News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Shalat Sendiri Lebih Khusyuk Dibandingkan Berjamaah, Mana yang Lebih Baik? Buya Yahya Bilang Diutamakan…

Shalat berjamaah di masjid lebih utama, walaupun akan lebih khusyuk bila shalat sendiri di rumah, manakah yang lebih baik? Buya Yahya berikan penjelasannya.
Selasa, 19 November 2024 - 12:30 WIB
Buya Yahya jelaskan lebih baik shalat sendiri atau berjamaah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Shalat berjamaah di masjid lebih utama, bila lebih khusyuk shalat sendiri di rumah, manakah yang lebih baik? Buya Yahya berikan penjelasannya.

Seperti yang sudah diketahui oleh umat muslim, bahwasanya shalat berjamaah di masjid memiliki banyak keutamaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah hadits yang menyebutkan keutamaan shalat berjamaah. Salah satunya hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh HR. Imam Muslim:

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Artinya: "Shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibanding shalat sendirian." (HR. Imam Muslim)

Sebagian orang justru merasa lebih khusyuk bila shalat sendiri dibandingkan shalat berjamaah di masjid.

Dalam kondisi ini, apakah shalat sendiri lebih baik daripada shalat berjamaah?

Pada satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan lebih diutamakan shalat berjamaah atau shalat sendiri. 

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Khusyuk dapat diartikan ketenangan hati dan jiwa saat shalat, di mana pikiran akan fokus pada bacaan shalat dan tidak memikirkan sesuatu yang di luar shalat.

Buya Yahya menjelaskan menurut jumhur ulama (kesepakatan dari kebanyakan ulama) lebih baik tetap shalat berjamaah meski merasa tidak khusyuk. 

Jika sudah terbiasa shalat berjamaah, maka lama-lama akan terbiasa dan menjadi khusyuk.

"Jumhur ulama mengatakan, ikuti yang berjamaah. Nanti akan dapat khusyuk," ujar Buya Yahya pada tayangan YouTube Al-Bahjah TV.


Buya Yahya. (Ist)

Sementara itu, Imam Ghozali mengungkapkan kekhusyukan penting, maka shalat sendiri lebih bagus.

Dari perbedaan pendapat ini, maka kembali lagi pada jumhur ulama yang mengatakan untuk shalat berjamaah biarpun belum khusyuk. 

Kekhusyukan merupakan karunia dari Allah SWT, namun kerap menjadi permasalahan banyak orang muslim.

Bahkan, satu orang saja belum tentu dapat khusyuk di setiap shalatnya.

Oleh sebab itu, Buya Yahya membagikan cara agar mendapatkan khusyuk ketika shalat.

"Ada tips-tips tersendiri. Khusyuk itu karunia dari Allah SWT. Dari satu orang saja berbeda-beda. Kadang kita shalat subuh khusyuk, dzuhur sudah tidak lagi. Kadang dzuhur khusyuk, ashar tidak lagi," jelas Buya Yahya.

"Tapi kita mengusahakan untuk khusyuk itu penting. Untuk berusaha khusyuk, yang pertama, shalatlah di waktu shalat. Artinya memang jadwal shalat itu kita kosongkan dari jadwal yang lainnya," lanjutnya.

Tips pertama agar khusyuk menurut Buya Yahya adalah shalat di waktu shalat. Artinya pada waktu shalat tidak memiliki janji atau rencana dengan yang lain.

"Jadi, shalatlah di waktu shalat, jangan ada janji sama yang lain, nomor satukan shalat. Bahkan hp itu dimatikan," katanya.


Buya Yahya. (Ist)

Tips kedua, supaya shalat lebih khusyuk diusahakan untuk memahami bacaannya. Meski belum paham makna bacaan shalat, boleh membayangkan lafadznya, untuk meminimalisir memikirkan hal-hal lain.

"Yang kedua, ikuti, pahami bacaannya. Jadi kita bawa akal dan pikiran kita kepada bacaan tersebut, bukan ngelantur ke mana-mana," kata Buya Yahya.

"Bahkan kalau kita belum paham maknanya, membayangkan lafadznya supaya tidak ke mana-mana pikiran kita. Jadi khusyuk itu memahami makna yang dibaca," tambahnya.

Dan tips ketiga yaitu shalat dengan tenang dan tidak terburu-buru. Shalat qobliyah, ba'diyah, dan dzikir setelah shalat dapat mengurangi perasaan terburu-buru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang ketiga, kalau shalat jangan terburu-buru. Makanya ada shalat qobliyah, ada shalat ba'diyah. Setelah shalat ada yang namanya dzikir. Kalau terburu-buru, masih shalat, sudah merencanakan (sesuatu)," ujar Buya Yahya.

"Qobliyah ba'diyah membantu kekhusyukan di dalam shalat. Setelah itu mintalah kepada Allah kekhusyukan," lanjutnya. (gwn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Justin Hubner justru menyoroti ketangguhan Timnas Indonesia setelah dipaksa harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye mendapat kartu merah.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT