News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Hanya Shalat Taubat, Lakukan Amalan ini Agar Dosa Benar-Benar Terhapus Sebelum Ramadhan Kata Buya Yahya

Buya Yahya menegaskan bahwa shalat taubat saja tak cukup untuk menghapus dosa sebelum Ramadhan tiba. Lakukan amalan ini agar dosa terhapuskan. Seperti apa?
Kamis, 27 Februari 2025 - 23:51 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, sudah tidak sabar menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H.

Bulan yang penuh berkah ini akan segera tiba dalam hitungan hari. Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam karena di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, selama bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh sebagai salah satu rukun Islam yang harus dijalankan.  

Namun, sebelum memasuki Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk membersihkan diri dari dosa dan maksiat agar bisa meraih keutamaan yang luar biasa di bulan suci ini.

Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah dengan melaksanakan shalat taubat.

Akan tetapi, menurut Buya Yahya, hanya mengandalkan shalat taubat saja tidak cukup untuk menghapus dosa sepenuhnya.

Ada amalan lain yang harus dilakukan agar benar-benar diampuni oleh Allah SWT.  

Buya Yahya menjelaskan bahwa Allah SWT adalah Maha Pengampun.

Dosa sebesar apa pun, termasuk perbuatan zina, judi, dan mabuk, tetap bisa diampuni oleh Allah asalkan pelakunya benar-benar bertobat dengan sungguh-sungguh.

Ia menegaskan bahwa kunci utama dari taubat yang diterima adalah adanya rasa penyesalan yang mendalam.

Tidak hanya sekadar melaksanakan shalat taubat, tetapi juga harus disertai dengan tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.  

"Kalau dia serius bertobat menuju kepada Allah, orang bertobat dari dosa seperti yang tidak berdosa. Catatannya adalah serius dalam bertobat, menyesal dulu," kata Buya Yahya dilansir dari kanal YouTube Al Bahjah TV.  

Menurut Buya Yahya, penyesalan harus benar-benar hadir dalam hati dan dirasakan oleh seluruh anggota tubuh.

Seorang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan merasa takut jika ingin mengulangi maksiat yang telah dilakukan sebelumnya.

Perasaan takut dan enggan untuk kembali ke dosa menjadi tanda bahwa taubatnya benar-benar serius.  

Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan agar orang yang pernah berbuat maksiat tidak menceritakan perbuatan buruknya kepada siapa pun, termasuk kepada keluarga atau pasangan.

Sebab, mengungkap dosa kepada manusia justru bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri di kemudian hari.

Sebaliknya, seseorang cukup mengadu kepada Allah dan memohon ampun dengan sepenuh hati.  

“Setelah Anda menyesal dan Anda menjaga agar tidak bercerita kepada siapa pun dari bangsa manusia, kerjaan Anda hanya mengadu kepada Allah. Maka ketahuilah Allah Maha Pengampun,” ujarnya.  

Buya Yahya juga menegaskan bahwa jika Allah sudah mengampuni seseorang, maka dosa itu benar-benar akan dihapus.

Dosa tersebut tidak akan tampak di alam barzakh, tidak muncul di Padang Mahsyar, dan tidak akan diperhitungkan di akhirat kelak.

Hal ini menunjukkan bahwa ampunan Allah begitu luas bagi mereka yang benar-benar ingin kembali ke jalan-Nya.  

Lebih lanjut, Buya Yahya mengajak semua umat Islam yang pernah berbuat dosa agar segera bertobat tanpa ragu.

Ia menekankan bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, selama ia sungguh-sungguh dalam taubatnya, maka Allah pasti akan mengampuninya.  

“Bahkan kalau orang berdosa kemudian taubat dengan serius, maka masuk orang yang istimewa. Allah mencintai orang yang bertaubat,” tutur Buya Yahya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, menjelang Ramadhan ini, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya mengandalkan shalat taubat, tetapi juga melakukan taubat dengan sepenuh hati.

Dengan rasa penyesalan yang mendalam dan niat untuk tidak mengulanginya lagi, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya dan menjadikan mereka sebagai orang yang dicintai-Nya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia “Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit”, Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia “Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit”, Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT