Kalau Tidak Kuat Tahajud Gak Usah Maksa, Tirakat Terbaik Kata Mbah Moen Ternyata Adalah…
- NU
tvOnenews.com - Almarhum KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen membagikan tirakat terbaik yang sebaiknya dilakukan oleh seorang Muslim.
“Tirakat paling jos,” ujar Mbah Moen dalam salah satu video ceramahnya yang diunggah di kanal YouTube.
Tirakat sendiri adalah istilah yang sering digunakan dalam tradisi keagamaan dan budaya Nusantara, terutama dalam konteks Islam Jawa.
Tirakat biasanya merujuk pada usaha spiritual atau riyadhah (latihan jiwa) yang dilakukan seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan tujuan membersihkan hati, dan mencapai keberkahan atau tujuan tertentu.
Meskipun bentuk dan praktiknya seringkali dipengaruhi oleh kearifan lokal, namun konsep tirakat memiliki landasan dalam nilai-nilai Islam,
Sementara dalam ajaran Islam, tirakat bisa dimaknai antara lain sebagai mujahadah atau berjuang melawan hawa nafsu.
Kemudian tirakat juga bisa dimaknai sebagai riyadhah atau latihan spiritual untuk mendisiplinkan jiwa dan tubuh.
Kemudian yang terakhir, tirakat juga bisa dimaknai tawakal atau berserah diri atas segala urusan kepada Allah setelah melakukan ikhtiar.
Ada satu ayat yang menunjukkan bahwa perjuangan spiritual, termasuk tirakat karena dapat mendekatkan seseorang kepada Allah SWT.
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ ࣖ
Artinya: Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. Al Ankabut: 69)
Ada banyak cara tirakat. Namun ternyata kata Mbah Moen inilah tirakat terbaik.
Lalu tirakat apakah yang terbaik bagi seorang Muslim?
‘Kalau gak sanggup puasa ya gak usah lakukan,” kata Mbah Moen.
Jika ternyata juga tak sanggup shalat tahajud kata Mbah Moen juga tak usah maksa.
“Kalau gak pinter baca Qur’an ya gak usah tirakat baca Qur’an” kata Mbah Moen.
Lalu dengan apa mendekatkan diri kepada Allah SWT jika tidak perlu lakukan amalan-amalan yang konon merupakan cara mempercepat terkabulnya hajat itu?
Ternyata kata Mbah Moen tirakat terbaik adalah hati yang bersih.
“Tirakat yang paling joss hati baik, hari bersih,” kata Mbah Moen.
Ulama kharismatik itu kemudian mengingatkan, jika rajin ibadah namun hatinya kotor maka semua percuma.
“Buat apa rajin tahlil, tahajud, tapi hatinya jelek? Naudzubillah,” tandas Mbah Moen.
“Tirakat terbaik itu hati yang bersih,” lanjut Mbah Moen.
Adapun hati yang bersih adalah kondisi dimana hati terbebas dari penyakit batin seperti iri, dengki, sombong, dan cinta dunia yang berlebihan.
Dalam ajaran Islam, kebersihan hati sangat penting karena hati yang bersih akan membawa seseorang kepada ketaqwaan dan ridha Allah SWT.
Kemudian salah satu tujuan tirakat itu adalah membersihkan jiwa seperti mengikis sifat buruk seperti sombong, iri, dan cinta dunia.
Maka jika hati kotor artinya tirakat akan sangat sulit tercapai.
Bahkan keutamaan hati yang bersih dijelaskan Allah SWT dalam salah satu firmanNya.
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ
Artinya: (Yaitu) pada hari ketika tidak berguna (lagi) harta dan anak-anak. (QS. Asy Syu’ara: 88)
اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ
Artinya: Kecuali, orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy Syu’ara: 89)
Lalu adakah cara untuk membersihkan hati?
Berikut beberapa cara untuk membersihkan hati.
Perbanyak Zikir
Zikir dapat mengingatkan hati seorang Muslim kepada Allah SWT.
Zikir juga dapat menjauhkan diri dari kelalaian serta menenangkan jiwa.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT berikut ini.
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
Artinya: (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram. (QS. Ar-Ra'd: 28)
Muhasabah (Introspeksi Diri)
Kemudian membersihkan hati juga bisa dengan cara introspeksi diri atau dalam bahasa Islam muhasabah.
Membaca Al-Qur'an dan Mentadaburi Artinya
Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi setiap manusia.
Selain itu Al-Qur’an juga dapat membersihkan hati dan jiwa.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT berikut ini.
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا
Artinya: Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian. (QS. Al Isra: 82)
Terakhir, cara membersihkan hati tentu dengan berdoa kepada Allah SWT.
Berikut doa yang sering dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
“Ya Allah, berikanlah kepada jiwaku ketakwaan dan sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang menyucikannya. Engkau Pelindung dan Pemiliknya.” (HR. Muslim, no. 2722)
Itulah tirakat terbaik yang dimaksud oleh KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.
Semoga bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam.
Wallahu’alam bishawab
(put)
Load more