GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makmum Datang Saat Imam Tahiyat Akhir, Lebih Baik Gabung atau Tunggu Shalat Selesai? Ternyata Ini Saran dari UAH

Jika makmum datang telat dan ternyata imam sudah dalam posisi tahiyat akhir, lebih baik gabung atau tunggu shalat selesai? Berikut saran yang dianjurkan Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Minggu, 16 Februari 2025 - 21:38 WIB
Ilustrasi. Seorang Muslim yang sedang Shalat
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Shalat jamaah memiliki keutamaan yang luar biasa, terutama bagi laki-laki. Namun terkadang ada makmum yang datang telat. Jika makmum datang terlambat dan ternyata imam sudah dalam posisi tahiyat akhir apa yang sebaiknya dilakukan?

Apakah sebaiknya makmum itu langsung bergabung dengan imam atau menunggu shalat jamaah berikutnya? atau lebih baik langsung shalat sendiri saja?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mana yang tepat dan benar dalam kondisi  tersebut? Berikut saran yang diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat.

Sebagaimana dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, kejadian ini tentu pernah dialami dalam kehidupan sehari-hari sehingga penting untuk mengetahui bagaimana cara menyikapinya.

Bisa jadi seorang Muslim datang terlambat ke masjid untuk shalat berjamaah namun begitu sampai di masjid ternyata imam sudah dalam posisi tahiyat akhir, menandakan sebentar lagi shalat berjamaah selesai.

Dalam kondisi tersebut, biasanya akan ada orang yang langsung membuat jemaah baru atau shalat sendirian saja tanpa menunggu imam salam. Ternyata, hal tersebut tidak boleh kata Ustaz Adi Hidayat.

"Penting diketahui bahwa tidak boleh ada di masjid terjadi dua jemaah atau lebih dalam satu shalat yang sama," tegas UAH.

"Jadi nanti kalau kita ingin menunaikan shalat sudah ada jemaah berlangsung, sebelum dia salam antum jangan bikin shaf baru," lanjutnya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, pilihannya ada dua, yang pertama adalah langsung bergabung dengan jemaah yang sudah ada, walaupun imam sudah dalam posisi tahiyat akhir. Kemudian setelah imam salam, lanjutkan shalat untuk melengkapi ketertinggalan rakaat.

"Bergabung ke situ pada yang duluan walaupun posisinya sedang tahiyat," kata Ustaz Adi Hidayat.

Namun jika memang tidak memungkinkan untuk bergabung, misalnya karena masjidnya penuh dan tak kebagian tempat, maka saran Ustaz Adi Hidayat tunggulah sampai imam selesai.

Barulah setelah imam tersebut selesai, makmum yang baru datang boleh melaksanakan shalat, bisa dengan membuat jemaah baru atau shalat sendirian.

Agar mendapatkan keutamaan shalat berjamaah, maka lebih baik mengajak orang lain untuk menemani shalat berjamaah.

"Kecuali antum tidak memungkinkan bergabung, tunggu sampai selesai baru kemudian anda masuk dan tunaikan shalat yang sedang kita niatkan akan dikerjakan," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Wallahu'alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(far/put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT