News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepanjang 2024, Ada 906 Aduan Masyarakat ke Itjen Kemenag dan Akhirnya 154 Pegawai Diberi Hukuman Disiplin

Sepanjang tahun 2024, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan 906 pengaduan masyarakat (Dumas).
Sabtu, 4 Januari 2025 - 11:50 WIB
Menag Nasaruddin Umar Saat Kunjungi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag)
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Sepanjang tahun 2024, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan 906 pengaduan masyarakat (Dumas).

"Sepanjang 2024, terdapat 906 pengaduan ke Itjen dan 100 persen pengaduan tersebut telah berhasil ditindaklanjuti,” tutur  Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag, Faisal Ali Hasyim dalam keterangan yang diterima tvOnenews.com di Jakarta pada Minggu (2/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat memberikan laporan kinerja di hadapan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, dari dumas tersebut ada sebanyak 729 laporan dikonfirmasi dan memenuhi kualifikasi untuk ditindaklanjuti.

“Seluruh pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti melalui mekanisme konfirmasi/klarifikasi, audit tujuan tertentu dan audit investigasi,” tandas Faisal.

Namun, Faisal mengaku, dari dumas tersebut terdapat pengaduan yang tidak dapat ditindaklanjuti.

“Karena pelapor dan/atau terlapor tidak jelas dan tidak dapat dikonfirmasi serta materi,” ujarnya.

Faisal kemudian mengatakan, ada dumas yang tidak berkadar pengawasan dan bukan menjadi kewenangan Itjen. 

Namun setidaknya sebanyak 81 persen dilakukan konfirmasi/ klarifikasi baik kepada pelapor maupun terlapor untuk mengetahui kebenaran atas Dumas.

Sedangkan 15 persen lainnya kata Faisal diteruskan ke Inspektorat Investigasi untuk dilakukan audit investigasi terutama terkait Dumas tentang dugaan penyalahgunaan wewenang, korupsi/pungli, dan pelanggaran kepegawaian lainnya yang ancaman hukumannya termasuk pelanggaran disiplin berat. 

“Sedangkan sisanya 4 persen adalah Dumas yang tidak dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Faisal juga mengakui, selama 2024, Itjen Kemenag merekomendasikan 154 hukuman disiplin bagi pegawai yang melakukan pelanggaran. 

“Kami telah merekomendasikan 154 hukuman disiplin,” ujarnya.

Hal ini kata Faisal, sebagaimana arahan Menag agar terus melakukan bersih-bersih di lingkungan Kemenag.

Sementara untuk transformasi digital, Faisal mengatakan adanya integrasi kanal Dumas dengan aplikasi Pusaka Super Apps mengakibatkan terjadinya lonjakan Dumas dan WBS sebesar 350 persen atau lebih dari 3 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. 

Transformasi digital ini kata Fasial juga berdampak dengan turunnya penggunaan surat sebagai media pelaporan sehingga dapat meminimalisir Dumas yang sifatnya tidak bertanggung jawab (surat kaleng). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini artinya kita telah berhasil menjadikan masyarakat sebagai mitra pengawasan,” katanya.

Faisal kemudian mengatakan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat integrasi sistem dengan berbagai platform teknologi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs mengaku pihaknya didiskriminalisasi terkait pengungkapan perkara ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Menyeret Mohan Hazian Owner Thanksinsomnia

Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Menyeret Mohan Hazian Owner Thanksinsomnia

Nama Mohan Hazian sosok di balik brand streetwear lokal ternama Thanksinsomnia mendadak menjadi perbincangan luas publik dan viral di media sosial. Perkara ini
Misi Jegal Manchester United di Papan Klasemen, Rosenior Buka Strategi Chelsea Hadapi Liga Inggris dan Piala FA

Misi Jegal Manchester United di Papan Klasemen, Rosenior Buka Strategi Chelsea Hadapi Liga Inggris dan Piala FA

Pelatih Chelsea Liam Rosenior menegaskan tidak ragu melakukan rotasi pemain di tengah padatnya jadwal kompetisi yang harus dijalani timnya pada musim ini.
Mengenal Jael Pawirodihardjo, Striker Keturunan Jawa yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Jael Pawirodihardjo, Striker Keturunan Jawa yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Striker muda MVV Maastricht, Jael Pawirodihardjo, mencuri perhatian di Liga Belanda dan garis keturunan Jawa yang membuatnya eligible membela Timnas Indonesia. Berikut profilnya!
3 Zodiak yang Paling Beruntung Dalam Keuangan Pada 11 Februari 2026, Rezeki Mengalir Deras!

3 Zodiak yang Paling Beruntung Dalam Keuangan Pada 11 Februari 2026, Rezeki Mengalir Deras!

Pada 11 Februari 2026, energi astrologi membawa keberuntungan finansial bagi tiga zodiak. Simak zodiak apa saja yang diprediksi dapat kemudahn keuagan besok.
Orang Terdekat Bongkar Akal-Akalan Teddy Pardiyana, Manfaatkan Bintang untuk Peras Keluarga Sule

Orang Terdekat Bongkar Akal-Akalan Teddy Pardiyana, Manfaatkan Bintang untuk Peras Keluarga Sule

Orang terdekat bongkar akal-akalan Teddy Pardiyana yang diduga memanfaatkan Bintang untuk menarik simpati publik dan menekan keluarga Sule soal hak waris.

Trending

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs mengaku pihaknya didiskriminalisasi terkait pengungkapan perkara ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Berikut 6 ide bisnis jualan di bulan suci Ramadhan 1447 H atau Ramadhan 2026, hasilkan cuan berlimpah, insyaAllah dapat rezeki berkah.
Resmi! 1 Pemain Keturunan Pamit Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia: Terima Kasih!

Resmi! 1 Pemain Keturunan Pamit Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia: Terima Kasih!

Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional jelang debut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Salah satu pemain keturunan resmi berpamitan.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT