GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Tidak Mudah, Istighfar hanya Sia-sia Selama Masih Keliru, Gus Baha Ingatkan Kalau Tak Lakukan ini Belum Afdhol

KH Ahmad Bahauddin Nursalim biasa dikenal Gus Baha menyebut bacaan istighfar hanya amalan yang sia-sia kalau masih keliru dan belum menerapkan syarat utamanya.
Minggu, 23 Februari 2025 - 23:47 WIB
Gus Baha ungkap alasan amalan istighfar yang digetarkan masih belum berfungsi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube LASEM TV OFFICIAL

tvOnenews.com - Tata cara membaca istighfar menentukan amalan yang dilantunkan menjadi sempurna. Gus Baha mengingatkan masih banyak orang mukmin yang keliru saat beristighfar.

Tidak tahu mengapa masih banyak umat Muslim mengalami kekeliruan saat membaca istighfar. Menurut Gus Baha, mungkin belum mengetahui lebih jauh terkait tata cara membaca amalan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam suatu kajiannya, Gus Baha mengatakan kekeliruan yang terjadi karena ada kesalahan dalam membaca istighfar.

Lantas, di mana letak kesalahan mengamalkan istighfar sehingga amalan ini tidak menghasilkan keutamaannya?

Dinukil tvOnenews.com dari channel YouTube Mimip Channel, Minggu (23/2/2025), Gus Baha menjelaskan tata cara dan syarat mengisi amalan istighfar.

Ilustrasi membaca amalan istighfar
Ilustrasi membaca amalan istighfar
Sumber :
  • Unsplash/fikry anshor

 

Secara umum, istighfar merupakan amalan yang mengandung meminta permohonan ampunan kepada Allah SWT. Agama Islam sangat menekankan setiap umatnya tidak luput dari bacaan ini.

Penekanan umat Muslim menjalankan perintah dengan membaca istighfar telah dijelaskan melalui redaksi dalil Al Quran dari Surat Hud Ayat 52, Allah SWT berfirman:

وَيٰقَوْمِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا وَّيَزِدْكُمْ قُوَّةً اِلٰى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِيْنَ

Artinya: "Wahai kaumku, mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya! Niscaya Dia akan menurunkan untukmu hujan yang sangat deras, menambahkan kekuatan melebihi kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang-orang yang berdosa." (QS. Hud, 11:52)

Ayat 52 dalam Surat Hud ini mengandung tafsir sebaik-baiknya dosa yang dihapuskan adalah dengan menggunakan bacaan istighfar dan bertaubat kepada Allah SWT.

Nahasnya, orang mukmin beristighfar tidak kunjung mendapat ampunan dan masih terbelenggu pada dosanya. Gus Baha kebetulan mendapat pertanyaan mengapa istighfar sama sekali tak berfungsi.

Gus Baha mengambil pembahasan dari kondisi orang kafir. Ketika mereka belum masuk Islam, orang-orang kafir sesungguhnya telah membaca istighfar.

"Orang kafir sebelum (masuk) Islam, ternyata mereka suka banget tuh melafazkan 'astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah'. Kira-kira diterima enggak?," tanya Gus Baha kepada jemaahnya.

Allah SWT tidak akan mengabulkan getaran istighfar yang dilantunkan orang kafir. Gus Baha mengatakan bahwa, mereka tak mengetahui kaidah terutama mengenai tata cara membacanya.

Syarat utama membaca istighfar, kata Gus Baha, wajib lebih dulu mengucapkan tauhid. Tanpa kalimat ini sama saja berarti amalannya hanya sia-sia dan tak mengandung manfaat sedikit pun.

"Enggak akan mendapat ampunan dosanya itu orang-orang kafir. Sebab, syarat istighfar paling ampun ba'da tauhid, bisa dibilang minimal setelah La ilaha illallah," terang dia.

Ia mengambil dari penjelasan yang tertuang di dalam Mazhab Sadzili perkara urutan membaca istighfar, biasanya umat Muslim yang menerapkan pemahaman ini dibaca setelah tauhid.

"Makanya dalam Mazhab Sadzili, dentuman istigfar maka setelah la ilaha illallah," tuturnya.

Pendakwah asal Rembang ini memaparkan bahwa istighfar dan kalimat tauhid saling berkesinambungan jika merujuk pada manfaatnya.

Istighfar akan berfungsi setelah seseorang menerapkan dasar keimanannya melalui kalimat tauhid. Mereka berarti telah dalam kondisi benar-benar berpegang teguh pada ajaran agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha mengharapkan pemahaman dasar-dasar nilai ibadah seperti beristighfar wajib digali lebih dalam. Hal ini bertujuan untuk tetap menyempurnakan seluruh amalan dan ibadahnya agar tidak sia-sia.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam meningkatkan pengawasan dana dan pembangunan desa.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Kepada Orang Korea, Shin Tae-yong Akui Belum Move On dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Kepada Orang Korea, Shin Tae-yong Akui Belum Move On dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Saat diwawancarai agen voli pemain Korea, Shin Tae-yong mengaku belum move on dari kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Warga Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat masih berupaya bangkit setelah kebakaran yang melanda permukiman mereka pada Kamis kemarin. Pada Jumat (29/5/2026), sejumlah warga tampak mencari sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terpesona dengan kecantikan wanita Jayapura saat kunjungan ke Papua dalam agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026.

Trending

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Seorang wanita berinisial L menggegerkan warga usai ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terpesona dengan kecantikan wanita Jayapura saat kunjungan ke Papua dalam agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026.
Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Warga Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat masih berupaya bangkit setelah kebakaran yang melanda permukiman mereka pada Kamis kemarin. Pada Jumat (29/5/2026), sejumlah warga tampak mencari sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam meningkatkan pengawasan dana dan pembangunan desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT