News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Gus Miftah Sindir Gaya Ceramahnya, Ustaz Maulana Tiba-tiba Bicara soal Kebencian: Mohon Maaf Tidak Ada...

Pendakwah Ustaz Maulana diduga tiba-tiba menyinggung Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah saat membahas tentang kebencian akibat urus gaya ceramahnya.
Jumat, 3 Januari 2025 - 16:41 WIB
Ustaz Maulana (kiri) & Gus Miftah (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya & Antara

tvOnenews.com - Ustaz Maulana diduga turut merespons sindiran dari Gus Miftah soal khas gaya ceramah yang belum lama viral.

Bahwasanya Gus Miftah dalam sebuah potongan video viral memberikan sorotan gaya ceramah yang sering dibawa oleh Ustaz Maulana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Maulana yang merupakan salah satu tokoh pendakwah dari Nahdlatul Ulama (NU) juga menjadi sorotan Gus Miftah soal gaya ceramahnya.

Sindiran Gus Miftah menyoroti gaya dakwah Ustaz Maulana ini bermula dari salah satu unggahan akun X pada Selasa (17/12/2024) lalu.

Potongan video tersebut langsung menyita perhatian dari netizen. Sorotan ini dampak dari unggahan akun X tersebut mendadak viral di media sosial.

tvonenews

Miftah menyebutkan cara dakwah dilakukan Ustaz Maulana dianggap tidak pantas karena mengandalkan sebagai penceramah langganan di layar kaca.

"Pagi-pagi, pukul setengah enam menyalakan televisi, yang ditonton apa?," ujar Gus Miftah dalam video yang diunggah akun X @yaniarsim dikutip, Jumat (3/1/2025).

Pemimpin sekaligus pemilik Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta ini tidak kuasa meluapkan kekesalannya dengan cara ceramah Ustaz Maulana.

Kekesalan ini meluap karena Ustaz Maulana mempunyai khas dakwahnya yang selalu mencairkan suasana dengan menggunakan kalimat "Jemaah oh jemaah".

"Jemaah oh jemaah itu idola orang sekarang modelan begitu," terang Miftah.

Pria bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu menganggap cara dakwah dengan sikap humoris disebut tidak perlu ditampilkan di televisi.

Sebab, kata Miftah, cara dakwah harus benar-benar memperhatikan hal-hal yang harus disampaikan seorang penceramah saat menuangkan ilmu agama Islam kepada para jemaah di depannya.

Mantan Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto ini juga menyinggung tidak ada tradisi tokoh agama atau pendakwah dari NU berceramah dengan gaya humoris.

Menurut Miftah, pendakwah dari NU harus tetap menjaga sikap sopan santun guna memberikan pemahaman ilmu agama dengan sempurna.

"Menurutmu kiai NU pecicilan begitu pantas? Gak pantas, (kiai NU) pegangnya (kitab) Al Hikam. Berdakwah di TV kok sambil pecicilan," terang dia.

"Makanya jangan kaget kalau kiai-kiai NU jarang yang muncul dan keluar di TV, kenapa? Malu, orang ngaji kok diatur-atur," sambungnya.

"Kiai itu harusnya ngatur, begitu masuk TV kok diatur-atur," tambahnya lagi.

Sindiran ini membuat Ustaz Maulana tiba-tiba membahas tentang kebencian dan amarah dalam suatu ceramahnya di Masjid Istiqlal pada malam Tahun Baru 2025.

Ustaz Maulana berceramah dalam acara Malam Muhasabah Tahun Baru 2025 di Masjid Istiqlal, Jakarta
Ustaz Maulana berceramah dalam acara Malam Muhasabah Tahun Baru 2025 di Masjid Istiqlal, Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Ustaz Maulana mulanya mengajak umat Muslim harus menjadi orang kaya tidak peduli menggunakan cara apa pun untuk meraih rezeki.

"Jadi kaya! Jangan jadi miskin, kita haru kaya! Gimana kita bisa sabar? Kita harus kaya," ungkap Ustaz Maulana dalam gelaran Malam Muhasabah Tahun Baru 2025 bertajuk "Melintasi Waktu Menggapai Ridha Allah SWT" di Masjid Istiqlal, Jakarta dikutip, Jumat.

Pendakwah kondang asal Ceramah ini mengajak bahwa umat Muslim harus mempunyai rezeki dan keberkahan dari Allah SWT.

Ia menyebutkan umat Muslim harus bahagia untuk tidak memikirkan masalah apa pun yang menjadi ujian dalam hidupnya.

"Jangan mau jadi miskin, kita harus kaya, kaya apa? Kaya harta, kaya rezeki, kaya karunia, kaya tenteram, kaya bahagia jangan punya musuh," terang dia.

Ia merasa bingung masih ada yang mengurusi kehidupan orang lain. Menurutnya, sikap tersebut tidak pantas dilakukan oleh umat Muslim.

"Jangan sampai sempit pemikiran, jangan membenci orang, jangan enggak boleh!," tegas dia.

Ia menuturkan kebencian kepada orang lain bahkan terhadap sesama akan menimbulkan dampak buruk.

Agama Islam tidak mengajarkan umat Muslim membenci orang dan harus menjunjung tinggi sikap saling menghormati satu sama lain.

"Mohon maaf, tidak ada kata yang membenci orang, tidak boleh, maaf, tidak ada yang membenci orang, tidak boleh," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bisa jadi kita tentu tidak lebih baik daripada mereka, betul, betul, betul? Jemaah oh jemaah, damai ya," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Kasus Sritex, 2 Big Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara

Babak Baru Kasus Sritex, 2 Big Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara

Kasus Sritex memasuki babak baru. Pasalnya baru-baru ini, dua bersaudara big bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman
Ribuan Jemaah Haji Asal DIY dan Kedu Diberangkatkan Perdana Lewat Bandara YIA Selasa Besok

Ribuan Jemaah Haji Asal DIY dan Kedu Diberangkatkan Perdana Lewat Bandara YIA Selasa Besok

Ribuan jemaah haji asal DI Yogyakarta dan Kedu, Jawa Tengah dijadwalkan akan diberangkatkan perdana menuju Tanah Suci melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Selasa (21/4/2026) besok. 
Kesaksian Jujur Pelatih Vietnam soal Laga Lawan Timnas Indonesia, Heran Garuda Muda Malah Tampil 'Aneh'

Kesaksian Jujur Pelatih Vietnam soal Laga Lawan Timnas Indonesia, Heran Garuda Muda Malah Tampil 'Aneh'

Hasil mengecewakan harus diterima Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala AFF U-17 2026. Media Vietnam sampai menyebut Garuda Muda tampil aneh dan di luar dugaan.
Satgas Haji Gagalkan Keberangkatan Delapan Calon Jamaah Haji WNI: Gunakan Visa Non-Haji

Satgas Haji Gagalkan Keberangkatan Delapan Calon Jamaah Haji WNI: Gunakan Visa Non-Haji

Satgas Haji berhasil menggagalkan delapan warga negara Indonesia (WNI) yang hendak berangkat haji dengan melakukan pelanggaran yakni menggunakan visa non-haji.
Menkeu Lantang Menyebutkan Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen 2026 di Pertemuan IMF-Bank Dunia

Menkeu Lantang Menyebutkan Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen 2026 di Pertemuan IMF-Bank Dunia

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan lantang menyebutkan bahwa perekonomian Indonesia mampu mencetak pertumbuhan 5,4 sampai 6 persen pada 2026.
Persib Wajib Menang Lawan Dewa United, Dedi Mulyadi Beri Pesan Khusus ke Maung Bandung

Persib Wajib Menang Lawan Dewa United, Dedi Mulyadi Beri Pesan Khusus ke Maung Bandung

Dedi Mulyadi beri pesan khusus untuk Persib Bandung jelang laga kontra Dewa United. Dukungan besar hingga Rp1 miliar diharapkan jadi motivasi Maung Bandung.

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT