News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Muncul Lagi Sambil Menangis Dipelukan Charly van Houten, ini Isi Ceramahnya

Usai mendapatkan sindiran serta kritik pedas dari masyarakat, kini pendakwah kondang Gus Miftah kembali muncul di hadapan publik dengan menghadiri sebuah kajian
Senin, 6 Januari 2025 - 22:35 WIB
Gus Miftah kembali muncul dihadapan publik usai kasus menghina penjual es teh
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ipangwahid

tvOnenews.com - Usai mendapatkan sindiran serta kritik pedas dari masyarakat, kini pendakwah kondang Gus Miftah kembali muncul di hadapan publik.

Miftah Maulana Habiburrahman atau kerap disapa Gus Miftah ini menghadiri dalam sebuah kajian yang digelar di Pondok Pesantren miliknya, Pesantren Ora Aji di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara ini menjadi kemunculan Gus Miftah yang pertama setelah vakum selama satu bulan. Momen ini diunggah oleh Irfan Wahid atau Gus Ipang Wahid pada akun Instagram pribadinya.

“Jangan pernah meragukan sang pengatur rencana. Ketika Allah mengizinkan kita jatuh, itu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk menguatkan. Bangkitlah, karena rencana-Nya selalu yang terbaik,” tulis Gus Ipang pada akun Instagram @ipangwahid.

Sebelumnya, Gus Miftah sempat menjadi perbincangan publik setelah mengolok seorang penjual es teh bernama Sunhaji

Aksinya mengolok seorang penjual es teh ini viral di media sosial dan memicu amarah publik hingga mendapatkan sindiran pedas dari berbagai pihak.

Setelah sebulan istirahat, Gus Miftah kembali tampil di panggung Mujahadah di Pondok Pesantren Ora Aji yang digelar beberapa waktu lalu.

Miftah Maulana tampil dengan mengenakan gamis berwarna coklat dan peci hitam lengkap dengan kacamata khasnya berwarna senada. 


Gus Miftah mengolok seorang penjual es teh. (Kolase tvOnenews)

Ketika memasuki area panggung, ia disambut pelukan dari penyanyi kondang Charly van Houten hingga air matanya tak terbendung lagi. 

Setelah ia menerima cobaan pada akhir tahun lalu, Gus Miftah mengungkapkan pesan atau hikmah yang dapat ia petik.

“Perjalanan abah 5 tahun terakhir begitu mulus, seolah-olah apa yang diminta Allah kabulkan. Satu hal yang baru niat di dalam hati Allah kasih,” ungkap Gus Miftah pada tayangan tersebut.

“Semuanya dibuat gampang oleh Allah. Malam saya berdoa, siang Allah kabulkan. Pagi saya minta, sore Allah kasih,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Gus Miftah berpikir mengapa yang dia inginkan begitu mudah dikabulkan. Ternyata ada sesuatu yang besar terjadi. 

“Ini pasti akan ada sesuatu yang terjadi yang sifatnya sangat besar. Dan ternyata setahun kemudian, Allah kasih jawaban,” kata Gus Miftah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.
Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Ikatan Alumni PPM School of Management menggelar Forum Leadership bertajuk "Adaptive & Resilient Leadership : Menjadi Pemimpin Adaptif Menghadapi Ketidakpastian" di PPM School of Management, Jakarta, Sabtu (27/6).
Drone Iran Serang Bahrain

Drone Iran Serang Bahrain

Iran mengerahkan serangan drone ke wilayah Bahrain. Kementerian Luar Negeri Bahrain mengecam keras serangan pesawat nirawak (drone) Iran ke wilayah kerajaan itu pada Sabtu (27/6) dini hari.
Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).
Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil semifinal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia yang berlangsung di Ahmedabad, India.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT