News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Idul Fitri 2025 Singkat: Usai Itikaf Kembali Bermaksiat? Renungan Lebaran untuk Hati yang Labil

Teks khutbah Idul Fitri 2025 singkat ini menerangkan materi seputar setelah itikaf menjadi ibadah di penghujung Ramadhan kembali melakukan perbuatan maksiat.
Kamis, 27 Maret 2025 - 16:10 WIB
Itikaf malam ke-27 bulan Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (27/3/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Idul Fitri adalah hari raya kemenangan. Umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa dan meningkatkan ibadah akan merasakan kebahagiaan di waktu kemenangan ini.

Tidak sedikit dari kita yang menghabiskan hari-hari terakhir Ramadhan dengan itikaf, kemudian berupaya mendekatkan diri kepada Allah melalui doa, dzikir, dan muhasabah diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah Ramadhan berlalu, mengapa ada yang kembali terjerumus dalam maksiat? Apakah ibadah yang dilakukan tidak cukup mengakar dalam hati? Kasus ini tentu menjadi fenomena unik sekaligus janggal bagi kehidupan kita.

Setelah sibuk itikaf dan Ramadhan telah berlalu menjadi renungan bagi kita semua agar tidak kembali pada kebiasaan buruk setelah bulan suci berlalu.

Kaum muslimin rahimahumullah

Pertama-tama, khatib akan menyampaikan lebih dulu apa makna itikaf dan dampaknya. Itikaf adalah ibadah dengan berdiam diri di masjid, mengisi waktu dengan ibadah dan merenungi kehidupan.

Seruan beritikaf telah diabadikan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 187, Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam masjid." (QS. Al-Baqarah, 2:187)

Itikaf sangat berguna dan menolong kita untuk membersihkan hati. Selain itu, ibadah ini juga memperkuat iman, serta membentuk kebiasaan baik seperti dzikir, shalat malam, dan membaca Al-Quran.

Harapannya, kebiasaan baik ini terus berlanjut setelah Ramadhan usai. Namun kenyataannya, banyak yang kembali melakukan kebiasaan buruk begitu bulan suci berakhir.

Hadirin shalat Ied yang berbahagia dan dikaruniai Allah

Mengapa tidak sedikit dari mereka kembali bermaksiat setelah Ramadhan? Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang kembali ke dalam maksiat setelah Ramadhan, di antaranya:

1. Lemahnya Tekad dan Kontrol Diri

Selama Ramadhan, kita terbiasa dengan lingkungan yang mendukung ibadah. Namun, setelah Ramadhan berlalu, sebagian dari kita kurang memiliki keteguhan hati untuk tetap berpegang teguh pada kebiasaan baik.

2. Lingkungan yang Kurang Mendukung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teman dan lingkungan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Jika setelah Ramadhan kita kembali bergaul dengan orang-orang yang kurang memperhatikan agama, maka akan sulit untuk tetap istiqamah.

3. Setan Bebas dari Kurungan setelah Ramadhan Berakhir

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT