News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBNU Akhirnya Ikut Bicara soal Perseteruan Gus Fuad Plered dan Habaib, Sejak Dugaan Penghinaan ke Guru Tua Heboh

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi atau Gus Fahrur minta polemik Gus Fuad Plered dan habaib berhenti sejak dugaan penghinaan Fuad Plered ke Guru Tua mendadak viral.
Jumat, 11 April 2025 - 17:26 WIB
Gus Fuad Plered
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Gus Fuad Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bereaksi soal dugaan penghinaan ke Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua berujung polemik Muhammad Fuad Riyadi alias Gus Fuad Plered terhadap habaib semakin heboh.

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengatakan, habaib memberikan reaksi keras kepada Gus Fuad Plered setelah adanya unsur dugaan menghina sosok pendiri Alkhairaat, Guru Tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Fahrur sapaan akrabnya mewakili PBNU agar polemik Gus Fuad Plered dan habaib tidak perlu berlarut-larut karena hanya memancing provokasi.

PBNU Harap Perseteruan Gus Fuad Plered dan Habaib Berhenti

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur)
Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur)
Sumber :
  • ANTARA

 

"Ini kan sama-sama umat Islam, sesama umat Nabi Muhammad jadi harus bisa menahan diri. Jangan saling menjatuhkan dan saling menyerang," ungkap Gus Fahrur dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Ketua PBNU itu menuturkan bahwa, perseteruan ini bisa berunsur porovokasi dan memecah belah umat karena mempertahankan pendapatnya masing-masing.

Perseteruan ini mencuat sejak isu yang mempersoalkan nasab Ba'alawi dan Walisongo gempar di tengah kalangan masyarakat Indonesia.

Perbedaan pendapat inilah, kata dia, sebenarnya sangat mudah jika perkaranya diselesaikan dengan baik dan menahan egonya tanpa menggunakan emosi.

Menurutnya, polemik nasab Ba'alawi dan Walisongo memberikan dampak negatif, seperti pecah belah, adu domba, dan hal-hal yang sifatnya memprovokasi sesama umat dan anak bangsa.

"Ini harus dihentikan dan dicegah, karena sesungguhnya para kiai, ulama, dan Habaib adalah sesama tokoh agama Islam yang berperan penting dalam dakwah Islam di Indonesia sejak zaman dahulu,  sekarang dan meneruskan perjuangan Walisongo," tegasnya.

Gus Fahrur melanjutkan, bahwasanya umat Islam Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu contoh menjunjung tinggi harmonisasi dan moderasi antarumat beragama.

Cara musyawarah dan mufakat berdasarkan ajaran dari Rasulullah SAW menjadi solusi terbaik menyelesaikan perselisihan, khususnya terhadap sesama umat.

"Jika diperlukan dapat dilakukan proses secara hukum yang berlaku di negara Indonesia, bukan debat di publik yang berujung saling mengancam dan menghina," sarannya.

Polemik antara Gus Fuad Plered dan habaib memanas karena pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah itu menyoroti soal usulan Guru Tua yang direncanakan sebagai pahlawan nasional sejak 2006.

Klarifikasi soal Menghina Guru Tua

Pendiri Alkhairaat Habib Idus Bin Salim Aljufri atau lebih dikenal dengan Guru Tua
Pendiri Alkhairaat Habib Idus Bin Salim Aljufri atau lebih dikenal dengan Guru Tua
Sumber :
  • ANTARA

 

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Fuad Plered Channel, Jumat, Gus Fuad Plered menilai Guru Tua belum bisa dijadikan pahlawan nasional karena berkaitan pada nilai historisnya.

Bagi Fuad Plered, Guru Tua tidak berkontribusi khususnya terhadap kondisi berjuang mendapatkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, pendiri Alkhairaat juga tak memiliki kewarganegaraan yang jelas.

Fuad Plered secara blak-blakan mengeluarkan ucapan "pengkhianat dan monyet". Kalimat ini mengundang amarah Pengurus Besar (PB) Alkhairaat dan umat Muslim di Timur Indonesia.

"Saya juga mengetahui berita soal Menteri Sosial Gus Ipul memberikan pernyataan semangat pengangkatan pahlawan nasional bermakna mikul dhuwur mendem jero. Saya curiga meskipun tak memenuhi kriteria persyaratan dari sejumlah ketentuan tersebut, tetapi bakal diangkat menjadi pahlawan nasional," klarifikasi Gus Fuad Plered.

"Dan saya menganggap upaya itu sebagai sebagai upaya akal-akalan seperti orang Yahudi di masa lalu yang diberitakan Alquran bahwa orang Yahudi menyiasati larangan Tuhan agar mereka tidak memburu ikan di hari Sabtu. Lalu mereka menyiapkan perangkap di hari Sabtu dan memburunya di hari lainnya, akhirnya Tuhan mengatakan, jadilah kalian semua monyet yang hina," sambung dia.

Dikecam Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith

Klarifikasi Fuad Plered yang telah meminta maaf tak berbuah manis. Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith mengecam keras atas ucapan Fuad dianggap tidak pantas ditujukan ke Guru Tua.

Habib Rizieq dan Habib Bahar berharap agar Guru Tua tidak harus diperlakukan seperti itu oleh pihak mana pun.

Keduanya menganggap peran pendiri Alkhairaat memperjuangkan pendidikan dan dakwah Islam di wilayah Timur Indonesia begitu besar.

Berujung Pemeriksaan Polisi dan Sanksi Adat

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Alkhairaat, Jamaluddin Mariadjang  menyampaikan dugaan penghinaan Gus Fuad Plered terhadap Guru Tua telah diketahui oleh Dewan Majelis Wali Adat Kota Palu.

Dalam sidang adat Libu Potangara Nu Ada di Palu Barat, Kamis (10/4/2025), Jamaluddin mengatakan hasil sidang tersebut memberikan sanksi terhadap Fuad Plered dengan membayar adat.

Sementara, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono menyampaikan pihak Polda Sulteng tengah menyelidiki kasus dugaan ujaran kebencian Fuad Plered yang menghina Guru Tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kasus dugaan penghinaan atau ujaran kebencian ini masih dilakukan penyelidikan," tandas Kombes Pol Djoko Wienartono.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT