News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Bertahun-tahun Memberi Utang tapi Tak Kunjung Dibayar, Gus Baha Tegaskan jika Ikhlas akan Berdampak...

KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha menguraikan keutamaan yang diraih bagi pemberi (kreditur) mengikhlaskan utang orang lain sangat besar. Simak di sini!
Minggu, 23 Februari 2025 - 19:28 WIB
Gus Baha ungkap keutamaan mengikhlaskan utang orang lain
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube LASEM TV OFFICIAL

tvOnenews.com - Hukum melunaskan utang adalah wajib. Gus Baha menuturkan dalam agama Islam menganjurkan umat Muslim wajib membayarnya.

Gus Baha mengatakan sebenarnya agama Islam memperbolehkan utang, namun siapa sangka, kalau utang tidak boleh berlarut-larut dan harus dibayar kepada pemberinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak semua orang mempunyai utang tak mampu membayar atau mengganti ke pemberinya. Gus Baha menyoroti debitur rata-rata akan menghilangkan jejaknya.

Sebagai pendakwah, Gus Baha memberikan solusi terhadap pihak kreditur atau pemberi utang, apabila mengalami kasus tersebut.

Gus Baha menyarankan utang yang tidak kunjung dibayar, sebaiknya diikhlaskan karena akan berdampak baik pada diri sendiri.

Ilustrasi memberikan utang berupa uang
Ilustrasi memberikan utang berupa uang
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Lantas, apa saja manfaat dari mengikhlaskan utang yang tidak pernah dibayar debitur?

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Kajian Cerdas Official, Minggu (23/2/2025), Gus Baha membicarakan dampak dari utang.

Utang memberikan manfaat untuk yang melakukannya, seperti ketika kekurangan ekonomi, mereka mendapatkan bantuan dari orang lain.

Utang berupa solusi saat digempur kesulitan hidup lantaran rezeki tidak pernah datang dan sulit dinikmati seseorang.

Nahasnya, utang bisa berbahaya jika tidak diganti, apalagi saat meminjamnya telah membentuk kesepakatan jangka waktu pembayarannya.

Label pencuri akan melekat bagi orang enggan membayar utang seperti yang dijelaskan dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri." (HR. Ibnu Majah)

Teruntuk orang yang memberikan utang tidak ada masalah apa pun, bahkan bisa bermanfaat untuk diri sendiri.

Jika seseorang (pemberi) mengikhlaskan utang untuk orang lain akan meraih keutamaan besar berupa surga. Hal ini berdasarkan hadis riwayat dari sahabat Hudzaifah, Rasulullah SAW bersabda:

"Ada seorang laki-laki yang hidup di zaman sebelum kalian. Lalu datanglah seorang malaikat maut yang akan mencabut rohnya. Dikatakan kepadanya (oleh malaikat maut), 'Apakah engkau telah berbuat kebaikan?' Laki- laki itu menjawab, 'Aku tidak mengetahuinya' Malaikat maut berkata: 'Telitilah kembali apakah engkau telah berbuat kebaikan.' Dia menjawab, 'Aku tidak mengetahui sesuatu pun amalan baik yang telah aku lakukan selain bahwa dahulu aku suka berjual beli barang dengan manusia ketika di dunia dan aku selalu mencukupi kebutuhan mereka. Aku memberi keluasan dalam pembayaran utang bagi orang yang memiliki kemampuan dan aku membebaskan tanggungan orang yang kesulitan.' Maka Allah (dengan sebab itu) memasukkannya ke dalam surga." (HR. Bukhari)

Dalam hadis riwayat ini, kata Gus Baha, sebenarnya telah mewakilkan apa saja keutamaan dari keikhlasan membebaskan utang jika ada orang yang sulit membayarnya bertahun-tahun.

Gus Baha mengambil contoh keutamaan dari keikhlasan utang, apabila penerimanya dari orang saleh, semisal tokoh agama maupun kiai.

Keluasan hati ini menandakan cara mendapatkan ridho dari Allah SWT, jaminan membebaskan utang tidak dianggap sepele, yakni berupa surga.

"Nanti di hari Kiamat Allah berfirman: Wahai para ulama, ini surga-Ku, Aku berikan pada kalian. Ini ridho-Ku, Aku meridhoi kalian. Ini yang sering saya ceritakan, disuruh masuk surga," ujar Gus Baha.

Allah SWT sangat menyukai hamba-hamba-Nya yang mempunyai keikhlasan hati, walaupun sesungguhnya juga membutuhkan harta maupun benda dijadikan dalam bentuk utang kepada orang lain.

Terkadang, ada beberapa faktor mengapa pemberi utang rela memberikan harta atau benda kepada orang lain. Gus Baha mencontohkan ada yang niat bantu, ada juga disebabkan karena pekerjaan.

Namun begitu, semuanya akan berperang sama jika mengikhlaskan, maka Allah SWT memberikan ganjaran dalam bentuk surga di akhirat nanti.

"Makanya (Allah SWT memerintahkan) jangan masuk surga dulu, berilah syafaat terlebih dahulu kepada orang lain," terang dia.

Pendakwah asal Rembang ini lebih menyarankan banyak-banyak memberi utang, terkhusus berniat ingin membantu kiai dan orang saleh.

Menurut Gus Baha, kiai dan orang saleh yang menerima utang apabila tidak bisa membayarnya, maka pihak pemberi akan merasakan manfaatnya di akhirat.

Ibaratnya seperti ini, seseorang mengetahui kiai tersebut tidak akan menggantikannya, mungkin disebabkan keterbatasan ekonomi. Pihak pemberi bisa mengikhlaskan di dunia dan menagih utangnya di akhirat.

Gus Baha mengatakan hal ini berdasarkan dari cerita Nabi Muhammad SAW terkait orang saleh mempunyai utang. Seluruh amal kebaikannya di dunia akan berpindah kepada pihak pemberi utangnya.

Pihak pemberi utang langsung bertanya-tanya mengapa dirinya bisa mendapat kenikmatan surga yang begitu mewah. Allah SWT melimpahkan itu semua karena hamba-Nya telah mengikhlaskan apa pun berkaitan di dunia.

Allah SWT seraya berfirman kepada hamba-Nya (pihak pemberi) agar orang saleh yang tidak mampu membayarnya juga diajak masuk ke dalam surga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha menyimpulkan keluasan dan keikhlasan hati ditanamkan oleh pemberi utang apabila terdapat kasus seperti itu, maka akan memperoleh keutamaannya yaitu diceburkan ke dalam surga.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, mengungkapkan sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapatkan tawaran berpindah kewarganegaraan Turki.
Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Persija Jakarta siap curi tiga poin dari Bhayangkara FC di Lampung. Mauricio Souza tetap percaya diri meski lawan sedang dalam tren tak terkalahkan.
Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga alami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Polda Metro Jaya mengerahkan 90 personel gabungan untuk menjaga pengamanan kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon.
Manfaatkan Jeda F1 2026, Scuderia Ferrari Komitmen Kejar Ketertinggalan dari Mercedes

Manfaatkan Jeda F1 2026, Scuderia Ferrari Komitmen Kejar Ketertinggalan dari Mercedes

Tim Scuderia Ferrari memanfaatkan jeda panjang Formula 1 untuk mengejar ketertinggalan dari Mercedes-AMG Petronas Formula One Team
Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Ketum PSSI Erick Thohir ungkap jadwal padat Timnas Indonesia 2026. John Herdman harus hadapi tiga turnamen beruntun, dari FIFA Matchday hingga AFF dan ASEAN Cup

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT