GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikasih Uang sama Calon Kepala Daerah, Apakah Boleh Diterima? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bakal Ada 2 Kesalahan

Secara umum menjelang momen Pilkada atau pemilihan Gubernur, Bupati dan lainnya akan ada istilah 'serangan fajar'. Praktik itu memberikan uang, Buya Yahya sebut
Jumat, 1 November 2024 - 19:49 WIB
Dikasih Uang sama Calon Kepala Daerah, Apakah Boleh Diterima? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bakal Ada 2 Kesalahan
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube

Jakarta, tvOenews.com-- Momen pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 tak lama lagi akan terselenggara. Buya Yahya pun mengingatkan untuk senantiasa menjaga dri dari perbuatan buruk atau dosa. 

Secara umum menjelang momen Pilkada atau pemilihan Gubernur, Bupati dan lainnya akan ada istilah 'serangan fajar'. Praktik itu dimaksudkan memberikan uang atau amplop untuk pilihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan itu, Buya Yahya mengingatkan kita sebaiknya menolak uang yang diberikan oleh pasangan calon kepala daerah atau timsesnya. 

Pasalnya, dengan menerima uang tersebut bisa berarti mendukung calon tersebut untuk melakukan perbuatan yang mungkin merusak tatanan negara.

Terlebih katanya, menerima uang dapat membuat hati terbeli sehingga memilih bukan karena pilihan hati.

Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Jumat (1/11/2024). 

"Kalau ada Bupati calon Bupati memberikan amplop kepada anda jangan diterima," kata Buya Yahya.

"Kasihan dia nanti, kalau dia terpilih jadi Bupati, itu mengundang dia berbuat jahat, karena duitnya harus dibayar lagi sama dia, tentu dari mana dia dapat duit?," lanjut Buya Yahya.

 

Namun, kata Buya kalau sudah terlanjur menerima dan menggunakan uangnya, Buya menyarankan bertaubat dengan tidak memilih calon tersebut saat pemilihan nanti. 

"Kalau terima amplopnya, itu takut hati anda terbeli dari Anda khianat, seharusnya tidak Anda pilih jadi memilih gara-gara ngasih duit jadinya anda pilih dia. Jangan diterima di saat diberi," tegasnya.

Sehubungan dengan ini, kata Buya kalau anda tetap memilih orang yang telah memberi anda uang, maka anda melakukan dua kesalahan.

Kesalahan pertama, anda ikut serta merusak dia, dan kedua kesalahan hati anda dalam memilih orang yang telah membeli suara, artinya anda ikut serta dalam merusak tatanan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda kalau pilih dia nggak taubat maka dua kali kesalahan anda, pertama kesalahan rusak dia dan kedua adalah memilih orang yang membeli, itu mau rusak tatanan kalau bayar-bayar semacam itu, serangan fajar dan merusak hati semuanya," pesan Buya. (klw)

waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Klaim 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Perhitungannya

PDIP Klaim 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Perhitungannya

Ia memberikan perhitungan peserta BPJS saat ini diluar dari beberapa profesi yang sudah terdaftar atau ditanggung negara.
Kronologi PIC Eiger Kisruh dengan KOL, Pihak Distributor Brand Minta Maaf dan Langsung Pecat Pegawainya

Kronologi PIC Eiger Kisruh dengan KOL, Pihak Distributor Brand Minta Maaf dan Langsung Pecat Pegawainya

Seorang kreator konten membagikan pengalaman pahit dari PIC distributor brand Eiger Adventure hanya perkara tidak mau revisi draft konten. Begini kronologinya.
Airlangga Laporan Paket Stimulus Triwulan I pada Prabowo: Bansos Pangan Hingga WFA Jelang Lebaran

Airlangga Laporan Paket Stimulus Triwulan I pada Prabowo: Bansos Pangan Hingga WFA Jelang Lebaran

Diskon yang diberikan meliputi kereta api sebesar 30 persen, angkutan laut 30 persen, penyeberangan 100 persen, serta tiket pesawat 17–18 persen.
Fakta Ngeri Penembakan Smart Air, Pilot Lari ke Hutan hingga Kirim Sinyal Darurat Sebelum Ditembak

Fakta Ngeri Penembakan Smart Air, Pilot Lari ke Hutan hingga Kirim Sinyal Darurat Sebelum Ditembak

Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena melibatkan kelompok bersenjata di kawasan tersebut dan menimbulkan pertanyaan soal keselamatan penerbangan perintis di Papua.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Resmi Tangani Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Diberi Wewenang Susun Tim Pelatih

Resmi Tangani Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Diberi Wewenang Susun Tim Pelatih

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi memastikan bahwa pihaknya akan memberikan wewenang penuh kepada Kurniawan Dwi Yulianto terkait susunan tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17.

Trending

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT