GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dahulukan Mana Shalat Maghrib atau Isya Usai Ketiduran di Sore Hari sampai Jam 8 Malam? Solusinya Kata Ustaz Adi Hidayat...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan kebolehan dan mengerjakan shalat Maghrib pada waktu Isya jika disebabkan ketiduran di sore hari dan bangun di jam 8 malam.
Selasa, 26 November 2024 - 17:58 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan solusi pendahuluan antara shalat Maghrib dan Isya dikerjakan pada jam 8 malam
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat menerangkan waktu pelaksanaan shalat Maghrib dan Isya jika merasa lelah setelah melakukan aktivitas bekerja.

Ustaz Adi Hidayat memahami bahwa orang telah bekerja mengalami capek, sehingga harus ketiduran dari sore hari sampai waktu Isya dan terlewat tidak mengerjakan shalat Maghrib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat (UAH) memberikan solusi bagi orang yang meninggalkan shalat Maghrib akibat tidur di sore hari sampai bangun di waktu Isya.

"Pertama, waktu orang tidur itu waktu shalatnya pas bangunnya," ungkap UAH dalam suatu ceramah disadur melalui kanal YouTube SMKN2Temanggung Official, Selasa (26/11/2024).

Perihal waktu pelaksanaan shalat Maghrib dan Isya berlangsung dikerjakan pada malam hari.

Ilustrasi mengerjakan shalat Maghrib di waktu Isya
Ilustrasi mengerjakan shalat Maghrib di waktu Isya
Sumber :
  • Freepik

 

Shalat Maghrib memiliki awal waktu pelaksanaannya bermula sejak matahari tenggelam. Bahkan ibadah ini mempunyai waktu yang sebentar sekadar menunaikannya sampai selesai.

Adapun akhir waktunya mengacu pada adzan Isya tiba. Rata-rata setiap daerah mempunyai jadwal shalat Maghrib hanya sampai jam 7 malam.

Soal shalat Isya, memiliki awal waktu pelaksanannya sejak awan merah berada di bagian ufuk hilang. Akhir waktunya memiliki dua jenis, yakni waktu ikhtiyar pada sepertiga malam dan waktu jawaz menjelang terbitnya fajar shadiq.

Namun, dua ibadah ini menjadi tantangan bagi orang mukmin tengah mencari nafkah yang harus memulai bekerja dari pagi hari hingga malam hari.

Saat pulang kerja di sore hari, kebanyakan orang mukmin langsung memilih istirahat sehingga harus ketiduran dan otomatis tidak melaksanakan Maghrib.

Biasanya orang tidur di sore hari akan bangun tidur sekitar pada pukul 20.00-21.00 atau jam 8-9 malam.

UAH menerangkan shalat Maghrib yang ditinggalkan masih bisa dikerjakan pada waktu Isya.

Perihal urutannya, Direktur Quantum Akhyar Institute itu telah mendengar ada beberapa pendapat bahwa shalat Isya lebih didahulukan daripada maghrib.

Bagi mereka, shalat Isya menjadi utama karena dikerjakan pada waktu pelaksanaannya daripada Maghrib yang sempat tidak dikerjakan akibat ketiduran.

Ia pun membantah pendapat tersebut bahwasanya shalat Fardhu dikerjakan sesuai dengan urutannya.

"Jadi orang yang tertidur waktu shalatnya saat bangunnya, Antum ketinggalan shalat Maghrib karena ketinggalan misalnya," jelas dia.

"Bangun pukul 21.00 WIB di kasus ini, maka saat bangunnya waktu shalatnya, apa yang didahulukan? Maghrib dulu baru Isya," lanjut dia menambahkan.

Menurutnya, Maghrib telah ditinggalkan tetap lebih penting daripada shalat Isya meskipun telah masuk pada waktu Isya sebagai ibadah terakhir dalam sehari.

tvonenews

"Allamuroatib tartib berdasarkan urutan tertib waktu shalatnya, di Maghrib baru tunaikan shalat Isya," tuturnya.

Pendakwah karismatik mengambil pernyataan shalat Maghrib harus didahulukan mengambil dari kisah perjalanan Rasulullah SAW dengan Bilal bin Rabah dan para sahabat.

Bilal bin Rabah mendapat tugas dari Rasulullah SAW untuk membangunkannya jika mendengar adzan Subuh.

Namun, Bilal bin Rabah tidak menuntaskan tugasnya karena ikut ketiduran, sehingga Rasulullah SAW dan para sahabat tak shalat Subuh.

"Mudah bagi Allah membangunkan Nabi, sedang malam kata Nabi 'Bilal jaga ya supaya kamu akan kita bangun tepat waktu Subuh'," terang dia.

Meski demikian, Rasulullah SAW memiliki sikap ketabahannya dan langsung menyuruh Bilal mengambil air Wudhu. Walaupun mereka menunaikan Subuh pada jam 7 pagi.

Penjelasan tidak boleh meninggalkan shalat Maghrib meski telat dijelaskan dalam dalil Al Quran dari Surat Maryam Ayat 59, Allah SWT berfirman:

فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا ۙ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Kemudian, datanglah setelah mereka (generasi) pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat." (QS. Maryam, 19:59)

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT