News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Digital Gus Miftah Diduga Beri Sindiran Menohok ke Cak Nun Sempat Geger, Pantas Disinggung Anaknya

Nama Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah diduga sempat menyinggung Cak Nun dugaan penyebab anak Cak Nun, Noe Letto menyoroti polemik penjual es teh.
Rabu, 18 Desember 2024 - 22:00 WIB
Emha Ainun Nadjid alias Cak Nun (kiri) dan Gus Miftah (kanan)
Sumber :
  • Kolase Tim tvOne/Andri Prasetiyo & Antara

tvOnenews.com - Nama Miftah Maulana Habiburrahman masih menjadi buah bibir publik. Kini Gus Miftah sapaan akrabnya kembali viral buntut adanya dugaan menyindir Cak Nun.

Gus Miftah diduga menyoroti Cak Nun sebagai bentuk jejak digital masa lalunya penyebab anak Cak Nun, Noe Letto tanggapi soal polemik menghina penjual es teh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Miftah yang sempat mendapat sorotan anak Cak Nun ternyata pernah memberikan ucapan diduga ditujukan kepada penceramah bernama asli Emha Ainun Nadjid.

Miftah diduga menyindir Cak Nun karena didasari dari kalimat sang tokoh intelektual Muslim itu sempat heboh dan mengandung kontroversial.

Ucapan Cak Nun menjadi sorotan Miftah lantaran menyebut sosok mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) disamakan seperti sosok Firaun.

Gus Miftah
Gus Miftah
Sumber :
  • instagram/pengajiangusmiftah

 

Miftah pernah mengunggah sebuah sindiran diduga untuk Cak Nun yang menyebutkan perihal otak dan p*n**t melalui akun Instagram pribadinya pada Januari 2023 lalu.

"Akan datang satu saat di mana pantat lebih terhormat dibandingkan otak," ungkap Gus Miftah dilansir, Rabu (18/12/2024).

Miftah menyebut ucapan tersebut karena didasari adanya sakit hati saat memberikan penegasan pada penjelasannya.

Hal ini membuat pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta itu membandingkan dua bagian dalam anggota tubuh tersebut.

"Buktinya apa? Pantat saja kalau mau kentut masih tengok kanan kiri supaya tidak bau dan tidak ada yang tersakiti," tutur Miftah.

Miftah menganggap kebanyakan orang tidak memakai otak saat melontarkan ucapan. Ini memicu orang yang menjadi targetnya rentan sakit hati.

"Jadi, berpikirlah sebelum Anda bertindak," tegas dia.

Namun begitu, penjelasan tersebut menjadi nasihat untuk pribadinya agar selalu berhati-hati dalam memberikan ucapan kepada orang lain.

Sebelumnya, anak Cak Nun, Noe Letto diduga memberikan komentarnya soal polemik Gus Miftah memberikan guyonan kepada penjual es teh, Sunhaji di acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Noe Letto diduga berkomentar terhadap polemik Miftah saat menghadiri acara Harlah ke-62 PAI UIN Saizu Purwokerto di Hetero Space, Purwokerto, Jumat (6/12/2024) lalu.

tvonenews

Perihal polemik Miftah, Noe Letto memberikan pengakuan pernah melihat kasus yang sama dialami oleh Sunhaji saat duduk di bangku SMA.

Saat masih SMA, Noe sering melihat seorang penjual bakso mendapat hinaan dari kerabatnya persis dilakukan oleh Gus Miftah kepada penjual es teh.

"Ketika SMA saya ingat ada penjual bakso lewat, (ada orang tanya) 'pak baksonya masih ada?', (tukang bakso bilang) 'masih', (orang tadi balas) 'ya dijual a*u'. Wallahi ceritanya seperti itu," ucap Noe Letto.

Kebetulan, kata anak Cak Nun itu, penjual bakso yang diolok-olok oleh kerabatnya karena masih mempunyai hubungan tetangga.

Faktor hubungan tetangga ini membuat kerabatnya sering memberikan guyonan berbau sensitif kepada penjual bakso tersebut.

"Ternyata penjual bakso itu tetangganya. Jadi ngomong kayak gitu ada konteks dan ada latar belakangnya. Itu dalam rangka berangkulan," terang dia.

Meski begitu, guyonan kerabat Noe Letto masih mengandung candaan mengandung unsur kedekatan tetangga bukan menghina sampai melontarkan ucapan tidak pantas.

"Sama persis loh kejadiannya (dengan Gus Miftah), yang membedakan apa nih? Bedanya gak ada (kata) g*knya," tegas anak Cak Nun itu.

Menurutnya, guyonan seperti ini memang sering terjadi di Yogyakarta. Ini berhubungan masih adanya kedekatan satu sama lain. 

Noe menambahkan bahwa candaan tersebut tidak sampai mengandung ucapan tidak pantas. Penjual bakso mendapat guyonan dari kerabatnya juga menilai hal wajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu standar guyonan anak-anak Jogja, memang. Tapi pada yang dikenal, ada tingkat kedekatan tertentu kan untuk bisa melakukan sesuatu," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo menegaskan perbedaan sikap adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, menurutnya, persoalan muncul ketika kritik tidak diiringi kontribusi nyata.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).
Demokrasi Harus Tetap dalam Koridor Hukum, Mahasiswa Serukan Persatuan di Tengah Polemik Pernyataan Politik

Demokrasi Harus Tetap dalam Koridor Hukum, Mahasiswa Serukan Persatuan di Tengah Polemik Pernyataan Politik

Mahasiswa serukan demokrasi tetap dalam koridor hukum usai polemik pernyataan politik. Tekankan persatuan dan stabilitas nasional di tengah dinamika.
Kondisi Finansial Zodiak 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 9 April 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Prabowo Tegaskan Indonesia Masih Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kondisi Kita Lebih Baik dari Bangsa Lain

Prabowo Tegaskan Indonesia Masih Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kondisi Kita Lebih Baik dari Bangsa Lain

Prabowo mengungkapkan bahwa kesimpulan tentang kondisi RI saat ini bukan sekadar asumsi, melainkan hasil analisis data dan laporan yang diterimanya dari jajaran menteri.
Kesehatan Finansial Jadi Kunci Stabilitas Hidup, Ini Cara Menjaganya di Era Digital

Kesehatan Finansial Jadi Kunci Stabilitas Hidup, Ini Cara Menjaganya di Era Digital

Kesehatan finansial jadi kunci stabilitas hidup. Simak indikator, risiko, dan peran fintech dalam menjaga keuangan tetap sehat di era digital.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT