GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Turunnya Perintah Shalat di Bulan Rajab, Manifestasi Produk Spirit Perjalanan Manusia Menuju Tuhan

Kalender hijriah 1446 H, sebentar lagi memasuki satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam yang bernama Rajab. Inilah momen untuk perbaiki ibadah.
Senin, 23 Desember 2024 - 13:51 WIB
Turunnya Perintah Shalat di Bulan Rajab, Manifestasi Produk Spirit Perjalanan Manusia Menuju Tuhan
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kalender hijriah 1446 H, sebentar lagi akan memasuki salah satu bulan dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam yang bernama Rajab.

Adapun empat bulan yang istimewa dalam Islam adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari empat bulan mulia itu, hanya Rajab yang terpisah, sementara tiga bulannya berurutan.

Kata Rajab diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan". 

Namun ada juga ulama yang mengatakan Rajab artinya "ashab" yang berarti mengalir/menuang".

Satu  peristiwa penting di Bulan Rajab adalah Isra Miraj, perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit ke tujuh.

Inilah manifestasi dari produk spirit perjalanan manusia menuju Tuhan, dimana Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima gambaran tentang dunia alam semesta dan kemudian menerima wahyu perintah shalat lima waktu.

Oleh karenanya, selain merayakan peristiwa Isra Miraj, setiap Muslim disarankan untuk menjadikan bulan Rajab ini sebagai momentum titik awal untuk meningkatkan mutu ritual ibadahnya.

Terutama ibadah shalat, dimana turun perintahnya di bulan Rajab.

Hal ini karena shalat adalah amalan yang akan memberi kekuatan spirit bagi perubahan-perubahan perilaku setiap individu muslim.  

Jika seorang Muslim shalatnya benar, insyaAllah akan menjadikan perilakunya  baik.

Adapun ciri utama dibangunnya kekuatan spirit seorang Muslim adalah dengan terus menerus menempa untuk meningkatkan mutu ibadah ritual dengan membersihkan, mensucikan jasmani, rohani sebagai kendaraan ruhani menuju jalan  yang diridhoi Allah SWT.

Untuk menuju perjalanan kepada Tuhan dalam arti beribadah, seorang Muslim haruslah terlebih dahulu melakukan pembersihan.

Pensucian diri inilah yang digambarkan dalam peristiwa Isra Mi’raj.

Dikutip dari tulisan E. Roni A Nurkiman, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung,  sebelum Nabi Muhammad SAW diperjalankan ke sidratul muntaha, Rasulullah SAW dibersihkan dulu rohaninya, seluruh isi hatinya dan isi pikirannya.

Kemudian setelah dibersihkan, rohani Nabi Muhammad SAW diisi dengan ruh-ruh yang akan bisa menerima sebuah wahyu yang sangat besar yaitu perintah shalat lima waktu.

Peristiwa Isra Mi’raj di bulan Rajab ini menggambarkan bagi setiap individu muslim yang ingin mensucikan diri, harus dengan menyiapkan diri di bulan Rajab.

Adapun menyiapkan diri yang dimaksud adalah dengan dibangunnya ibadah ritual shalat, puasa dan zikir.

Semua itu adalah kendaraan rohani yang harus dipersiapkan agar memiliki kekuatan yang sangat kuat, sangat cepat dan memiliki energi yang bisa mengantarkan rohani mencapai derajat fitrah.

Fitrah, bukanlah sesuatu yang tidak bisa dicapai.

Fitrah dapat dicapai dengan niat dan keyakinan yang kuat dalam melaksanakan ibadah ritual dengan penyucian diri yang terus menerus.

Maka dari itu, setiap Muslim haruslah mempersiapkan diri dari bulan rajab, bulan sya’ban, sebelum memasuki bulan ramadhan.

Maka sangatlah dianjurkan peristiwa rajab ini dihayati, direnungkan dan dijadikan pelajaran.

Sebaiknya di bulan rajab ini, setiap Muslim melakukan berbagai amalan, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi dan juga orang-orang shaleh yang ingin meraih keindahan fitrah.

Sesuatu yang luar biasa, bagaimana shalat, puasa, dzikir para nabi, para wali dan orang-orang shaleh ketika masuk di bulan rajab, sya’ban dan ramadhan. 

Memasuki bulan rajab artinya memasuki aktivitas dunia sufi yakni aktivitas shalat, puasa dan dzikir.

Sejarah mencatat bagaimana tarekat-tarekat di dunia ini menjadi warisah khazanah spiritual dalam sejarah klasik Islam,  bahwa shalat, puasa, zikir merupakan tiga aspek yang menjadi satu kekuatan peradaban tarekat di dunia Islam.

Masuknya, bulan rajab adalah momen masuknya aktivitas dunia tarekat untuk membangun shalat, puasa dan dzikir. 

Tiga aspek inilah yang harus diingat bagaimana membangun peradaban Islam. 

Bagaimana kehalusan dan keindahan  shalat, puasa, dzikir sebagai kekuatan rohani yang mengendalikan jasmani.

Muhammad Ahmad Idris Al Ghazali, menapaki kehidupan spirit sampai menulis kitab ihya ulumuddin  yang kemudian beliau mengklasifikasi puasa umum untuk orang yang  awam, puasa khusus dan puasa khusus al-khusus adalah puasa istimewa. 

Tidak ada yang bisa melaksanakannya kecuali di dunia sufi yang digambarkan dalam aktivitas kesehariannya, di malam hari, di siang hari pagi siang dan sore hari yang selalu terpaut dengan ibadah.

Baik ibadah shalat, puasa dan dzikir sebagai jalan pendakian spiritual yang penuh dengan perjuangan untuk bersabar dihadapan Allah SWT, dihadapan manusia yang godaan dan ujiannya bagi orang yang menghayati kehidupan kaum sufi sangat berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, tidak akan disanksi setelah ketahuan diving pada pertandingan melawan Juventus. Aksinya telah menjadi sorotan setelah Derby d’Italia.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Malaysia melontarkan tuduhan mengejutkan soal peran Erick Thohir dalam laporan Vietnam ke FIFA. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di sini.
Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Meski sudah diakui anak kandung oleh Denada, Ressa Rossano rupanya masih enggan untuk tinggal dengan Denada.
Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Transjakarta buka suara terkait seorang penumpang pria disebut melakukan tindakan rasisme kepada seorang penumpang yang lain. Video ini viral di media sosial.
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Terlepas sanksi FIFA, pengajuan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Pengadilan Arbitrase Olahraga membuat ketujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia, termasuk Gabriel Palmero mendapat penangguhan hukuman. 

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT