News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Dia Kiai Ageng Besari, Sosok yang Diakui oleh Gus Miftah Tapi Dibantah oleh Sang Adik

Silsilah keturunan Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) kian jadi sorotan setelah dikabarkan dirinya masih memiliki garis keluarga dari Kiai Ageng Besari.
Rabu, 11 Desember 2024 - 11:00 WIB
Kiai Ageng Hasan Besari (Kiai Ageng Besari) Tokoh Muslim Nusantara yang Ditelisik Setelah Gus Miftah Mengaku Sebagai Keturunannya
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Silsilah keturunan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kian jadi sorotan setelah dikabarkan dirinya masih memiliki garis keluarga dari Kiai Ageng Besari.

Setelah video viral yang memperlihatkan dirinya memberikan guyonan kepada seorang penjual es teh yang kemudian membuat dirinya mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, ternyata reaksi publik belum juga reda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini giliran silsilah keturunan Gus Miftah yang dipertanyakan.

Sosok yang kemudian menjadi sorotan terkait silsilah Gus Miftah adalah Kiai Ageng Besari, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Tegalsari, Ponorogo.

Hal ini karena pengakuan Gus Miftah tentang keturunan itu langsung dibantah oleh adik kandungnya sendiri yakni Miftahul Khairat atau Tajib yang sekarang bermukim di Lampung.

Selain itu, pengakuan ini juga dibantah oleh keturunan kedelapan Kiai Ageng Besari yaitu Raden Kunto Pramono yang mengatakan jika Gus Miftah tidak ada di silsilah keluarga tersebut.

Perkataan dari Raden Kunto Pramono tadi seolah dibenarkan oleh adik kandung Miftah Maulana yakni Tajib terkait asal usul keturunan sang kakak.

Tajib mengatakan bahwa Miftah Maulana merupakan anak dari pasangan buruh tani (ayah) sedangkan ibunya merupakan pedagang di pasar.

“(Bapak) ya petani, bapak tani sawah, mama dagang di pasar,” kata Tajib dikutip dari Al Ayyubi Channel.

“Jadi untuk menghidupi anak-anaknya yang empat saudara itu ya dari hasil kebun dan hasil pasar itu,” lanjutnya.

Adik kandung Gus Miftah menambahkan jika orang tua dari sang pendakwah itu merupakan seorang transmigran Jawa yang hendak mencari penghidupan di Lampung.

“Dulunya orang tua ke Lampung itu kan transmigrasi setelah itu tempat tinggalnya di Lampung,” tukasnya.

Menurut Tajib, keluarga mereka memang sangat sederhana. Bahkan untuk hidup sehari-hari, mereka hanya mengandalkan hasil tani dan dagangan di pasar.

“Iya, memang sangat sederhana mas, istilahnya memang anaknya orang enggak mampu, anaknya orang gak punya, mau makan aja susah kan jaman dulu,” ujar Tajib.

Miftahul Khairat atau Tajib lantas menceritakan bagaimana sang kakak yaitu Gus Miftah bisa mendapatkan ilmu agama hingga menjadi penceramah kondang.

Dia menjabarkan bahwa Miftah Maulana telah menutut ilmu di pesantren sejak lulu SD, kemudian dia lanjut merantau ke Jawa setelah tamat sekolah Aliyah (setara SMA).

“Gus Miftah itu kan dari lulus SD itu kan di pondokkan di tempatnya adiknya bapak yang ada di Jaya Sakti, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah di Pondok Pesantren Bustanul Ulum,” paparnya.

“Terakhir ke Jawa kalo gak salah 99 apa 98 dia lulusnya dari Aliyah dari Pondok Pesantren Bustanul Ulum itu di bawah pimpinannya Bapak Haji Sudi, saudara saya,” tutup Tajib.

Lalu Siapa Kiai Ageng Besari yang Disebut-sebut oleh Gus Miftah?


Pondok Pesantren (Ponpes) Tegalsari, Ponoroo yang Didirikan Kiai Ageng Besari Pada Abad ke-18 (Sumbe: Istimewa)

Kiai Ageng Hasan Besari (Kiai Ageng Besari) merupakan putra dari Kiai R Nedo Kusumo yang tak lain adalah keturunan dari pendiri Kerajaan Majapahit yaitu Raden Wijaya dan Nyai Anom Besari, sebagaimana dikutip dari laman KMNU UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kiai Ageng Besari dikenal sebagai pendiri Ponpes Tegalsari atau Gebang Tinatar yang terletak di Tegalsari, Jetis, Ponogoro, Jawa Timur.

Ponpes tersebut diperkirakan berdiri sejak abad ke-18 sampai ke-19.

Selain dikenal sebagai pendiri Ponpes Tegalsari, sebagaimana kiai yang hidup di masa itu, Kiai Ageng Besari rupanya juga termasuk salah satu pejuang yang memberikan kontribusi terhadap Nusantara.

Bahkan Kiai Ageng Besari disebut-sebut memiliki kemampuan yang cukup baik seperti tasawuf, strategi perang, ketatanegaraan, hingga kesusastraan.

Selain itu, Kiai Ageng Besari juga dianggap sebagai sosok yang memberikan pengaruh begitu besar dan telah 'melahirkan' tokoh-tokoh ternama di tanah air, misalnya Pakubuwono II, Bagus Burhan atau Raden Ngabehi Ronggowarsito, hingga HOS Cokroaminoto.

Sementara dikutip dari jurnal 'Kyai Khasan Besari: Biografi dan Peranannya Bagi Pondok Pesantren Gebang Tinatar Tegalsari Ponorogo (1797-1867 M)' oleh Muhammad Sam'ani, Kiai Ageng Besari dikatakan merupakan tokoh ulama terkemuka di abad ke-19 M yang lahir pada tahun 1729 M dengan nama lengkap Kanjeng Kyai Bagus Khasan Besari.

Kiai Ageng Besari dibesarkan di lingkungan pesantren dan dikenal tidak hanya alim, tetapi juga penyabar, pandai, dan ahli dalam bertirakat. 

Selain dikenal luas oleh masyarakat Ponorogo, Kiai Hasan Besari juga berpengaruh pada Kasunanan Surakarta karena  menikah dengan putri Pakubuwono III yaitu Bra Murtosyah. 

Kiai Ageng Besari juga pernah menjadi pemimpin di Desa Tegalsari dimana kontribusi besarnya adalah berdirinya Ponpes Tegalsari,  yang terletak di desa Tegalsari, kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya, tercatat ada 16.000 orang yang menjadi santri ponpes Tegalsari.

Setelah perannya yang begitu besar yang salah satunya menerapkan syariat Islam di Pesantren Tegalsari, Kiai Ageng Besari wafat di usia 138 tahun pada 1867 M silam. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT