksud berjenis anjing. Meski mereka menganggap bisa menimbulkan najis terutama pada air liurnya.

"Hewan ini (anjing) meski najis, namun di balik itu terdapat hikmah mendalam darinya," terangnya.

Almarhum Syekh Ali Jaber menuturkan alasan anjing bisa membawa keberkahan kepada penghuni rumah diambil dari kisah pertemuan pelacur dan hewan itu.

Ia menyampaikan bahwa hewan anjing yang bertemu dengannya dibantu menggunakan cara diberikan minum oleh pelacur tersebut.

Ia mengatakan bahwa pelacur tersebut diberikan jaminan berupa surga karena membantu hewan anjing yang kehausan.

tvonenews

Pelacur tersebut rela memberikan air yang baru saja diambil olehnya agar anjing tidak kehausan.

"Pernah ketika dia habis ambil air, dia bertemu seekor anjing dan keluarin lidahnya yang jadi tanda haus," tuturnya.

Selain jaminan surga, almarhum Syekh Ali menegaskan pelacur tersebut diampuni dosanya oleh Allah SWT setelah membantu anjing langsung memutuskan bertaubat kepada-Nya.

"Allah lihat perbuatannya, kata Rasulullah, Allah ampuni dosanya dan masuk surga," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni Lawan Oman dan Mozambik?

Jay Idzes Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni Lawan Oman dan Mozambik?

Di tengah kabar Timnas Indonesia yang akan melawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni, kepastian tentang pemulihan cedera Jay Idzes masih jadi teka-teki.
Sinopsis Film Dosa, Horor Berdarah yang Angkat Konflik Mertua dan Menantu

Sinopsis Film Dosa, Horor Berdarah yang Angkat Konflik Mertua dan Menantu

Tren film horor kini tidak lagi hanya mengandalkan jumpscare atau sosok menyeramkan, tetapi mulai mengeksplorasi sisi psikologis manusia. Konflik keluarga, rasa bersalah, trauma
Mampir ke Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi Blak-blakan Ungkap Keinginan Terpendamnya setelah Berantas Pungli

Mampir ke Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi Blak-blakan Ungkap Keinginan Terpendamnya setelah Berantas Pungli

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mampir ke Jembatan Cirahong, Ciamis. Ia menyampaikan keinginannya dari hasil revitalisasi jembatan penghubung Tasikmalaya.
Tom Lembong dan Miftah Sabri Bedah Peta Kekuatan AI, Soroti Tantangan Geopolitik hingga Ancaman Keterganatungan

Tom Lembong dan Miftah Sabri Bedah Peta Kekuatan AI, Soroti Tantangan Geopolitik hingga Ancaman Keterganatungan

Dalam persaingan teknologi global, Tom Lembong menyebut hal terpenting dalam penggunaan AI tetap terletak pada kemampuan manusia mengenali jati diri dan nurani.
Termasuk Kapten Garuda, 3 Pemain Keturunan Indonesia Pernah Jebol Gawang Juventus di Serie A: Gelandang Berdarah Batak Bikin Nyonya Tua Ketar-ketir

Termasuk Kapten Garuda, 3 Pemain Keturunan Indonesia Pernah Jebol Gawang Juventus di Serie A: Gelandang Berdarah Batak Bikin Nyonya Tua Ketar-ketir

Sejumlah pemain keturunan Indonesia tunjukkan kualitas di kompetisi elite Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit dari mereka mampu mencuri perhatian.
Pelatih yang Pernah Ribut dengan Thom Haye Ini Dukung Bek Berdarah Indonesia Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Pelatih yang Pernah Ribut dengan Thom Haye Ini Dukung Bek Berdarah Indonesia Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Hedwiges Maduro, mantan pelatih Almere City yang pernah ribut dengan Thom Haye, dukung bek berdarah Indonesia kembali perkuat Ajax Amsterdam musim depan.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar voli yang paling banyak menyita perhatian pembaca tvOnenews.com.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT