GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Boleh Shalat Subuh di Jam 8 Pagi? Kata Gus Baha Hukumnya dari Kisah Bilal dan Rasulullah SAW Ternyata...

KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha mengungkap hukum shalat Subuh di jam 8 pagi dari kisah Rasulullah SAW dan Bilal bin Rabah bangun tidur kesiangan.
Selasa, 25 Februari 2025 - 23:51 WIB
Gus Baha ungkap hukum shalat Subuh di jam 8 pagi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al Mutabarik

tvOnenews.com - Shalat Subuh memiliki waktu pelaksanaan yang begitu berat, yakni di tengah-tengah manusia sedang tidur terlelap.

Shalat Subuh menjadi salah satu ibadah sebagai ujian untuk umat Muslim agar bangun tidur di waktu fajar shadiq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit dari mereka meninggalkan shalat Subuh, bahkan baru mengerjakan kewajibannya setelah bangun tidur di jam 8 pagi.

Gus Baha menjelaskan hukum pelaksanaan shalat Subuh dikerjakan di jam 8 pagi, sebenarnya berkaitan dengan kisah Rasulullah SAW dan Bilal bin Rabah.

Apakah boleh melaksanakan shalat Subuh di jam 8 pagi setelah bangun tidur kesiangan?

Ilustrasi shalat Subuh setelah bangun tidur kesiangan
Ilustrasi shalat Subuh setelah bangun tidur kesiangan
Sumber :
  • Istimewa

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Hilman Love Islam, Senin (25/2/2025), Gus Baha menjelaskan seputar qadha shalat dari kasus Subuh kesiangan.

Islam sesungguhnya memudahkan umat Islam ketika tidak sempat mengerjakan shalat Fardhu', minimal ditunaikan sesuai waktu pelaksanaannya, lebih bagus lagi tepat waktu.

Kemudahan tersebut melalui proses qadha shalat sebagai kegiatan mengganti ibadah yang sebelumnya telah terlewatkan atau ditinggalkan seorang mukmin.

Qadha bersifat wajib dan harus dikerjakan apabila baru menyadari telah meninggalkan shalatnya.

Namun, Gus Baha mengambil hukumnya secara fikih jika asal qadha shalat, diibaratkan seperti kegiatan anak sekolah yang telat.

"Contohnya anak SD atau SMP sekolah jam satu siang, tapi baru datang jam empat sore, kalau bicara waktu normalnya tidak ada gunanya lagi, karena waktunya sudah lewat," ujar Gus Baha.

Analogi seperti ini, kata Gus Baha, juga berlaku untuk pelaksanaan ibadah shalat yang tertinggal, semisal akibat telat bangun tidur.

"Padahal shalat kan punya waktunya juga," imbuh dia.

Kasus ini serupa dengan kisah Rasulullah SAW dan para sahabat, termasuk Bilal bin Rabah pernah terpaksa mengqadha shalat.

Gus Baha menyebutkan kondisi qadha shalat tersebut terletak pada Subuh, ketika Rasulullah SAW dan Bilal bin Rabah bangun tidur kesiangan.

Mereka terpaksa mengerjakan shalat Subuh namun sudah dalam kondisi matahari terbit karena kesalahan Bilal bin Rabah.

Kisah Bilal bin Rabah Bikin Rasulullah SAW Qadha Shalat Subuh

Mulanya, Gus Baha menjelaskan saat itu Rasulullah SAW dan Bilal bin Rabah sedang melakukan perjalanan.

Mereka menyempatkan shalat Tahajud di tengah perjalanan, kebetulan saat itu sudah menunjukkan waktu di sepertiga malam.

Selepas shalat Tahajud, Rasulullah SAW mulai mengantuk dan memperintahkan Bilal bin Rabah untuk membangunkan tidur, apabila adzan Subuh sudah terdengar di area tersebut.

Perintah ketika adzan Subuh berdengung agar Rasulullah SAW dan para sahabat mengerjakan shalat Subuh tepat waktu.

Bilal bin Rabah menerima perintah dan berharap Rasulullah SAW langsung tidur agar tidak mengantuk saat waktu Subuh tiba.

"Tidur saja ya Rasulullah, kebetulan ini juga mau mengisi shalat malam sampai Subuh, tenang saja," ujar Bilal bin Rabah saat merespons perintah beliau.

Alih-alih, Bilal bin Rabah melanggar perintah Nabi SAW. Setelah shalat malam, Bilal tak kuasa menahan rasa kantuknya, sehingga ia ikut ketiduran.

Waktu telah menunjukkan angka jam delapan pagi, Bilal bin Rabah masih belum membangunkan Rasulullah SAW akibat ketiduran di malam harinya.

Saat Rasulullah SAW bangun tidur merasa terkejut kondisi matahari telah terbit dan langit sangat cerah. Beliau seolah-olah langsung merasa geram kepada Bilal bin Rabah.

Rasulullah SAW menagih janji Bilal bin Rabah yang telah menerima tawarannya saat pertengahan malam. Bilal mengakui rasa kantuk kali ini sangat berbeda, sehingga ia ketiduran.

"Aku belum pernah sekali pun merasakan (rasa kantuk) seperti ini sebelumnya," kata Bilal bin Rabah dengan raut wajah sedih.

Mau tidak mau, Rasulullah SAW tidak ingin meninggalkan satu pun shalat wajibnya, sehingga ia memperintahkan Bilal bin Rabah segera berwudhu.

Namun, Rasulullah SAW tetap mendahulukan shalat qabliyah Subuh sebelum mengisi shalat Subuh. Kisah ini memberikan tanda ibadah wajib akibat telat bangun tidur masih boleh secara ajaran agama.

"Andaikan Nabi tidak pernah mengqadha, maka cara orang berpikir (tidak bisa) karena waktunya sudah berlalu, apalagi sampai berpendapat percuma saja karena malaikat tidak akan mencatat lagi dan sudah menyelesaikan tugasnya," jelas Gus Baha.

"Terus buat apa (mengerjakan) shalat? Jika yang mencatat (malaikat) sudah menutup bukunya? Karena logika waktu itu, kalau momennya kelewat berarti selesai," sambungnya menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun, Islam bukan seperti itu, apalagi kisah ini berhubung dengan Nabi SAW pernah qadha shalat juga," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Bongkar Alur Suap Restitusi Pajak di KPP Banjarmasin, KPK Periksa 10 Saksi

Bongkar Alur Suap Restitusi Pajak di KPP Banjarmasin, KPK Periksa 10 Saksi

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa saksi dari ASN pajak, mereka pernah bertugas di KPP Madya Banjarmasin dan Kanwil DJP Kalselteng.
17 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI Penuh Semangat dan Motivasi, Referensi Caption Media Sosial

17 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI Penuh Semangat dan Motivasi, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 17 contoh ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia penuh semangat dan motivasi untuk caption media sosial.
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 16 Agustus 2026: Ada Kabar Baik dan Peluang yang Menguntungkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 16 Agustus 2026: Ada Kabar Baik dan Peluang yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 16 Agustus 2026: Ada kabar baik hingga peluang yang menguntungkan. Zodiakmu termasuk?

Trending

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT