GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waketum MUI Harap Pemerintah Indonesia Tolak Rencana Trump Relokasi Warga Gaza

Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyoroti perihal Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana relokasi sebagian warga Palestina yang berada di jalur Gaza ke Indonesia.
Selasa, 21 Januari 2025 - 22:02 WIB
Waketum MUI Harap Pemerintah Indonesia Tolak Rencana Trump Relokasi Warga Gaza
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews/Reuters

tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyoroti perihal Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana relokasi sebagian warga Palestina yang berada di jalur Gaza ke Indonesia.

Adapun alasan Presiden Amerika Serikat yang baru dipilih itu dalam rangka membangun kembali daerah jalur gaza yang  telah porak poranda akibat dari agresi Israel yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anwar Abbas, rencana dari Trump ini tidak perlu didukung. Hal ini karena menurutnya, ada sesuatu di balik rencananya itu.

“Apakah rencana Trump itu layak untuk didukung atau tidak? Saya rasa tidak , karena dibalik rencana tersebut ada bau anyir yang tidak bisa diterima,” tandas Anwar Abbas dalam pernyataannya yang diterima tvOnenews.com di Jakarta pada Selasa (21/1/2025).

Menurutnya, dalam rencana Trump itu ada beberapa hal yang tersirat.

“Pertama,  untuk melemahkan kekuatan Hamas dan kelompok perlawanan lainnya,” menurut Anwar Abbas.

Hal ini karena menurut Anwar Abbas, dengan berkurangnya jumlah penduduk Gaza maka tentu jumlah personil yang bisa direkrut akan sedikit.

“Jumlah personil yang bisa direkrut oleh kelompok-kelompok perlawanan terhadap pendudukan Israel tentu akan berkurang,” katanya.

“Sehingga Amerika dan Israel akan bisa dengan mudah mengontrol dan mengendalikan kelompok perlawanan yang ada,” sambungnya.

Kemudian hal tersirat kedua dalam rencana Trump itu menurut Anwar Abbas jika Amerika dan Israel bisa memindahkan sebagian dari warga Gaza tersebut ke negara lain maka nantinya tidak akan dikembalikan lagi.

“Maka sudah bisa dipastikan Amerika Serikat dan Israel tidak akan mengembalikan rakyat Gaza dan Palestina tersebut kembali ke negara mereka karena hal demikian akan menjadi ancaman bagi  Israel,” ungkap Anwar Abbas.

Kemudian hal tersirat ketiga, menurut Anwar Abbas dengan kosongnya daerah Gaza maka Israel akan semakin bersemangat untuk mewujudkan negaranya.

“Semakin semangat untuk mewujudkan negara Israel Raya yang mereka idam-idamkan  karena wilayah negara Palestina sudah bisa  mereka kuasai,” ujar Anwar Abbas.

Maka karena itulah, Anwar Abbas berharap pemerintah Indonesia tidak menerima tawaran dari Trump itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita berharap agar pemerintah Indonesia jangan meladeni rencana Trump tersebut,” harap Anwar Abbas.

“Karena dibalik topeng kemanusiaan yang dia pergunakan ada rencana buruk yang tidak bisa kita terima yaitu memperkuat dan memperluas negara israel serta mengorbankan kemerdekaan dan kepentingan rakyat palestina dan itu jelas-jelas tidak bisa kita terima. tutupnya. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT