News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dawuh Gus Baha yang Viral Setelah Ditanya Soal Gus Miftah: Nabi SAW Saja Kena Hukum Aturan Sosial, Surat Ali Imran Ayat 159

Murid kesayangan Mbah Moen, Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dimintai tanggapan terkait Gus Miftah. Kemudian viral dawuh Gus Baha terkait tatanan sosial.
Jumat, 6 Desember 2024 - 19:58 WIB
Murid kesayangan Mbah Moen, Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha
Sumber :
  • NU Online

tvOnenews.com  - Murid kesayangan Mbah Moen, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dimintai tanggapan terkait Gus Miftah.

Namun dengan bijak Gus Baha tidak ingin terprovokasi dengan pertanyaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi Gus Baha dalam acara itu mengingatkan bahwa dalam hidup setiap manusia harus ingat akan hukum sosial.

Hal ini kata Gus Baha juga bahkan juga berlaku terhadap kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW.

“Andai Nabi bisa terbang ke langit miraj tapi kasar tetap tidak diterima. Betaapa pentingnya tata krama sosial,” katanya, jelasnya, dalam acara Ngaji Bareng bersama Prof. Quraish Shihab & Gus Baha: Memahami Al-Qur'an dengan Meneladani Rasulullah, dikutip tvOnenews.com pada Jumat (6/12/2024).

Kemudian Gus Baha mengambil contoh di Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 159.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

Artinya: Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. (QS. Ali Imran: 159).

Maka berdasar ayat itu, Gus Baha mengingatkan bahwa meski Nabi Muhammad SAW memiliki mukjizat luar biasa. Namun tetap Allah membiarkan hukum sosial yang berjalan.

“Maka di bab sosial Allah SWT membiarkan hukum sosial yang berjalan,” jelas Gus Baha.

“Sampai Ibnu Khaldun bilang, Nabi sebagai nabi kena aturan hukum sosial, meski punya mukjizat kaya apa. Misal ketemu orang harus santun, ketemu anak kecil harus sayang, ketemu orang sepuh harus hormat,” sambung Gus Baha.

Maka bisa bayangkan jika Nabi Muhammad SAW meski bisa mi’raj ke langit namun tidak bersikap baik terhadap sesama manusia.

“Kata ibnu khaldun ini Rasulullah yang diback-up sekian alam raya, sekali melanggar tata krama sosial orang akan bubar,” sambung Gus Baha.

Salah satu bukti Allah SWT membiarkan hukum sosial terhadap Nabi Muhammad SAW berjalan adalah ketika perang.

“Nabi misal mau perang Allah SWT tiddak bilang Muhammad tenang saja nanti menang, tidak, jika begitu maka nabi nanti dikira ada jaminan,” kata Gus Baha.

“Makanya nabi pernah mengalami menang di Perang Badar, Nabi pernah mengalami kalah misal di Perang Uhud,” sambungnya.

Sementara terkait guyonan Gus Miftah yang viral, dengan gaya khasnya, Gus Baha tak mau terbawa pertanyaan yang provokatif.

“Saya ndak medsos tapi banyak yang ngadu dengan saya tentang sekian,” ujar Gus Baha.

Kemudian Gus Baha dengan gaya guyonnya mengingatkan secara eksplisit bahwa pertanyaan provokatif tidaklah perlu dijawab.

“Ini yang provokatif, semoga diampuni Allah Ta’ala,” ujar Gus Baha disambut dengan tanya seluruh hadirin.

Kemudian Gus Baha mengingatkan hal ini pernah terjadi di masa Nabi Musa.

“Suatu saat Nabi Musa Shalat Istisqa, semua doa apa aja diijabah,” kata Gus Baha bercerita.

“Kata Allah di komunitas Anda ada yang tukang adu-adu maka kamu doa kayak apa tetap saya tidak ijabah,” sambung Gus Baha.

Lalu kata Gus Baha, Nabi Musa As meminta Allah SWT menunjukkan orang yang suka mengadu domba agar bisa diusir.

“Tunjukkan Gusti nanti akan saya usir dari majelis, jawabnya Allah, Saya orang mengharamkan namimah kalau saya nunjuk orang nammam maka saya juga nammam,” jelas Gus Baha.

“Intinya Allah mengabaikan sekian peristiwa nammam. Jadi pertanyaan provokatif itu diabaikan,” sambung Gus Baha.

Maka intinya, Gus Baha mengingatkan bahwa seorang Muslim ketika diberikan pertanyaan yang provokatif sebaiknya biarkan saja.

Sementara dalam ajaran Islam, Namimah adalah menyebutkan perkataan seseorang kepada orang lain dengan maksud untuk merusak hubungan di antara keduanya.

Namimah ini dalam kehidupan bisa berbentuk dalam menyebarkan fitnah, gosip, atau informasi buruk dari satu pihak ke pihak lain dengan tujuan menimbulkan kerusakan, kebencian, atau permusuhan. 

Dalam Islam, namimah dianggap dosa besar karena merusak hubungan antar manusia, menghancurkan kepercayaan, dan menimbulkan kebencian.

“Karena repot (jika dijawab),” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 

Trending

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT