GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Viral, Putra Mbah Moen Blak-blakan Sebut Gus Miftah Bukan Keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari: Pakai Nama...

Sebelum polemiknya sangat viral, putra Mbah Moen, Gus Najih sempat menyoroti gelar "gus" dimiliki Gus Miftah yang disebut keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.
Kamis, 19 Desember 2024 - 16:25 WIB
Gus Miftah (kiri) dapat sorotan dari putra Mbah Moen, Gus Najih (kanan) yang sebut bukan keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube hasyiyah tv

tvOnenews.com - Putra Mbah Moen, KH Muhammad Najih Maimoen alias Gus Najih pernah membicarakan gelar atau title Gus Miftah yang disebut merupakan seorang anak atau keturunan kiai.

Pernyataan putra Mbah Moen, Gus Najih kembali mencuat yang menyebutkan bahwa Gus Miftah hanya mengaku seorang keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal pernyataan putra Mbah Moen ini, pembahasan gelar Gus Miftah tengah menjadi sorotan publik sampai saat ini.

Bahwasanya Gus Miftah menimbulkan polemik yang menggemparkan sejagad maya hingga tersebar luas ke berbagai negara akibat ucapan tidak pantasnya.

Kehebohan ini bermula dari sebuah potongan video Miftah tengah mengisi suatu acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah.

Sosok Kiai Ageng Muhammad Besari diduga menurunkan nasab keturunan kepada Gus Miftah
Sosok Kiai Ageng Muhammad Besari diduga menurunkan nasab keturunan kepada Gus Miftah
Sumber :
  • pelajarnuponorogo.or.id

 

Di pengajian itu, seorang penjual es teh, Sunhaji tengah mencari nafkah mengambil kesempatan untuk menjual minuman kepada para jemaah.

Namun, Miftah sambil mengeluarkan sikap dan perilaku yang berlebihan kepada Sunhaji. Itu yang membuat mantan Utusan Khusus Presiden tersebut menyulut amarah publik.

Miftah melontarkan kalimat yang tidak seharusnya dilakukan sebagai seorang pendakwah. Apalagi saat itu tengah menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Sikap Miftah hanya membuat Sunhaji terdiam di tengah para hadirin. Bahkan beberapa temannya ikut menertawakan penjual es teh itu.

Publik merasa geram dan menganggap tidak ada cerminan sebagai seorang pendakwah yang menjadi pengisi dalam acara pengajian tersebut.

Kini, pernyataan lawas Gus Najih merupakan anak dari Mbah Moen kembali mencuat di media sosial karena memberikan klaim soal gelar Gus Miftah

Dilansir dari unggahan akun X @Ninz, Kamis (19/12/2024), Gus Najih secara terang-terangan mengklaim bahwa Miftah hanya mengaku sebagai seorang anak kiai.

Klaim Gus Najih sangat bombastis karena publik menghubungkan pernyataan tersebut dengan polemik yang terjadi dialami Miftah saat ini.

Publik merasa heran Miftah bisa memperoleh gelar gus yang identik sebagai anak ulama, kiai dan tokoh agama lainnya.

Gus Najih kini menjadi sorotan publik lantaran mengkritik Gus Miftah tidak layak mendapat gelar atau sebutan "Gus".

Ia menyebutkan Miftah tidak ada latar belakang sebagai sosok keturunan atau anak dari Kiai Haji Ageng Muhammad Besari.

Gus Najih menganggap bahwa gelar gus sengaja dicatut oleh Miftah untuk mengundang popularitas.

Ia menambahkan Miftah ingin meningkatkan citranya sebagai pendakwah semakin positif di tengah kalangan masyarakat.

"Miftah bukan anak kiai. Pakai nama 'Gus' biar tenar dan cepat tenar," kata Gus Najih dalam sebuah video kajiannya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi biasa disapa Gus Fahrur menegaskan pernyataan tersebut telah mengalami kekeliruan.

Gus Fahrur menyampaikan bantahannya sekaligus meluruskan bahwa Miftah mempunyai nasab dari keturunan ulama besar Kiai Ageng Muhammad Besari berbasis di Ponorogo.

Ia menuturkan Miftah tidak berbuat-buat mencatutkan gelar gus karena nasab yang berasal dari ulama besar tersebut.

"Gus Miftah adalah keturunan ulama besar Syaikh Hasan Besari Ponorogo, yang dikenal sebagai pendiri Pesantren Tegalsari. Selain itu, Gus Miftah juga memimpin Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta," respons Gus Fahrur dalam keterangan resminya dikutip, Kamis.

tvonenews

Ketua PBNU itu menjelaskan NU memiliki tradisi terkait gelar gus yang bisa didapatkan oleh seseorang apabila telah menemukan nasab sebagai anak atau keturunan seorang kiai.

"Gus Miftah jelas memenuhi kriteria tersebut," katanya.

Sementara, Gus Miftah turut merespons secara tajam kepada pihak yang menyebutkan dirinya digadang-gadang bukan keturunan dari seorang kiai terpandang.

"Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara modal aja enggak mau," ucap Miftah dilansir dari kanal YouTube Keluarga Didik, Kamis.

Kemudian, pria kelahiran Adi Luhur, Lampung itu juga memberikan singgungan kepada berbagai pihak yang terus menyudutkannya soal gelar gus.

"Semuanya rebutan merasa cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya Mbah Muhammad Besari," tuturnya.

Miftah yang mengakui kesalahan atas polemik terjadi saat ini menunjukkan kerendahan hatinya tidak ingin ambil pusing soal sebutan gus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya enggak perlu diakui cucu, tidak apa-apa. Tapi kalau ada acara aku bantui," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Ketua Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) sekaligus Dewan Pembina Pemuda Batak Bersatu (PBB), Dewanto P. Siregar memberikan tanggapan resmi terkait insiden penghentian kegiatan ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Panggungharjo, Sewon.
KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan satu unit kontainer yang terparkir di Pelabuhan Tanjung Emas selama 30 hari.
Khusus Idul Adha, KPK Beri Keleluasaan Kelurga dan Kerabat Jenguk Tahanan Selama Tiga Jam

Khusus Idul Adha, KPK Beri Keleluasaan Kelurga dan Kerabat Jenguk Tahanan Selama Tiga Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi keleluasaan bagi keluarga ataupun kerabat untuk menemui tahanan pada saat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026).
Dandim Manggarai Barat Genjot Transformasi Digital, Website Kodim Disiapkan Jadi Rujukan Resmi

Dandim Manggarai Barat Genjot Transformasi Digital, Website Kodim Disiapkan Jadi Rujukan Resmi

Kodim 1630/Manggarai Barat memperkuat kanal informasi resmi melalui digitalisasi website dan pelatihan staf, didukung CSR Juara Holding Group.
Tinju Dunia: Canelo Alvarez Yakin Kalahkan Christian Mbilli, Singgung Perbedaan Usia

Tinju Dunia: Canelo Alvarez Yakin Kalahkan Christian Mbilli, Singgung Perbedaan Usia

Saul 'Canelo' Alvarez menyinggung perbedaan usianya dengan Christian Mbilli jelang duel tinju perebutan gelar juara kelas menengah super.
DPR Buka Suara soal Usia Pensiun Polri Jadi 60 Tahun, Disebut Agar Setara dengan TNI dan Kejaksaan

DPR Buka Suara soal Usia Pensiun Polri Jadi 60 Tahun, Disebut Agar Setara dengan TNI dan Kejaksaan

Pimpinan DPR menjelaskan alasan usulan usia pensiun Polri menjadi 60 tahun dalam RUU Polri. Disebut demi kesetaraan dengan TNI dan Kejaksaan.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT