GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Malu Putuskan Mualaf, Nomor 3 Punya Catatan Kiprahnya Tak Bersinar di Garuda

Timnas Indonesia telah melahirkan banyak pemain berstatus sebagai mualaf. Bahkan saat berkiprah di sepak bola Tanah Air, lima pemain ini menemukan hidayahnya.
Minggu, 27 Oktober 2024 - 16:29 WIB
Mantan legenda kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Sumber :
  • Instagram/@markoeshorison81

tvOnenews.com - Banyak pemain Timnas Indonesia yang membagikan kisah mualaf dalam kehidupannya. Bahkan mereka bersyukur menceritakan pengalaman spiritualnya sebagai pesepak bola profesional.

Setiap tahunnya, Timnas Indonesia memiliki pemain yang berstatus sebagai seorang mualaf. Sebelumnya mereka tidak menganut agama Islam karena mempunyai kepercayaan agama lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah inspiratif para pemain yang mualaf pernah membela Timnas Indonesia patut diketahui bersama. Salah satunya saat ini, ada nama penyerang keturunan, Ragnar Oratmangoen berseragam Garuda.

Ragnar Oratmangoen telah memberikan warna baru dalam skuad Timnas Indonesia. Ia juga sering kali berbagi kisah awal mula mualaf sejak usia 15 tahun.

Sebagai seorang mualaf, Ragnar berhasil memikat perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Ketaatan ibadahnya menganut agama Islam terus dipuji oleh fans Timnas Indonesia.

tvonenews

Bahkan sampai ada yang menyebutkan Ragnar sebagai juru gedor berbahaya dari Timnas Indonesia. Itu merupakan hasil dari ketaatannya sebagai pemain Muslim yang mualaf.

Namun demikian, ada beberapa pemain lainnya berstatus mualaf pernah bersinar dan redup di Timnas Indonesia.

tvOnenews.com akan berbagi kisah mualaf lima pemain Timnas Indonesia dan karirnya saat mendapat kesempatan membela Garuda dari berbagai sumber.

5 Pemain Timnas Indonesia Putuskan Mualaf

1. Markus Horison

Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Markus Horison merupakan salah satu kiper legendaris Timnas Indonesia dengan ciri khas kepala botak plontosnya. Kehidupannya berasal dari keluarga memiliki kepercayaan agama Kristen.

Keluarganya juga sangat kental dengan urusan ibadahnya meski prinsip toleransi beragama dipegang secara teguh terhadap antarumat di Indonesia.

Awal mula kisah mualafnya, Markus Horison sering kali mengikuti kegiatan ibadah saat saudara ibunya pergi ke masjid. Rutinitas tersebut membuatnya telah meraih gambaran ajaran agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan kiper Persib Bandung itu pun berganti nama menjadi Muhammad Haris Maulana sejak berpindah kepercayaan ke agama Islam. Proses mualafnya berlangsung saat usia 25 tahun.

Dalam karirnya bersama Timnas Indonesia, ia berhasil menyabet kiper terbaik bahkan dijadikan sebagai pemain legendaris Garuda. Ia juga mendapat kesempatan melatih timnas dalam level usia muda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT