Lagi Shalat Sunnah Tiba-tiba Adzan Berkumandang Langsung Iqamat, Jawab Dulu atau Lanjut? Pesan Buya Yahya Jangan Keliru
- Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
tvOnenews.com - Buya Yahya menjelaskan secara detail dari pertanyaan salah satu jemaahnya perihal shalat sunnah dan adzan.
Buya Yahya memahami tidak sedikit orang mukmin sembari tunggu shalat Fardhu dan suara adzan berkumandang, menyempatkan ibadah sunnah dahulu.
Seorang jemaah laki-laki itu pun bertanya kepada Buya Yahya, bahwa dirinya pernah shalat sunnah di masjid tetapi keburu muadzin mengumandangkan adzan bahkan langsung iqamat.
Jemaah tersebut merasa bingung harus dihadapi pilihan mendahulukan shalat sunnah atau menjawab setiap lafadz adzan.
"Saya pernah singgah di masjid dan adzan langsung iqamat Buya, dan saya lagi shalat sunnah dan harus menjawab adzan dahulu, mana yang lebih utama?," tanya jemaah laki-laki kepada Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (26/1/2025).
- Freepik
Secara definisinya, adzan memiliki beberapa arti, seperti berupa izin, mendengar lewat telinga, perintah, menyakiti bahkan dalam bentuk panggilan.
Pada umumnya adzan adalah panggilan yang bergetar sebagai tanda umat Muslim diperintahkan segera menunaikan shalat Fardhu'.
Apabila kalimat panggilan bertujuan untuk Tuhan, artinya sebagai tanda bahwa adzan berupa permohonan dan mengandung doa.
Saat adzan berkumandang, umat Muslim khususnya tengah berada di masjid telah disunnahkan untuk menjawab setiap lafadz yang digetarkan muadzin.
Setiap balasan lafadz adzan mengandung keistimewaan sangat dahsyat, hal ini menandakan penghormatan sekaligus menyebut doa dalam setiap kalimatnya.
Ada pun iqamat secara bahasa berarti "mendirikan" dengan maksud tanda ibadah shalat segera dikerjakan dan membentuk shaf apabila mengerjakannya secara berjamaah di masjid.
Namun, di antara adzan dan iqamat berkumandang juga mendapat anjuran bisa mengisi berbagai amalan, salah satunya adalah shalat sunnah.
Tidak jarang umat Muslim mendahulukan shalat sunnah qobliyah sebelum muadzin menuju mimbar untuk mengumandangkan adzan.
Kebanyakan permasalahan dari mereka ketika mengerjakan shalat sunnah harus berbarengan dengan suara adzan. Kebimbangan membatalkan ibadah sunnahnya membayangi pikirannya.
Buya Yahya pun merincikan ada ketentuan mendahulukan antara jawab suara adzan dan melanjutkan shalat sunnah.
Load more