News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Esensi Mudik Bukan Balik ke Kampung Halaman, Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Ustaz Adi Hidayat Ungkap Makna Sebenarnya

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyepakati bahwa, esensi mudik Lebaran tidak selalu diartikan silaturahmi ke kampung halaman.
Jumat, 28 Maret 2025 - 16:12 WIB
Ilustrasi mudik
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Mudik merupakan kegiatan perjalanan jauh telah menjadi tradisi masyarakat Indonesia.

Banyak umat Muslim di Indonesia bersuka cita dengan cara mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran setelah berpuasa penuh di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang beranggapan bahwa mudik adalah perjalanan menuju kampung halaman. Kegiatan ini menuntun seseorang telah merantau akan kembali bersua dengan keluarga tercintanya.

Namun, esensi mudik sebenarnya bukan berarti pulang ke kampung halaman. Ada makna lain yang masih menjadi tanda tanya terkait makna mudik Lebaran.

Lantas, seperti apa esensi mudik sebenarnyya jika bukan bermakna pulang ke kampung halaman? Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar dan Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hal ini sebagai berikut.

Esensi Mudik Lebaran Penjelasan Menteri Agama Nasaruddin Umar

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Dalam suatu tausiyahnya, Nasaruddin Umar menyebutkan bahwa, mudik memang bertujuan agar seseorang bisa bertemu dengan keluarga di kampung halamannya.

Namun, esensi kuat dari mudik adalah pulang kembali ke asalnya. Maksudnya, setiap umat manusia akan berpulang ke pangkuan Allah SWT.

"Mudik itu pulang kampung halaman. Pulang kampung di sini memiliki makna bahwa, setiap orang akan kembali kepada jati dirinya diciptakan Allah SWT Sang Pencipta," ujar Menag Nasaruddin Umar saat mengisi ceramah itikaf malam ke-27 Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta dikutip, Jumat (28/3/2025).

Imam Besar Masjid Istiqlal itu menuturkan, asal-usul manusia berasal dari Nabi Adam AS. Beliau pertama kali ditempatkan oleh Allah SWT berada di surga.

Maka dari itu, setiap manusia khususnya umat Islam mendapat tugas agar selalu bertakwa bagaimana bisa kembali memperoleh tiket menuju surga.

"Itulah esensi mudik kembali menuju Tuhan, karena kita di sini hanya sebentar saja walaupun jika diartikan bertemu atau silaturahmi," tuturnya.

Esensi Mudik Lebaran Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Senada dengan Menag Nasaruddin Umar, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, esensi mudik sebenarnya memberikan pesan takdir manusia akan kembali kepada Sang Pencipta.

"Dan diderivasikan dari kata ada, ada yaudu ida adalah mudik kembali ke tempat asal," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Jumat (28/3/2025).

Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengambil definisi umum kata mudik yang berarti ke tempat asal jika diartikan dalam bahasa Arab.

"Disebut oleh Al-Quran dengan kata ma'ad tempatnya ada yaudu edan tempatnya," tuturnya.

UAH sapaan akrabnya menuturkan, setiap umat Muslim akan melakukan persiapan apa pun sebelum pulang. Hal ini telah melekat sebagai tradisi tahunan.

Pembekalan tersebut bukan berarti membawa barang-barang sebagai kebutuhan di jalan atau untuk sanak keluarga, tetapi mempersiapkan segala hal akan menghadapi akhirat.

"Maka ini memberikan kesan kepada kita untuk belajar, bahwa untuk bekal pulang level dunia saja kita menyiapkannya dengan serius sungguh-sungguh, maka bagaimana dengan kampung akhirat kita yang sesungguhnya itu tempat sejati dan abadi kita untuk berpulang?," jelasnya.

"Mudik kembali ke kampung akhirat, mudik untuk berjumpa menghadap Sang pencipta Allah subhanahu wa ta'ala," tambah dia.

Pendakwah kelahiran asal Pandeglang, Banten itu mencontohkan kemacetan saat mudik. Esensi sebenarnya merupakan manusia sedang mengantre untuk mendapat jatah tiket surga di akhirat nanti.

"Dari situasi mudik ini kalau sekarang ada kemacetan sekarang ada kesulitan di perjalanan, ada keringat perlu lelah mengantre dan lain sebagainya, maka di akhirat nanti bukan hanya drama lagi tapi segala yang sejati sungguh terjadi," bebernya.

Antrean ini menjadi ujian sebenarnya apakah seorang mukmin mendapat kesabaran atau tidak tahan dengan kemacetan yang dialaminya saat mudik.

"Kepadatan, kepenatan menunggu hisab antrean saat kita mudik berpulang keharibaan Allah subhanahu wa ta'ala, persoalan terbesar apakah bekal kita cukup?," tanya UAH.

Ustaz Adi berpesan agar makna ini menjadi acuan penting bagi orang yang akan mudik menyiapkan pembekalan sebaik-baiknya. Hal ini tidak jauh berbeda dengan persiapan menuju akhirat.

"Agar nanti rumah kita insya Allah di surga tertata rapi indah dan kita disambut oleh para malaikat, karena dengan bekal yang terbaik itu ada janji kenikmatan paripurna yang bisa kita rasakan," terangnya.

"Malaikat datang menyambut di setiap titian pintu surga dan mengatakan selamat Anda sabar dalam mencari bekal untuk pulang sekarang," lanjutnya memaparkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Silakan nikmati tempat terindah yang telah disajikan dan belum pernah dijamah oleh makhluk Allah manapun yang pernah berkehidupan Quran surah ke-13 Ar-Ra'd di ayat ke-24," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Bos Aprilia Sebut Pembalapnya Punya Kelemahan yang Merugikan

Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Bos Aprilia Sebut Pembalapnya Punya Kelemahan yang Merugikan

Meski memimpin klasemen MotoGP, Marco Bezzecchi dinilai belum tampil sempurna setelah beberapa kesalahan merugikan di balapan Sprint.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Pemerintah Pusat Ricuh

Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Pemerintah Pusat Ricuh

Ribuan petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Kamis (02/04/2026).
Setelah Eks Menag Yaqut, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex 40 Hari ke Depan

Setelah Eks Menag Yaqut, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex 40 Hari ke Depan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang penahanan Staf Khusus eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, selama 40 hari ke depan.
12 Ramalan Shio Besok, 4 April 2026: Naga Dapat Keberuntungan, Anjing Jangan Baperan

12 Ramalan Shio Besok, 4 April 2026: Naga Dapat Keberuntungan, Anjing Jangan Baperan

Simak ramalan shio besok, 4 April 2026, mulai dari karier, keuangan, hingga asmara untuk Tikus hingga Babi. Cari tahu apakah hari kamu penuh keberuntungan?
Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir di Grobogan rendam rel KA jalur Utara, 8 perjalanan terganggu dan harus bergantian melintas sejak dini hari.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT