News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Mampu Belajar Pahami Budaya dan Agama Islam, Apakah Jadi Alasan STY Bolak-balik ke Indonesia? Kabarnya Menjabat sebagai ...

Sebab namanya kembali disebut sebagai salah satu Pelatih yang mampu menorehkan sejarah, timnas masuk babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia (2026).
Minggu, 13 April 2025 - 01:21 WIB
Setelah Mampu Belajar Pahami Budaya dan Agama Islam, Apakah Jadi Alasan STY Bolak-balik ke Indonesia? Kabarnya Menjabat sebagai ....
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com- Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong atau disapa STY masih menjadi sorotan hingga sekarang. 

Setelah Mampu Belajar Pahami Budaya dan Agama Islam, Apakah Jadi Alasan STY Bolak-balik ke Indonesia? Kabarnya Menjabat sebagai ....
Setelah Mampu Belajar Pahami Budaya dan Agama Islam, Apakah Jadi Alasan STY Bolak-balik ke Indonesia? Kabarnya Menjabat sebagai ....
Sumber :
  • AFC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sebab namanya kembali disebut, sebagai salah satu Pelatih yang mampu menorehkan sejarah, timnas masuk babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia (2026).

Bila menilik kembali perjalanan STY, dia berusaha mempelajari budaya dan agama Islam

Hal itu bagian dari prosesnya, mengenal seluruh pemain Timnas Indonesia. Ia semangat akan hal baru yang dipelajarinya. 

Pelatih asal Korea Selatan itupun mengaku agama dan budaya di Indonesia jadi salah satu tantangannya. 

"Saat saya baru datang, saya berusaha untuk memahami budaya Islam," ungkap Shin Tae-yong dikutip dari Sportalkorea.

Melatih Timnas Indonesia, STY kurang lebih 5 tahun membuatnya banyak belajar dan beradaptasi dengan budaya dan rutinitas Skuad Garuda

Siapa sangka, ia pun sangat mentolerir waktu ibadah para Pemain. Sehingga latihan dan ibadah bisa sejalan. 

“Saya juga akhirnya tahu ibadah itu bisa dilakukan pada waktu tertentu. Saya melakukannya dengan baik tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam latihan,” lanjut Pelatih asal Korea Selatan itu. 

Kabar Pemecatan STY oleh PSSI 

Meski Bukan Mualaf, Pelatih STY Diam-diam Belajar ini Selama Mengasuh Timnas Indonesia
Meski Bukan Mualaf, Pelatih STY Diam-diam Belajar ini Selama Mengasuh Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Pada awal Januari 2025 STY pun dikabarkan telah dipecat oleh PSSI. Kabar ini mencuat setelah Ketum Erick Thohir mengadakan Konferensi Pers.  

"Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain, komunikasi yang lebih baik dan tentu implementasi program yang lebih baik untuk timnas," kata Erick Thohir dalam Konferensi Pers pada Senin (6/4/2025).

Kabar STY dapat Jabatan Baru 

Setelah pemecatan tersebut, terdengar desas-desus bahwa STY mendapatkan kedudukan terbaru. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana isunya dia diangkat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Namun itu terpatahkan karena ia telah mendapat tawaran lain.

Sebagaimana dikutip dari Antara, Eks Pelatih Timnas Indonesia itu ditunjuk menjadi wakil ketua umum Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang dibentuk oleh Presiden KFA Chung Mong-gyu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT