News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utamakan Shalat Tarawih atau Kerja di Malam Hari Dulu saat Ramadhan? Gus Baha Ungkap yang Terbaiknya

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjawab persoalan jikalau dihadapi pilihan antara shalat Tarawih dan kerja shift malam hari selama bulan Ramadhan.
Kamis, 27 Februari 2025 - 02:03 WIB
Gus Baha
Sumber :
  • Instagram/@ngajionline_gusbaha

tvOnenews.com - Shalat Tarawih di tengah menjalankan kewajiban kerja untuk mencari nafkah di malam hari merupakan kesadaran. Bahwasanya kedua bagian ini adalah bagian bentuk ibadah.

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mempersilakan seorang jemaah bertanya. Pertanyaannya berkaitan saat dihadapi pilihan antara shalat Tarawih atau kerja di malam hari selama Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha merespons sebenarnya kerja adalah kewajiban, sedangkan pelaksanaan shalat Tarawih hanya setahun sekali tepatnya di bulan Ramadhan.

"Jangan terlalu membesar-besarkan hal yang berpotensi membuat orang biasa jadi susah menjalankan syariat Islam," ujar Gus Baha dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Hikmah Takdir, Kamis (27/2/2025).

Tak sedikit orang mukmin sedang sibuk bekerja selalu mendapat kalimat pepatah yang berbunyi "Rugi, Ramadhan hanya setahun sekali, kok enggak shalat Tarawih berjamaah di masjid".

Menurutnya, pepatah tersebut mengundang kekeliruan, karena harus bisa membedakan keutamaannya, walaupun keduanya mengandung pahala dan memberikan keberkahan.

"Itu namanya tidak menghargai perasaan orang lain," tegas dia.

Kerja Merupakan Kewajiban

Ilustrasi wanita karier saat bekerja di kantor
Ilustrasi wanita karier saat bekerja di kantor
Sumber :
  • Istockphoto

 

Namun untuk menjawabnya, Gus Baha menguraikan perbandingan dengan ukuran kewajiban, setidaknya pekerjaan berfungsi sebagai salah satu ibadah utama dalam urusan kebutuhan hidup.

"Jangan sampai jemaah kehilangan nafkah yang nantinya menyalahkan shalat," pesan Gus Baha.

Gus Baha menyebutkan pekerjaan menjadi salah satu yang ditekankan oleh Allah SWT. Jika tidak melakukannya, sama saja telah menunda proses mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-harinya.

Shalatnya untuk meningkatkan iman dan takwa, tetapi pekerjaan juga salah satu cara bagaimana bisa mendapat aliran rezeki sesuai penjelasan dalam Surat Al Mulk Ayat 15, Allah SWT berfirman:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Artinya: "Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS. Al Mulk, 67:15)

Shalat Tarawih Memang Menjadi Harapan di Ramadhan

Ilustrasi shalat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal
Ilustrasi shalat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Gus Baha memahami betul shalat Tarawih tidak ingin disia-siakan mereka saat mendapat jadwal kerja di malam hari. Alih-alih, mereka mengutamakan pekerjaannya agar mempertahankan hidupnya.

"Mereka (sebenarnya) juga ingin Tarawih, namun apa daya mereka sedang bekerja," tutur dia.

Seseorang mendapat shift malam tidak menginginkan hidupnya dilanda kemiskinan, terutama harus mempunyai ekonomi yang cukup untuk menafkahi keluarganya.

"Menghindari diri dari kemiskinan secara ekonomi, supaya tidak menjadi beban orang lain, itu hal yang paling utama," ucapnya.

Shalat Tarawih Takut Menjadi Wajib

Ilustrasi pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah di masjid
Ilustrasi pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah di masjid
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Gus Baha mengambil penjelasan dari hadis riwayat, Rasulullah SAW memang sangat menyukai shalat Tarawih, namun beliau pernah mempercepat ibadah sunnah tersebut.

"Kanjeng Nabi itu sangat suka shalat (Tarawih). Suatu saat ketika Kanjeng Nabi mengimami shalat, beliau mendengar bayi menangis," katanya.

Dikutip dari laman Muslim.or.id, redaksi hadis riwayat Imam Al Bukhari dari Abdurrahman bin Abidin terkait Nabi SAW tak ingin shalat Tarawih terus-menerus, begini bunyinya:

خرجت مع عمر -رضي الله عنه- ليلة في رمضان إلى المسجد، فإذا الناس أوزاع متفرقون، يُصلي الرجل لنفسه، ويصلي الرجل فيصلي بصلاته الرهط، فقال عمر: إني أرى لو جمعت هؤلاء على قارئ واحد لكان أمثل، ثم عزم فجمعهم على أُبي بن كعب

Artinya: "Aku keluar bersama Umar radhiallahu’anhu pada suatu malam bulan Ramadan ke masjid. Ketika itu orang-orang di masjid shalat berkelompok-kelompok terpisah-pisah. Ada yang shalat sendiri-sendiri, ada juga yang membuat jamaah bersama beberapa orang. Umar berkata: ‘Menurutku jika aku satukan mereka ini untuk shalat bermakmum di belakang satu orang qari’ itu akan lebih baik’. Maka Umarpun bertekad untuk mewujudkannya, dan ia pun menyatukan orang-orang untuk shalat tarawih berjamaah bermakmum." 

Pada suatu alkisah, Gus Baha juga pernah mendapat keluhan dari seorang kiai. Kebetulan sosok tersebut selalu menjadi imam shalat Tarawih berjamaah.

Kiai tersebut merasa heran shalat Tarawih yang dipimpinnya tidak selalu ramai. Dengan kelakarnya, Gus Baha menyebutkan bisa saja mereka sibuk berbaik kepada keluarganya dengan mencari nafkah.

Gus Baha menyarankan seorang kiai tersebut tidak perlu keheranan. Para jemaahnya sibuk bekerja karena berurusan dengan hidupnya.

"Jangan sampai orang-orang berpikir bahwa Islam itu hadir sebagai masalah," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan: Kerja di malam hari lebih utama daripada shalat Tarawih karena hukumnya adalah wajib, walaupun Tarawih juga penting menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Timur Tengah, Anwar Ibrahim: Aparat Hukum Harus Siap

Perang Timur Tengah, Anwar Ibrahim: Aparat Hukum Harus Siap

PM Malaysia Anwar Ibrahim meminta aparat penegak hukum di Malaysia senantiasa mewaspadai keamanan negara di tengah situasi perang di Timur Tengah.
Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Pemerintah Republik Indonesia menuntut jaminan keamanan bagi seluruh prajurit penjaga perdamaian, menyusul insiden serangan yang menewaskan tiga personel TNI
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung jelang pertandingan krusial kontra Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025-2026. Ada masalah apa?
Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Satgas PRR Pusat, Tito Karnavian memimpin Apel Praja IPDN Gelombang 3 untuk melaksanakan misi kemanusian sejumlah 768 orang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pascabencana (PRR) menjelaskan pemutakhiran data kebutuhan hunian sementara (huntara) terus dilakukan untuk memastikan seluruh
Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa sebenarnya Arya Khan, pria yang kini mendampingi Pinkan Mambo di tengah kondisi yang jauh dari gemerlap panggung hiburan? Aksi viral Pinkan “ngamen digital” di pinggir jalan

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT