GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simak 5 Hal Menarik Shin Tae-yong Jarang Dipahami Suporter Timnas Indonesia, Pantas Dicintai Usahanya Tak Main-main Memahami Islam

Berdasarkan yang dirangkum tvOnenews.com kalau dari semua laga, ada dua yang paling menarik yaitu saat dikalahkan Bahrain dan Imbang dengan China, Shin Tae-yong
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 01:44 WIB
Simak 5 Hal Menarik Shin Tae-yong Jarang Dipahami Suporter Timnas Indonesia, Pantas Dicintai Usahanya Tak Main-main Memahami Islam
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com-- Pelatih Shin Tae-yong saat ini tengah jadi sorotan publik. Bukan lain buntut dari laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia tak semua berjalan bagus.

Berdasarkan yang dirangkum tvOnenews.com kalau dari semua laga, ada dua paling menarik yaitu saat dikalahkan Bahrain dan Imbang dengan China

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang diketahui, dugaan kalah lawan Bahrain tak lepas dari tanggungjawab Wasit Ahmed Al Kaf yang melakukan ketidakadilan saat memimpin pertandingan. 

Sementara saat melawan China, nama Shin Tae-yong yang akrab disapa STY itu juga ramai karena dianggap gagal pasang strategi. Di mana Asnawi Mangkualam yang berkaret Kapten harus menelan malu.

Sebab dinilai gagal untuk berlaga secara tim. Bahkan sempat muncul seruan STY OUT

Lantas, apa sisi yang mungkin kurang dipahami dari STY bapak Skuad Garuda ini?. simak penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber. 

1. Pelatih yang menerima masukan

Shin Tae-yong mendapat banyak masukan, salah satunya dari seorang dokter. Pelatih asal Korea Selatan itu, sadar harus menghormati ibadah para pemain Timnas Indonesia yang mayoritas Islam.

“Saya belajar hal soal Islam dari sana (dokter), terutama bagian-bagian mana yang harus diperhatikan. Saya berjanji kepada pemain dan pelatih (lokal) untuk terus menghormati waktu beribadah mereka,” tegas Shin Tae-yong.

2. Satu sosok jadi pengantar ilmu islam ke STY 

Hal yang jarang dipahami masyarakat umum soal Shin Tae-yong atau STY, ia memiliki kenalan seorang dokter di Jakarta. 

Kebetulan, dokter ini beragama Islam dan Shin Tae-yong meminta banyak pandangan darinya soal budaya Indonesia sampai agama Islam.

“Sejak awal, saya mencoba memahami budaya Islam. Ada seorang dokter di Jakarta yang merupakan penganut agama Islam. Saya memintanya untuk bercerita soal agama Islam selama kurang lebih tiga jam,” kata Shin Tae-yong mengutip dari media Korea Selatan, Sportalkorea.

3. Semangat menambah ilmu agama islam

Selain toleransi soal agama, Pelatih STY juga pernah mengunjungi Korean Cultural Center yang ada di Jakarta. Tentunya, jadi bagian upayanya menambah wawasan seputar Islam. 

Dalam pertemuan bersama pakar budaya, Bapak dari Timnas Indonesia itu menanyakan sejumlah pertanyaan seputar budaya Islam.

“Sehari setelahnya, Shin Tae-yong mengunjungi Korean Cultural Center di Indonesia dan mendengar ceramah dari pakar budaya Islam. Pelatih Shin menunjukan minat aktif dengan mengajukan sejumlah pertanyaan,” tulis media Korea. 

4. Toleransi dalam beragama 

STY memahami mayoritas pemain Timnas Indonesia beragama Islam, Shin Tae-yong tidak sembarangan menggelar pola latihan. 

Setelah mengetahui waktu shalat, Shin Tae-yong menyesuaikan jadwal latihan dengan jadwal ibadah.

"Saya juga akhirnya tahu ibadah itu bisa dilakukan pada waktu tertentu. Saya melakukannya dengan baik tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam latihan,” jelas Pelatih asal Korea Selatan itu. 

 

5. Mendorong Timnas Indonesia beribadah, seperti Umrah

Shin Tae-yong yang membawa Timnas Indonesia bisa menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 patut diapresiasi bersama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mungkin tak lepas dari upayanya yang berusaha pahami budaya dan agama Islam. Satu momen tak terlupakan, Shin Tae-yong menanamkan toleransi agama terhadap skuad Garuda beragama Islam menjelang kontra Arab Saudi.

Para skuad Timnas Indonesia beragama Islam menyempatkan ibadah umrah saat telah tiba di Arab Saudi untuk menuju Tanah Suci, seperti Ragnar Oratmangoen, Witan Sulaeman, Pratama Arhan, dan lainnya. (klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Rakernas dan Rapimnas di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT